Jangan Pandang Sebelah Mata 11 Bahaya Shisha

Ririn Indriani

Senin, 05 Maret 2018 | 13:30 WIB
Jangan Pandang Sebelah Mata 11 Bahaya Shisha
Shisha sama bahayanya dengan mengisap rokok tembakau.

Suara.com - Akrabkah Anda dengan shisha? Ya, cara merokok khas Timur Tengah ini melibatkan penggunaan tabung berisi tembakau yang dipanaskan.

Lantas, apa yang membuat shisha begitu digandrungi? Ternyata, salah satu alasannya, karena dalam shisha, telah ditambahkan essen buah-buahan. Inilah yang konon membuat shisha terasa lebih nikmat dibanding rokok tembakau biasa.

Pertanyaanya, apakah merokok shisha lebih aman ketimbang merokok tembakau? Jawabannya mengejutkan!

Seperti yang dilansir dari laman resmi WHO, merokok shisha selama satu jam sama berbahayanya dengan mengisap 100 batang rokok tembakau.

Untuk lebih lengkapnya, berikut Go Dok paparkan 11 bahaya shisha untuk kesehatan:

1. Kanker
Bahaya shisha untuk kesehatan yang pertama adalah meningkatnya risiko beragam jenis kanker seperti kanker mulut, kandung kemih, dan paru-paru. Ya, hal ini tidak terlepas dari fakta bahwa dalam shisha terkandung senyawa berbahaya, seperti karbon monoksida, logam, dan zat additif lainnya.

2. Penyakit jantung
Ingin terhindar dari penyakit jantung? Maka, hindarilah kebiasaan merokok, terutama shisha! Mengapa? Sebab, asap yang terhirup saat merokok shisha terbukti dapat memicu penyumbatan pembuluh darah penyebab penyakit jantung.

3. Bayi berbobot rendah
Bahaya shisha yang harus diwaspadai lainnya adalah meningkatnya risiko janin lahir dengan bobot rendah. Inilah alasannya mengapa Anda yang sedang menjalani proses kehamilan dianjurkan untuk menghindari kebiasaan mengisap shisha.

4. Gangguan otak pada janin
Ternyata bahaya shisha, selain memicu janin lahir dengan bobot yang rendah, berbahaya pula untuk perkembangan otak janin. Jika hal ini dibiarkan berlanjut, maka si jabang bayi berisiko besar terlahir dengan gangguan fungsi kognitif.

5. Infeksi penyakit menular
Bahaya shisha untuk kesehatan yang selanjutnya adalah meningkatnya risiko terinfeksi penyakit menular. Ya, sebagai pengguna, Anda tidak dapat memastikan 100 persen kehigienisan, serta kesterilan selang dan tabung shisha yang dipakai. Inilah alasannya mengapa merokok shisha dapat membuat Anda rentan terkena penyakit menular, seperti tuberkulosis dan herpes.

6. Menurunnya kesuburan lelaki
Jangan kira bahwa menurunnya kesuburan lelaki hanya dapat dipicu oleh kebiasaan merokok tembakau! Karena faktanya, kebiasaan merokok shisha juga dapat menyebabkan hal serupa.

Hal ini dikarenakan dalam shisha terkandung beragam jenis logam berat, seperti timbal dan timah. Jika tubuh terus-menerus terpapar logam berbahaya ini, maka siap-siap saja dengan risiko menurunnnya kualitas serta kuantitas sperma bahkan kemandulan permanen!

Informasi selengkapnya di sini …

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Anak-anak Merokok Shisha di Mesir Jadi Viral

Anak-anak Merokok Shisha di Mesir Jadi Viral

Tekno | Rabu, 13 September 2017 | 13:50 WIB

Akhir Bulan Ini Singapura Larang Shisha

Akhir Bulan Ini Singapura Larang Shisha

Lifestyle | Kamis, 06 November 2014 | 14:14 WIB

Video Bocah 3 Tahun Isap Shisha Menuai Protes

Video Bocah 3 Tahun Isap Shisha Menuai Protes

Tekno | Sabtu, 27 September 2014 | 18:16 WIB

Terkini

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Health | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:51 WIB

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Health | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:20 WIB

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:57 WIB

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:09 WIB

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:10 WIB

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:05 WIB

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 16:48 WIB

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 14:30 WIB

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 11:00 WIB

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:12 WIB