Susu Ini Ditarik di Seluruh Dunia karena Bakteri Salmonella

Selasa, 12 Desember 2017 | 06:47 WIB
Susu Ini Ditarik di Seluruh Dunia karena Bakteri Salmonella
Ilustrasi susu. (shutterstock)

Suara.com - Produsen susu formula dari Prancis, Lactalis telah melakukan penarikan kembali produk mereka secara global atas kekhawatiran adanya kontaminasi bakteri salmonella.

Sebelumnya, otoritas kesehatan di Prancis telah menginformasikan ada 26 bayi yang positif terkena bakteri salmonella sejak awal Desember ini. Penarikan kembali produk susu merk Lactalis telah mempengaruhi produk tersebut sekaligus ekspor ke negara-negara seperti Inggris, Cina, Pakistan, Bangladesh dan Sudan.

Penarikan ini juga mencakup ratusan produk susu bubuk bayi lainya yang dipasarkan secara global di bawah merek Milumel, Picot dan Celi.

Juru bicara perusahaan Michel Nalet mengatakan bahwa hampir 7.000 ton produksi Lactalis mungkin telah terkontaminasi bakteri salmonilla. Namun perusahaan tersebut belum mau mengungkapkan berapa banyak yang masih ada di pasaran, dan telah dikonsumsi sekaligus masih tersedia di pasaran.

Lactalis yakin wabah salmonella tersebut berasal dari sebuah menara yang digunakan untuk mengeringkan susu bubuk di pabriknya yang terletak di kota Craon, Barat Laut Prancis.

Semua produk yang dibuat di sana sejak pertengahan Februari telah diberi peringatan dan perusahaan mencoba melakukan tindakan pencegahan dan mendisinfeksi semua mesin yang ada di pabrik.

Penarikan produk susu tersebut memperluas rasa ketakutan setelah pada awal Desember lalu, ada 20 anak di Perancis berusia di bawah enam tahun jatuh sakit karena bakteri salmonella.

Meski perintah penarikan produk sudah dilakukan, namun regulator mengatakan tindakan yang telah dilakukan Lactalis tidak cukup. Bakteri salmonella sendiri dapat menyebabkan keracunan makanan dengan gejala termasuk diare, kram perut dan muntah.

Penyakit yang disebabkan oleh bakteri usus dari hewan ternak ini sangat berbahaya bagi bayi dan manula karena risiko dehidrasi yang dibawa. Sayangnya, ini bukan pertama kalinya industri susu formula bayi diguncang oleh masalah kesehatan.

Baca Juga: Susu Low Fat Lebih Sehat dari Full Cream? Ini Faktanya!

Pada 2008 lalu, enam bayi meninggal dunia dan sekitar 300.000 lainnya jatuh sakit setelah produsen susu di China menambahkan melamin kimia ke produk susu bayi mereka. (BBC)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI