Apakah Perempuan dengan ASA Tinggi Sudah Pasti Autoimun?

Ririn Indriani Suara.Com
Kamis, 01 Februari 2018 | 00:06 WIB
Apakah Perempuan dengan ASA Tinggi Sudah Pasti Autoimun?
Ilustrasi pemeriksaan kesehatan ke dokter. (Shutterstock)

Suara.com - Tanya:

Selamat malam Dokter,
Dok, apa bedanya antibodi antisperma dengan antibodi orang-orang autoimun? Apakah perempuan yang memiliki ASA tinggi sudah pasti autoimun? Mohon pencerahannya. Terima kasih.

CK

Jawab:

Selamat malam saudari CK,
Sistem imun manusia bertugas untuk menyerang organisme asing yang bisa menyebabkan penyakit atau kerusakan pada tubuh. Baik itu bakteri, virus, atau kuman.

Akan tetapi, sistem imun rupanya juga bisa keliru menyerang sel sperma laki-laki jika dianggap sebagai organisme asing.

Untuk menyerang organisme tertentu, sistem imun Anda akan memproduksi antibodi. Antibodi ada banyak jenisnya, tergantung pada organisme apa yang diserang. Dalam kasus ini, antibodi yang menyerang sel sperma disebut antibodi antisperma, disingkat ASA.

ASA bisa dihasilkan baik oleh sistem imun dalam tubuh lelaki maupun perempuan. Kalau ASA menyerang sperma, peluang terjadinya pembuahan dan kehamilan pun jadi lebih kecil.

Penyakit autoimun terjadi jika sistem kekebalan tubuh menyerang sel-sel sehat dalam tubuh. Padahal, sistem kekebalan tubuh seharusnya menjadi benteng bagi tubuh dalam menghadapi penyakit.

ASA adalah salah satu reaksi autoimun. Pada tubuh perempuan yang memiliki ASA, reaksi imun terhadap sperma ini belum sepenuhnya dipahami oleh para ahli.

Baca Juga: 7000 Warga Jakarta Padati TIM Saksikan Gerhana Bulan

Penelitian lebih lanjut masih dibutuhkan untuk memastikan mengapa sistem imun wanita menganggap sperma sebagai organisme berbahaya yang perlu diserang.

Di tubuh perempuan ASA bisa menyerang kapan saja. Pasalnya, antibodi ini tidak hanya terdapat dalam darah, tapi juga terdapat pada cairan vagina.

Jadi ketika sel sperma masuk ke vagina, ASA sudah bisa menyerang dan menggagalkan pembuahan. Reaksi ASA pun berbeda-beda di tubuh setiap wanita.

Ada ASA yang bereaksi dengan cara menggumpalkan sel-sel sperma jadi satu sehingga tidak bisa masuk ke rahim. Ada juga yang langsung memblokir sperma agar tak bertemu sel telur.

Demikian penjelasan yang dapat disampaikan seputar antibodi antisperma, semoga membantu, terima kasih.


Dijawab oleh: dr. Cika Irliza Azzahra
Sumber: https://meetdoctor.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI