3. Obesitas
Kebiasaan mengonsumsi makanan manis setiap hari, maka, dapat menyebabkan obesitas. Obesitas sendiri menjadi faktor risiko dari beragam penyakit lainnya seperti diabetes, penyakit jantung, kolesterol, hingga depresi.

4. Gangguan Pencernaan

Mengonsumsi makanan manis terlalu sering juga dapat memperburuk kesehatan usus Anda. Enzim yang ditemukan dalam gula dapat membunuh bakteri baik yang ada di lapisan usus besar sehingga menyebabkan penyakit seperti maag, sembelit, kembung, rasa lapar berlebihan hingga penyakit berbahaya seperti kanker usus besar.
5. Kerusakan Hati

Sejumlah penelitian telah menunjukkan bahwa mengonsumsi makanan manis berlebihan turut mempengaruhi kesehatan hati. Alasannya molekul gula perlu diproses di hati selama proses pencernaan. Molekul gula ini tergolong sulit dipecah oleh hati sehingga membuat hati bekerja lebih keras dan menyebabkan kerusakan hati.
6. Penuaan Dini
Tanda-tanda penuaan seperti keriput, rambut beruban, metabolisme yang melambat, melemahnya sistem kekebalan tubuh, kelelahan dapat dipengaruhi oleh konsumsi gula berlebihan. Makanan manis dapat menyebabkan sel-sel menua lebih cepat sehingga menyebabkan penuaan dini.

7. Kanker
Penelitian lain yang dilakukan di University of Texas, di Dallas, menemukan hubungan langsung antara konsumsi makanan tinggi gula dengan risiko terjadinya kanker. Studi ini menyebut, molekul gula dapat memberi makan sel kanker sehingga membuat mereka berkembang biak pada tingkat yang lebih cepat.

8. Depresi

Studi yang dilakukan Pusat Medis Universitas Kolombia, menyatakan bahwa mengonsumsi banyak makanan manis setiap hari dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit mental, seperti depresi. Jumlah gula yang tinggi dalam darah dapat menyebabkan fluktuasi bahan kimia otak seperti serotonin dan dopamine, yang dapat menyebabkan depresi dan juga kecemasan.