Vaksin HPV untuk Anak-anak Efektif Cegah Kanker Serviks

Yazir Farouk | Dinda Rachmawati | Suara.com

Kamis, 19 April 2018 | 20:48 WIB
Vaksin HPV untuk Anak-anak Efektif Cegah Kanker Serviks
Ilustrasi. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Human Papilloma Virus (HPV) dikenal sebagai penyebab utama kanker serviks, yang umum ditemukan. Bahkan, lebih dari 130 tipe dengan keganasan berbeda, HPV juga bisa menyebabkan kanker lain seperti kanker penis, kanker anus, kanker tenggorokan dan lainnya.

Dr. Kristoforus Hendra Djaya, SpPD vaksinolog dari In Harmoni Clinic menjelaskan, 85 persen penularan HPV bisa disebabkan melalui hubungan seksual dan 15 persen melalui kontak tidak langsung. Misalnya, pemakaian handuk bersama, kuku yang terkontaminasi HPV, atau transisi vertikal dari ibu ke anak.

Pencegahan kanker serviks, lanjut dia dapat dilakukan dengan vaksinasi HPV dan skrining atau deteksi dini.

"Kanker serviks adalah salah satu kanker yang dapat dicegah dengan vaksinasi yaitu vaksin HPV. Vaksin HPV sebenarnya bukan vaksin baru. Vaksin HPV ini sudah digunakan sejak lebih dari 10 tahun lalu," kata dia dalam diskusi "Ayo Vaksin HPV" di Jakarta, Kamis (19/4/2018).

Sayangnya, lanjut dia, masyarakat saat ini masih banyak yang menganggap bahwa ini adalah merupakan jenis vaksin baru. Hal ini membuktikan bahwa masih ada skpetisme terhadap vaksin HPV.

Padahal, jika vaksin HPV sebagai tindak pencegahan primer dilakukan dan dilanjutkan dengan pencegahan sekunder yaitu skrining dan deteksi dini, kanker serviks bisa dicegah sedini mungkin.

Vaksin HPV, Kristoforus dapat diberikan 2 kali dengan rentang jarak 6 bulan (bulan ke-0 dan ke-6), untuk usia 9-13 tahun atau 3 kali pada orang dewasa yaitu di bulan 0-1, 2 dan 6.

"Bagi yang sudah melakukan hubungan seksual tidak bisa hanya vaksin HPV atau skrining tetapi harus dua-duanya," kata Kristo.

Selain itu, dia juga menambahkan bahwa sebenarnya vaksin HPV paling efektif diberikan pada anak-anak sebelum mereka berhubungan seksual. Menurut Central Diseases Control (CDC), efikasi vaksin HPV mencapai 90-99 persen.

"99 persen jika diberikan pada anak-anak dan bagi yang sudah berhubungan seksual efikasinya 90 persen," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Perut Bawah Nyeri, Gejala Kanker Servikskah?

Perut Bawah Nyeri, Gejala Kanker Servikskah?

Health | Selasa, 27 Maret 2018 | 15:26 WIB

HOGI ke Pemerintah: Vaksin HPV Harus Jadi Program Nasional!

HOGI ke Pemerintah: Vaksin HPV Harus Jadi Program Nasional!

Health | Rabu, 28 Februari 2018 | 11:24 WIB

Virus Penyebab Kanker Serviks Juga Bisa Bersarang di Tangan

Virus Penyebab Kanker Serviks Juga Bisa Bersarang di Tangan

Health | Jum'at, 19 Januari 2018 | 19:25 WIB

Ini Satu-Satunya Kanker yang Bisa Dicegah Lewat Vaksin

Ini Satu-Satunya Kanker yang Bisa Dicegah Lewat Vaksin

Health | Jum'at, 19 Januari 2018 | 18:05 WIB

Cerita Wulan Guritno Didapuk Menjadi Duta Kanker Serviks

Cerita Wulan Guritno Didapuk Menjadi Duta Kanker Serviks

Health | Minggu, 24 Desember 2017 | 16:36 WIB

Terkini

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Health | Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Health | Senin, 06 April 2026 | 17:43 WIB

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB