Anak Perempuan dan Lelaki, Siapa Lebih Banyak Main Media Sosial?

Vania Rossa

Selasa, 27 Maret 2018 | 09:25 WIB
Anak Perempuan dan Lelaki, Siapa Lebih Banyak Main Media Sosial?

Suara.com - Rata-rata waktu yang dihabiskan anak untuk bermain media sosial yang awalnya hanya tiga jam sehari di hari sekolah telah meningkat hingga dua kali lipatnya hanya dalam waktu empat tahun, khususnya pada  anak perempuan.

Silakan simak hasil survei yang dilakukan Understanding Society di Inggris terhadap 4.410 anak di tahun 2011-2012 dan 3.616 anak pada tahun 2015-2016, baik anak laki-laki dan perempuan yang secara teratur mengunjungi media sosialnya.

Hasil survei mengungkap, pada dasarnya memang anak perempuanlah yang lebih banyak menghabiskan waktu di media sosial. Survei tahun 2011-2012, ada 8,7 persen anak perempuan yang menghabiskan waktu lebih dari tiga jam di media sosial dan anak lelaki hanya 4,9 persen.

Survei berikutnya di tahun 2015-2016, jumlah anak perempuan tersebut meningkat menjadi 17,4 persen, sedangkan anak lelaki hanya 8,3 persen.

Awalnya, anak-anak yang baru berusia 8-10 tahun ketika pertama kali disurvei ini mengaku bahwa mereka bermain media sosial hanya untuk bermain game. Namun, fenomena ini berubah secara signifikan saat lingkaran sosial anak-anak berkembang di tahun pertama sekolah menengah mereka. Ketika anak-anak ini berusia 10 hingga 12 tahun, mereka menjadi semakin cemas dengan citra diri mereka di dunia online. Dan biasanya, hal ini banyak dialami oleh anak perempuan.

Peningkatan penggunaan media sosial juga ternyata memicu pertengkaran anak dengan orangtua, terutama ibu. Tapi, ada hasil yang unik di sini. Laporan Children's Well-being and Social Relationships menyebutkan bahwa untuk pertama kalinya anak lelaki mungkin bertengkar dengan ibunya lebih dari seminggu sekali, lebih sering daripada anak perempuan.

Hal ini ditunjukkan dari hasil survei tahun 2015-2016, di mana 25,2 persen anak perempuan berusia 10 hingga 15 tahun dilaporkan bertengkar dengan ibunya lebih dari sekali seminggu, dan ada 26,3 persen anak lelaki yang bertengkar dengan ibunya di frekuensi yang sama.

Meski begitu, ada kabar baiknya juga, lho. Ternyata, fenomena peningkatan penggunaan media sosial ini menyebabkan baik anak perempuan maupun anak lelaki menjadi lebih sering ngobrol dengan orangtua, khususnya ibu, tentang 'hal-hal yang penting'. 

Kesimpulannya, Anda mungkin tidak bisa sepenuhnya melarang anak bermain media sosial, tetapi terapkanlah aturan yang spesifik mengenai durasi mereka berselancar di dunia maya ini, ya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Puluhan Jurnalis di Jakarta Dirikan SPLM Jakarta

Puluhan Jurnalis di Jakarta Dirikan SPLM Jakarta

News | Minggu, 04 Maret 2018 | 06:50 WIB

Tips Jitu Buka Bisnis Online bagi Pemula

Tips Jitu Buka Bisnis Online bagi Pemula

Bisnis | Sabtu, 03 Maret 2018 | 08:45 WIB

5 Cara Media Sosial Merusak Demokrasi

5 Cara Media Sosial Merusak Demokrasi

Tekno | Senin, 29 Januari 2018 | 17:26 WIB

Terkini

Edukasi Keuangan TAF dan OJK Bantu Konsumen Ambil Keputusan Bijak di GIIAS 2026

Edukasi Keuangan TAF dan OJK Bantu Konsumen Ambil Keputusan Bijak di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:37 WIB

Siapa Ahmad Dedi alias Dedi Congor? Pejabat Bea Cukai yang Diduga Terima Suap Rp30 Miliar

Siapa Ahmad Dedi alias Dedi Congor? Pejabat Bea Cukai yang Diduga Terima Suap Rp30 Miliar

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:35 WIB

30 Kata-kata Ucapan Hari Pramuka 2026 Membakar Semangat untuk Status WA

30 Kata-kata Ucapan Hari Pramuka 2026 Membakar Semangat untuk Status WA

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:35 WIB

Bukan Ventela Saja! Ini Sepatu Sekolah Lokal Terbaik untuk Sekolah

Bukan Ventela Saja! Ini Sepatu Sekolah Lokal Terbaik untuk Sekolah

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:35 WIB

Dramatis, Cerita Petugas Damkar Gendong Korban Kebakaran Gedung Bapenda DKI dari Lantai 16

Dramatis, Cerita Petugas Damkar Gendong Korban Kebakaran Gedung Bapenda DKI dari Lantai 16

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:29 WIB

Bukan Cuma Modal Tampang, Ini Rekomendasi Motor Baru dengan Fitur Keselamatan Terbaik untuk Harian

Bukan Cuma Modal Tampang, Ini Rekomendasi Motor Baru dengan Fitur Keselamatan Terbaik untuk Harian

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:28 WIB

Strategi Multi-pathway Toyota Perkuat Penjualan Kendaraan Elektrifikasi di Indonesia

Strategi Multi-pathway Toyota Perkuat Penjualan Kendaraan Elektrifikasi di Indonesia

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:23 WIB

BRI Peduli Perkuat Posyandu Matahari, Dukung Tumbuh Kembang Anak Sejak Dini

BRI Peduli Perkuat Posyandu Matahari, Dukung Tumbuh Kembang Anak Sejak Dini

Sulsel | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:16 WIB

Dua Warga Ditangkap Gegara Komentar Pidato Nuklir Prabowo, Amnesty: Negara Kembali Represif

Dua Warga Ditangkap Gegara Komentar Pidato Nuklir Prabowo, Amnesty: Negara Kembali Represif

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:14 WIB

Lewat Program 1000 HPK, BRI Peduli Perkuat Layanan Posyandu di Sleman

Lewat Program 1000 HPK, BRI Peduli Perkuat Layanan Posyandu di Sleman

Sumsel | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:12 WIB

×