KLB, Remaja hingga Dewasa di Depok Minta Vaksin Difteri

Ririn Indriani, Risna Halidi

Selasa, 12 Desember 2017 | 17:01 WIB
KLB, Remaja hingga Dewasa di Depok Minta Vaksin Difteri
Vaksin Difteri. (Shutterstock)

Suara.com - Kasus Kejadian Luar Biasa (KLB) difteri membuat masyarakat Indonesia khawatir.

Tak terkecuali masyarakat di Depok yang bertempat tinggal di sekitar Puskesmas di pinggiran Kota Depok. Kota Depok sendiri memiliki 12 suspect difteri, empat positif, dan satu korban meninggal dunia.

Menghadapi kasus ini, Puskesmas Kecamatan Cipayung, Depok misalnya, langsung melakukan sosialisasi pelaksanaan vaksin ke seluruh lapisan masyarakat.

"Di kecamatan Cipayung sendiri belum ada dan mudah-mudahan jangan sampai ada. Sosialisasi (vaksin) dilakukan oleh 120 kader Puskesmas di wilayah binaan kami," kata Kepala Puskesmas Kecamatan Cipayung, dr. Nur Afiyah kepada Suara.com, di Depok, Selasa, (12/12/2017).

Salah satu cara sosialisasi yang dilakukan adalah mendatangi sekolah dari tingkat SD hingga SMA. Sayangnya, dari 78 sekolah yang ada di kecamatan Cipayung, ada satu sekolah yang menolak program vaksin difteri.

"Ada satu sekolah menolak divaksin. Meski sebenarnya sekolah membebaskan orangtua memvaksin anaknya, tapi tidak memfasilitasi vaksin di sekolah," jelas Nur. Sayangnya ia tidak diberi alasan jelas mengapa sekolah tersebut menolak memfasilitasi program vaksin.

"Tapi Alhamdulillah anak-anak divaksin ke posyandu. Orangtua murid datang ke posyandu dan vaksin anaknya," terangnya.

Lebih lanjut Nur mengatakan bahwa KLB difteri di Kota Depok cukup membuat was-was masyarakat. Tak jarang ia mendapat permintaan atau pertanyaan tentang vaksin difteri dari orang dewasa saat berobat ke Puskesmas.

"Respon saat ini cukup baik. Mungkin karena KLB dan merasa khawatir. Bahkan masyarakat usia dewasa, remaja usia 19 tahun, bapak-bapak meminta mulai bisa divaksin," jelasnya merinci.

Untuk saat ini, kata Nur, fokus pemberian vaksin difteri diberikan kepada anak-anak hingga tingkat sekolah SMA.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Wabah Difteri Capai Yaman, 32 Orang Tewas

Wabah Difteri Capai Yaman, 32 Orang Tewas

News | Selasa, 12 Desember 2017 | 10:06 WIB

Menkes Pastikan KLB Difteri karena Anak-Anak Tak Diimunisasi

Menkes Pastikan KLB Difteri karena Anak-Anak Tak Diimunisasi

Health | Senin, 11 Desember 2017 | 10:34 WIB

Cegah Difteri, Pemprov DKI Jakarta akan Buka Vaksinasi di Mal

Cegah Difteri, Pemprov DKI Jakarta akan Buka Vaksinasi di Mal

News | Senin, 11 Desember 2017 | 09:58 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×