Suka Makanan Manis, Awas! Delapan Penyakit Ini Mengintai

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Jum'at, 30 Maret 2018 | 10:09 WIB
Suka Makanan Manis, Awas! Delapan Penyakit Ini Mengintai
Ilustrasi makanan manis. (Shutterstock)

3. Obesitas
Kebiasaan mengonsumsi makanan manis setiap hari, maka, dapat menyebabkan obesitas. Obesitas sendiri menjadi faktor risiko dari beragam penyakit lainnya seperti diabetes, penyakit jantung, kolesterol, hingga depresi.

Ilustrasi. (Sumber: Shutterstock)

4. Gangguan Pencernaan

Ilustrasi sakit maag, sakit perut, gangguan pencernaan. (Shutterstock)

Mengonsumsi makanan manis terlalu sering juga dapat memperburuk kesehatan usus Anda. Enzim yang ditemukan dalam gula dapat membunuh bakteri baik yang ada di lapisan usus besar sehingga menyebabkan penyakit seperti maag, sembelit, kembung, rasa lapar berlebihan hingga penyakit berbahaya seperti kanker usus besar.

5. Kerusakan Hati

Ilustrasi perempuan mengalami nyeri dada. (Shutterstock)

Sejumlah penelitian telah menunjukkan bahwa mengonsumsi makanan manis berlebihan turut mempengaruhi kesehatan hati. Alasannya molekul gula perlu diproses di hati selama proses pencernaan. Molekul gula ini tergolong sulit dipecah oleh hati sehingga membuat hati bekerja lebih keras dan menyebabkan kerusakan hati.

6. Penuaan Dini
Tanda-tanda penuaan seperti keriput, rambut beruban, metabolisme yang melambat, melemahnya sistem kekebalan tubuh, kelelahan dapat dipengaruhi oleh konsumsi gula berlebihan. Makanan manis dapat menyebabkan sel-sel menua lebih cepat sehingga menyebabkan penuaan dini.

baca juga

Ilustrasi penuaan dini, keriput. (Shutterstock)

7. Kanker
Penelitian lain yang dilakukan di University of Texas, di Dallas, menemukan hubungan langsung antara konsumsi makanan tinggi gula dengan risiko terjadinya kanker. Studi ini menyebut, molekul gula dapat memberi makan sel kanker sehingga membuat mereka berkembang biak pada tingkat yang lebih cepat.

Metode baru tangkal sel kanker. (Shutterstock)

8. Depresi

Studi yang dilakukan Pusat Medis Universitas Kolombia, menyatakan bahwa mengonsumsi banyak makanan manis setiap hari dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit mental, seperti depresi. Jumlah gula yang tinggi dalam darah dapat menyebabkan fluktuasi bahan kimia otak seperti serotonin dan dopamine, yang dapat menyebabkan depresi dan juga kecemasan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini yang Terjadi pada Tubuh saat Anda Kurangi Gula

Ini yang Terjadi pada Tubuh saat Anda Kurangi Gula

Health | Senin, 06 November 2017 | 07:42 WIB

Hati-hati, Makanan Manis Bikin Wajah Tampak Lebih Tua Lho!

Hati-hati, Makanan Manis Bikin Wajah Tampak Lebih Tua Lho!

Lifestyle | Jum'at, 20 Oktober 2017 | 07:19 WIB

Awas! Makanan Manis Bisa Picu Serangan Jantung, Kok Bisa?

Awas! Makanan Manis Bisa Picu Serangan Jantung, Kok Bisa?

Health | Jum'at, 06 Oktober 2017 | 13:03 WIB

Terkini

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB

Perawatan Gigi Anak yang Nyaman, Bantu Si Kecil Tumbuh dengan Senyum Sehat dan Percaya Diri

Perawatan Gigi Anak yang Nyaman, Bantu Si Kecil Tumbuh dengan Senyum Sehat dan Percaya Diri

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:15 WIB

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:00 WIB