Ini yang Terjadi pada Tubuh Bila Anda Tidak Minum Susu

Ririn Indriani | Suara.com

Senin, 15 Januari 2018 | 10:15 WIB
Ini yang Terjadi pada Tubuh Bila Anda Tidak Minum Susu
Ilustrasi minum susu. (Shutterstock)

Suara.com - Ada segelintir orang di dunia ini yang tidak suka minum susu atau tidak pernah minum susu.

Lainnya, mungkin memiliki kondisi khusus, seperti alergi susu atau intoleransi laktosa, sehingga tidak boleh mengonsumsi produk susu.

Banyak juga orang yang tengah berpikir untuk berhenti minum susu dan produk olahan susu lainnya, seperti keju, butter (mentega), dan yogurt.

Pernahkah Anda berpikir, apa yang terjadi pada tubuh kalau kita sama sekali tidak mengonsumsi susu atau justru menghentikan asupan produk susu?

Anda perlu mengetahui bahwa ada berbagai perubahan pada tubuh saat berhenti minum susu. Apa saja? Berikut ulasan lengkap yang dihimpun Hello Sehat.

1. Kekurangan Nutrisi Penting

Ilustrasi susu segar. (Sumber: Shutterstock)

Ketika memutuskan untuk berhenti minum susu, maka Anda harus bersiap untuk kehilangan nutrisi penting. Pasalnya, susu kaya sumber kalsium, vitamin D, dan protein.

Ketiga nutrisi tersebut penting untuk menjaga kesehatan tulang Anda. Itu sebabnya, orang yang kekurangan asupan susu lebih rentan terhadap osteoporosis dan patah tulang.

2. Kulit Jadi Lebih Bersih

Kulit bersih, sehat dan cantik alami dambaan setiap perempuan. (Shutterstock)

Salah satu makanan atau minuman yang dapat menyebabkan jerawat adalah susu ataupun produk yang mengandung protein whey. Hal ini terjadi karena susu mengandung insulin dan hormon pertumbuhan IGF-1.

Kedua faktor inilah yang dapat memicu tumbuhnya jerawat. Peningkatan insulin atau IGF-1 dalam tubuh dapat memberi sinyal pada faktor-faktor yang dapat menimbulkan jerawat pada wajah.

3. Berat Badan Menurun

Ilustrasi berat badan. (sumber: Shutterstock)

Sebuah penelitian jangka panjang yang dilakukan oleh peneliti dari Swedia mengatakan bahwa orang yang mengonsumsi banyak lemak susu cenderung mengembangkan obesitas dibandingkan mereka yang hanya mengonsumsi lebih sedikit lemak susu.

Hal ini terjadi karena susu kaya akan sumber lemak dan protein. Belum lagi laktosa dalam produk susu yang merupakan bentuk dari gula juga cukup berkontribusi membuat tubuh Anda jadi mudah “melar”.

4. Pencernaan Menjadi Lebih Baik

Ilustrasi sakit perut, tanda hamil. (Shutterstock)

Tidak semua orang yang dapat mencerna laktosa dalam susu dengan baik. Pasalnya, laktosa yang dapat menyebabkan diare akan memperburuk pencernaan saat dikonsumsi terlalu banyak.

Nah, itu sebabnya bagi Anda yang memiliki intoleransi laktosa ataupun alergi susu, berhenti mengonsumsi susu bisa jadi cara baik untuk mengurangi berbagai gejala gangguan pencernaan akibat mengonsumsi susu atau produk turunannya.

5. Menurunkan Risiko Kanker
Peneliti Swedia mmenemukan bahwa minum lebih dari satu gelas susu per hari dapat melipatgandakan risiko kanker ovarium.

Sementara sebuah penelitan dari Harvard menemukan bahwa lelaki yang mengonsumsi lebih dari dua porsi susu per hari mempunyai kemungkinan risiko kanker prostat hampir dua kali lipat dibandingkan mereka yang tidak minum susu sama sekali.

Ilustrasi. (Sumber: Shutterstock)

Sampai saat ini hubungan antara kanker dan konsumsi susu sangat rumit. Susu mungkin bisa menjadi salah satu penyebab kanker, tetapi ini berbeda-beda tergantung individu masing-masing dan susu jenis apa yang diminum. Itu sebabnya, dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk memastikan hubungan antara kanker dan konsumsi susu.

6. Kebal Terhadap Perut Kembung
Sebuah studi Baylor College pada 2009 mengatakan, sekitar 75 persen dari populasi dunia tidak dapat memecah laktosa dalam gula yang ditemukan pada susu. Kondisi ini dikenal sebagai intoleransi laktosa.

Ilustrasi sakit maag, sakit perut, gangguan pencernaan. (Shutterstock)

Orang yang tidak dapat menerima laktosa, akan mengalami kondisi kembung akut yang menjadi salah satu efek samping umum dari laktosa. Nah, itu sebabnya jika Anda berhenti minum susu maka risiko perut kembung mungkin akan bisa berkurang.

Itulah beberapa hal yang bisa terjadi pada tubuh bila Anda sama sekali tidak minum susu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Susu UHT Penting untuk Perkembangan Anak, Ini Alasannya

Susu UHT Penting untuk Perkembangan Anak, Ini Alasannya

Health | Sabtu, 16 Desember 2017 | 11:42 WIB

Susu Low Fat Lebih Sehat dari Full Cream? Ini Faktanya!

Susu Low Fat Lebih Sehat dari Full Cream? Ini Faktanya!

Health | Rabu, 06 Desember 2017 | 09:10 WIB

Minum Susu Tiga Gelas Sehari Bisa Cegah Obesitas

Minum Susu Tiga Gelas Sehari Bisa Cegah Obesitas

Health | Selasa, 05 Desember 2017 | 14:02 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB