Begini Metode Diet Sederhana dengan Alat Penutup Hidung

Dythia Novianty, Risna Halidi

Minggu, 27 Mei 2018 | 16:21 WIB
Begini Metode Diet Sederhana dengan Alat Penutup Hidung
Nose plugs. [Shutterstock]

Suara.com - Nose plugs atau sebuah benda penutup hidung yang dapat menghalangi indera penciuman dianggap memiliki fungsi lain, yaitu menurunkan berat badan. Itu terungkap lewat penelitian yang dilakukan oleh tim peneliti dari Rumah Sakit Hasharon di Israel.

Nose plugs sendiri biasa digunakan oleh perenang profesional untuk menghindari kemasukan air di area hidung.

Perangkat ini dimasukkan ke dalam lubang hidung dan dipercaya mampu memotong reseptor aroma hingga pada akhirnya, dapat menekan nafsu makan seseorang.

Untuk diketahui, orang dengan berat badan tinggi memiliki kepekaan terhadap bau makanan dan stimulasi nafsu makan yang lebih tinggi. Itu juga yang menyebabkan mereka akan makan lebih banyak dibanding orang normal.

Tim peneliti kemudian menguji apakah indera penciuman yang berkurang dapat membantu para pelaku diet menurunkan berat badan lebih baik.

Hasilnya, orang dewasa gemuk berusia di bawah 50 tahun yang menggunakan nose plugs selama tiga bulan kehilangan rata-rata, 1 stone 4lbs atau setara 7 kg berat badannya.

Dr Dror Dicker dari Rumah Sakit Hasharon mengatakan bahwa timnya terinspirasi untuk mengembangkan nose plugs sebagai metode diet setelah menyadari orang-orang yang menderita flu, cenderung mengalami penurunan nafsu makan.

"Percobaan percontohan kami menemukan bahwa perangkat ini secara signifikan mengurangi penciuman bau dan penurunan berat badan pada orang di bawah usia 50 tahun", katanya Dror Dicker.

Tambah Dicker, orang yang menggunakan nose plugs cenderung mengonsumsi lebih sedikit gula, minuman manis dan alkohol.

baca juga

"Ini adalah sesuatu yang bisa dicoba sebelum mereka memiliki sesuatu yang lebih ekstrim seperti operasi. Itu bukan obat-obatan dan itu bukan sesuatu yang harus diresepkan," tambahnya lagi.

Kini, nose plugs dijual oleh pengembang alat kebugaraan, Adva Beck dan dijual dengah harga 67 dolar AS atau setara hampir Rp 1 juta.

Alat ini harus digunakan setidaknya selama 12 jam sehari agar mendapatkan hasil yang maksimal.

"Semakin lama Anda memakainya sepanjang hari, semakin baik efeknya," katanya. [Dailymail]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kacang Mete Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Kok Bisa?

Kacang Mete Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Kok Bisa?

Health | Selasa, 22 Mei 2018 | 14:48 WIB

Wow, Rahasia Orgasme Hebat Ternyata Ada pada Hidung

Wow, Rahasia Orgasme Hebat Ternyata Ada pada Hidung

Lifestyle | Selasa, 15 Mei 2018 | 20:00 WIB

Asyik, Makan Kue Cokelat Bisa Turunkan Berat Badan

Asyik, Makan Kue Cokelat Bisa Turunkan Berat Badan

Lifestyle | Senin, 30 April 2018 | 17:16 WIB

Ingin Berat Badan Turun, Makan Pasta Saja!

Ingin Berat Badan Turun, Makan Pasta Saja!

Health | Rabu, 04 April 2018 | 08:06 WIB

Berenang Bisa Turunkan Berat Badan, Ini Prosesnya

Berenang Bisa Turunkan Berat Badan, Ini Prosesnya

Health | Selasa, 06 Februari 2018 | 13:43 WIB

Bekerja dengan Posisi Berdiri Bantu Turunkan Berat Badan

Bekerja dengan Posisi Berdiri Bantu Turunkan Berat Badan

Lifestyle | Sabtu, 03 Februari 2018 | 10:34 WIB

Terkini

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

×