Inilah Manfaat ASI yang Belum Banyak Diketahui

Vania Rossa, Dinda Rachmawati

Selasa, 24 April 2018 | 14:13 WIB
Inilah Manfaat ASI yang Belum Banyak Diketahui

Suara.com - Setiap orang pastilah sudah tahu berbagai manfaat dan keajaiban di balik tetesan ASI bagi kehidupan bayi, tetapi ternyata ada, lho, manfaat ASI yang belum diketahui oleh banyak orang.

"Semua tahu betapa bermanfaatnya ASI bagi bayi dan ibunya. Dan, sangatlah memalukan bagi seluruh komunitas ilmiah bahwa ada manfaat istimewa ASI yang belum diketahui," kata Prof. Bruce German, Direktur dari Food for Health Institute di University of California.

Ketika berbicara tentang kekebalan tubuh anak, ASI memegang peranan yang sangat besar bersama dengan vaksinasi.

Hubungan yang kuat telah ditemukan antara menyusui dan kekebalan tubuh anak. Dr. Srinivas Murki, yang bertanggung jawab atas Unit Perawatan Intensif Neonatal di Rumah Sakit Fernandez, Hyderabad, mengungkap sisi lain dari ASI.

"Menyusui dapat mengurangi kematian bayi hingga 13 persen," kata Dr. Murki.

Pemberian ASI pada bayi memiliki potensi untuk menyelamatkan 800 ribu jiwa setiap tahun secara global. ASI juga memiliki potensi untuk mencegah asma, sepsis, enterokolitis nekrosis, infeksi pernafasan, dan sindrom kematian mendadak pada bayi.

Dia juga mengatakan bahwa penelitian terbaru telah menemukan bahwa galaktosa, senyawa gula yang hanya ditemukan pada ASI, dapat membantu membentuk nukleotida pada bayi. Nukleotida sendiri adalah senyawa yang sangat penting untuk pertumbuhan otak bayi.

Senyawa lain pada ASI yang disebut oligosakarida, yang sebelumnya dianggap tidak ada gunanya, dalam penelitian terbaru ternyata menunjukkan bahwa senyawa tersebut membantu dalam mengembangkan bakteri baik (prebiotik dan probiotik) pada usus anak. "Bahkan, persentase oligosakarida pada ASI lebih besar daripada kandungan protein ASI, yang berarti senyawa tersebut pastilah memiliki peran yang sangat signifikan," kata dr. Murki.

Peran menyusui, kata Dr. Murki, terutama saat bayi diberi kolostrum (cairan pertama ASI yang diproduksi oleh payudara), sangat penting dalam meningkatkan kekebalan bayi. Kolostrum secara signifikan dapat mengurangi risiko kematian akibat infeksi pada hampir 50 persen bayi prematur.

baca juga

Pemberian ASI eksklusif hingga enam bulan, yang dilanjutkan sampai anak berusia 2 tahun bersamaan dengan pemberian nutrisi lain, adalah hal yang harus dilakukan setiap ibu untuk memastikan kehidupan yang sehat bagi anak. Vaksinasi dan pemberian ASI, keduanya saling melengkapi untuk meningkatkan kekebalan tubuh anak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Unik, Ibu Ini Menyusui Anaknya Sambil Yoga

Unik, Ibu Ini Menyusui Anaknya Sambil Yoga

Health | Selasa, 13 Maret 2018 | 17:06 WIB

Penting, Dukungan Suami dalam Proses Menyusui

Penting, Dukungan Suami dalam Proses Menyusui

Health | Rabu, 21 Februari 2018 | 20:19 WIB

Ini Transgender Pertama di Dunia yang Bisa Menyusui

Ini Transgender Pertama di Dunia yang Bisa Menyusui

Lifestyle | Kamis, 15 Februari 2018 | 15:21 WIB

Terkini

BRI Dukung Kebijakan Dana SAL demi Perkuat Intermediasi Perbankan

BRI Dukung Kebijakan Dana SAL demi Perkuat Intermediasi Perbankan

Lampung | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:43 WIB

Transformasi Digital Kampus, BTN & Undip Resmi Luncurkan KTM Co-Branding Bagi 17.000 Mahasiswa Baru

Transformasi Digital Kampus, BTN & Undip Resmi Luncurkan KTM Co-Branding Bagi 17.000 Mahasiswa Baru

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:41 WIB

Ratusan Ribu USD Disita dari Bandung dan Tangerang Terkait Kasus Suap Pajak Banjarmasin

Ratusan Ribu USD Disita dari Bandung dan Tangerang Terkait Kasus Suap Pajak Banjarmasin

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:40 WIB

Perbedaan Eye Serum dan Eye Cream, Mana yang Lebih Bagus?

Perbedaan Eye Serum dan Eye Cream, Mana yang Lebih Bagus?

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:35 WIB

SMGR Hidupkan Lagi Semen Kujang, Bidik Kuasai Pasar Jawa Barat

SMGR Hidupkan Lagi Semen Kujang, Bidik Kuasai Pasar Jawa Barat

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Pemerintah Buka Peluang Perpanjang Penempatan Dana SAL, BRI Sambut Positif

Pemerintah Buka Peluang Perpanjang Penempatan Dana SAL, BRI Sambut Positif

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:28 WIB

Polrestabes Bandung Sita 176.970 Butir Obat Keras Ilegal, 68 Tersangka Ditangkap

Polrestabes Bandung Sita 176.970 Butir Obat Keras Ilegal, 68 Tersangka Ditangkap

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:27 WIB

Likuiditas Menguat, BRI Perluas Penyaluran Kredit Berkualitas ke Sektor Produktif

Likuiditas Menguat, BRI Perluas Penyaluran Kredit Berkualitas ke Sektor Produktif

Bekaci | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:25 WIB

Gugat Praperadilan, Tim Hukum Febrie Adriansyah Soroti Cacat Prosedur dan Dobel Penetapan Tersangka

Gugat Praperadilan, Tim Hukum Febrie Adriansyah Soroti Cacat Prosedur dan Dobel Penetapan Tersangka

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:17 WIB

Bedah Plastik Thailand Kian Diminati, Ini Alasan Standar Internasional Jadi Magnet Pasien Indonesia

Bedah Plastik Thailand Kian Diminati, Ini Alasan Standar Internasional Jadi Magnet Pasien Indonesia

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:16 WIB

×