Mengapa Orang Bahagia Saat Berolahraga?

Chaerunnisa

Senin, 30 Oktober 2017 | 08:32 WIB
Mengapa Orang Bahagia Saat Berolahraga?
Ilusrasi pasangan sedang berolahraga. (Shutterstock)

Suara.com - Rocker Australia, Chrissy Amphlett memperingatkan kita tentang bahaya mengaburkan indera tentang garis halus yang memisahkan kesenangan dan rasa sakit saat bernyanyi. Namun, bagi banyak orang, tindakan yang menimbulkan rasa sakit sebenarnya cukup menyenangkan.

Terbukti, para lelaki saat berolahraga di gym memakai beban berat hingga menimbulkan pembuluh darah menonjol di kepala mereka, sementara mereka mengerang penderitaan yang terasa menakjubkan tersebut.

Ada apa dengan itu?

Pakar fisiologi olahraga, Dr Ian Gillam, mengatakan endorfin sedang bermain dan bahan kimia tersebut memicu banyak perilaku obsesif pada atlet, serta mereka yang dalam populasi umum saat berada di puncak paparan.

Endorfin merupakan bahan kimia alami untuk menimbulkan "rasa bahagia", dan dalam dosis besar lebih kuat daripada morfin. Ini membantu meringankan rasa sakit, dan menimbulkan perasaan senang atau euforia pada setiap individu, terutama saat mereka menguji daya tahan selama rutinitas berolahraga.

"Pelepasan endorfin biasanya terjadi dengan olahraga yang lebih lama. Latihan intensif selama 45 menit memicu pelepasan endorfin yang signifikan," kata Dr Gillam.

"Endorfin mengurangi rasa sakit, yang bisa menginduksi apa yang biasa disebut sebagai 'pelari tinggi' yang terasa sama menyenangkannya dengan obat bius," sambungnya.

"Olahraga jelas memberikan banyak manfaat bagi peserta. Namun, karena sifat menipu dari endorfin, orang sering memaksa terlalu jauh saat sedang olahraga. Endorfin memastikan kita dapat membuat tubuh di bawah tekanan fisik tanpa merasakan rasa sakit saat menikmatinya," ungkapnya lagi.

Dr Gillam memperingatkan, kita harus berhati-hati berolahraga saat sedang merasa tidak sehat atau ketika kekebalan tubuh sedang turun. Pasalnya, rasa sakit tersebut dapat mengakibatkan "penyakit atau luka lebih lanjut".

baca juga

Menurut psikolog Georgia Ray, orang yang sengaja melukai diri sendiri untuk mencari euforia atau "kesenangan" melakukannya karena empat alasan utama.

"Orang-orang yang merugikan diri sendiri melakukannya untuk mengurangi emosi negatif, merasakan 'sesuatu' selain mati rasa atau kekosongan, untuk menghindari situasi sosial tertentu dan untuk mendapat dukungan sosial," imbuhnya.

Seringkali mereka yang berpartisipasi dalam laporan menyakiti diri merasa lebih baik setelah menyakiti diri mereka sendiri. Hal ini karena setelah orang mengalami rasa sakit, dan akan hilang, mereka terhubung dengan keadaan euforia yang intens. Dan orang-orang yang merugikan diri sendiri memiliki kecenderungan memanfaatkan mekanisme psikologis ini.

"Seiring waktu, orang-orang yang terlibat dalam bahaya diri belajar untuk bereaksi lebih baik terhadap rasa sakit, karena mereka telah belajar mengaitkannya dengan pereda rasa sakit," kata Ray.

Dia menekankan, meskipun merugikan diri sendiri dapat menghasilkan rasa euforia sementara dalam jangka pendek, perilaku ini sangat berbeda dengan kegiatan pencarian kesenangan lainnya yang melibatkan rasa sakit dan harus ditangani oleh seorang profesional. (News.com.au)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kebiasaan Baru Ini Bantu Usir Stres, Waktu Tepat Jalaninya...

Kebiasaan Baru Ini Bantu Usir Stres, Waktu Tepat Jalaninya...

Health | Minggu, 29 Oktober 2017 | 12:06 WIB

Olahraga Berlebihan Bisa Sebabkan Kematian?

Olahraga Berlebihan Bisa Sebabkan Kematian?

Health | Jum'at, 20 Oktober 2017 | 21:38 WIB

Cegah Depresi, Cukup Olahraga Satu Jam Setiap Minggu

Cegah Depresi, Cukup Olahraga Satu Jam Setiap Minggu

Health | Selasa, 03 Oktober 2017 | 20:00 WIB

Olahraga 21 Menit Setiap Hari Bisa Memperpanjang Usia 3 Tahun

Olahraga 21 Menit Setiap Hari Bisa Memperpanjang Usia 3 Tahun

Health | Kamis, 28 September 2017 | 09:35 WIB

Banyak Orang Pilih Habiskan Waktu di Toilet daripada Olahraga

Banyak Orang Pilih Habiskan Waktu di Toilet daripada Olahraga

Health | Rabu, 27 September 2017 | 09:50 WIB

Ini Dia Olahraga Otak yang Bisa Bikin Anda Lebih Pintar

Ini Dia Olahraga Otak yang Bisa Bikin Anda Lebih Pintar

Health | Kamis, 21 September 2017 | 07:39 WIB

Pentingnya Olahraga untuk Mereka yang Tinggal di Hunian Vertikal

Pentingnya Olahraga untuk Mereka yang Tinggal di Hunian Vertikal

Lifestyle | Senin, 11 September 2017 | 12:25 WIB

Olahraga Apa yang Tepat untuk Pengidap Hipertensi?

Olahraga Apa yang Tepat untuk Pengidap Hipertensi?

Health | Kamis, 31 Agustus 2017 | 16:16 WIB

Terkini

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Health | Senin, 06 Juli 2026 | 16:40 WIB

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Health | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:00 WIB

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

×