Suka Berenang di Laut? Waspadai Risiko Tertular Penyakit Ini

Vania Rossa, Firsta Nodia

Senin, 05 Maret 2018 | 09:01 WIB
Suka Berenang di Laut? Waspadai Risiko Tertular Penyakit Ini
Ilustrasi berenang di laut. (Shutterstock)

Suara.com - Anda yang gemar berenang di laut tak ada salahnya sedikit berhati-hati, pasalnya, ada beberapa penyakit yang bisa menular kepada Anda setelahnya.

Dilansir dari Medical daily, sebuah penelitian skala besar yang dilakukan oleh University of Exeter Medical School dan Center for Ecology and Hydrology mengungkapkan bahwa berenang di laut meningkatkan risiko sakit telinga sebesar 77 persen, gangguan saluran cerna sebesar 29 persen, diare 44 persen, dan sakit perut 27 persen.

Temuan ini didapat setelah peneliti menganalisis lebih dari 120.000 orang dari negara-negara berpenghasilan tinggi seperti Amerika Serikat, Inggris, Australia, Selandia Baru, Denmark, dan Norwegia sejak tahun 1961.

Resiko penyakit di atas juga diyakini memengaruhi orang-orang yang sekadar bermain air atau melakukan olahraga seperti berselancar di laut.

"Temuan kami menunjukkan bahwa menghabiskan waktu di laut meningkatkan peluang berkembangnya penyakit, seperti penyakit telinga dan masalah yang melibatkan sistem pencernaan, seperti sakit perut dan diare. Kami menduga hal ini mengindikasikan bahwa polusi masih menjadi masalah yang memengaruhi perenang di beberapa negara terkaya di dunia," ujar Dr. Anne Leonard, selaku peneliti utama.

Leonard percaya bahwa risiko penyakit ini disebabkan oleh polusi air. Kontaminasi air laut biasanya disebabkan oleh limbah industri, sampah pengunjung laut, hingga pembuangan dari lahan pertanian.

Meski demikian, Dr. Will Gaze, yang merupakan pengawas studi tersebut, meyakinkan bahwa temuan ini bukan berarti menghalangi orang untuk pergi ke laut. Bagaimanapun, berenang di laut memberi banyak manfaat kesehatan seperti meningkatkan kebugaran fisik, kesejahteraan, dan hubungan dengan alam.

Meski sebagian besar penyakit di atas bisa sembuh tanpa perawatan medis, namun Gaze menegaskan, penelitian ini bertujuan untuk membuat orang mendapat informasi mengenai potensi risiko, terutama untuk kelompok rentan seperti anak-anak, orang tua, dan mereka yang memiliki riwayat penyakit sebelumnya.

"Kami berharap penelitian ini akan berkontribusi pada upaya lebih lanjut untuk membersihkan perairan laut dari limbah yang dapat meningkatkan risiko infeksi," ujar Gaze.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sandiaga Akui Berenang di Pulau Pramuka Lebih Enak

Sandiaga Akui Berenang di Pulau Pramuka Lebih Enak

News | Selasa, 27 Februari 2018 | 22:34 WIB

Studi: Berenang di Air Dingin Mungkin Bermanfaat Hilangkan Nyeri

Studi: Berenang di Air Dingin Mungkin Bermanfaat Hilangkan Nyeri

Health | Selasa, 13 Februari 2018 | 14:15 WIB

Ini Penyebab Mata Merah Usai Berenang

Ini Penyebab Mata Merah Usai Berenang

Health | Senin, 29 Juni 2015 | 13:38 WIB

Terkini

Raih Empat Penghargaan Pada 2026, BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun

Raih Empat Penghargaan Pada 2026, BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun

Malang | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:46 WIB

7 Film Dokumenter Netflix, Angkat Kasus Pembunuhan hingga Kehidupan Artis

7 Film Dokumenter Netflix, Angkat Kasus Pembunuhan hingga Kehidupan Artis

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:45 WIB

Powder Foundation Somethinc Cocok untuk Kulit Apa? Diklaim Tahan Lama 24 Jam

Powder Foundation Somethinc Cocok untuk Kulit Apa? Diklaim Tahan Lama 24 Jam

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:45 WIB

Jadi Bank Beraset di Atas Rp500 Triliun, BRI Raih Empat Penghargaan Bergengsi Pada 2026

Jadi Bank Beraset di Atas Rp500 Triliun, BRI Raih Empat Penghargaan Bergengsi Pada 2026

Jogja | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:41 WIB

Kejar Penerimaan Negara, Hashim Sebut Pemerintah Akan Tarik Pajak Digital 9 November

Kejar Penerimaan Negara, Hashim Sebut Pemerintah Akan Tarik Pajak Digital 9 November

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:41 WIB

Satpol PP Padang Pariaman Tertibkan Kafe Karaoke-Kedai Tuak, Sejumlah Barang Bukti Disita

Satpol PP Padang Pariaman Tertibkan Kafe Karaoke-Kedai Tuak, Sejumlah Barang Bukti Disita

Sumbar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:41 WIB

Setelah Kantor PT Djarum, KPK Geledah 6 Perusahaan Afiliasi

Setelah Kantor PT Djarum, KPK Geledah 6 Perusahaan Afiliasi

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:39 WIB

Penyerapan Tembakau oleh Industri Rokok Melambat, Pabrik Pilih Habiskan Stok Lama

Penyerapan Tembakau oleh Industri Rokok Melambat, Pabrik Pilih Habiskan Stok Lama

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:39 WIB

Bibit Siklon 91B Picu Ancaman Banjir dan Longsor, BNPB Beri Imbauan Waspada

Bibit Siklon 91B Picu Ancaman Banjir dan Longsor, BNPB Beri Imbauan Waspada

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:39 WIB

BRI Perkuat Inklusi Keuangan UMKM Lewat Empat Penghargaan Pada 2026

BRI Perkuat Inklusi Keuangan UMKM Lewat Empat Penghargaan Pada 2026

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:37 WIB

×