Imunoterapi, Amunisi Terbaru Melawan Kanker

Ririn Indriani

Rabu, 06 Juni 2018 | 09:24 WIB
Imunoterapi, Amunisi Terbaru Melawan Kanker
Ilustrasi terapi atau pengobatan kanker. (Shutterstock)

Suara.com - Berbagai penelitian di bidang terapi untuk kanker terus dilakukan untuk menghasilkan terapi kanker yang efektif, dan beberapa tahun terakhir, dunia penelitian mulai menaruh harapan besar pada imunoterapi yang kini menjadi harapan baru bagi pasien kanker.

Menyikapi hal ini Dr. dr. Andhika Rachman, SpPD, KHOM, staf pengajar Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI/RSCM menjelaskan bahwa imunoterapi memiliki tujuan yang sama dengan terapi kanker yang sudah dikembangkan sebelumnya, yaitu terapi target. Artinya, terapi menyasar langsung kepada sel kanker yang dituju.

Hanya saja, pada imunoterapi, konsepnya sedikit berbeda. Imunoterapi memberikan kesempatan kepada sel kekebalan tubuh agar lebih aktif melawan sel kanker.

BACA JUGA: 5 Alasan Mengapa Milenial Harus Mudik Lebaran

Imunoterapi memutus ikatan antara PD-1 (Programmed Cell Death-1) yaitu reseptor yang ada di permukaan sel-T, sel yang berperan penting dalam sistem imun, dengan PD-L1 (Programmed Death-Ligand 1) yang ada di permukaan sel kanker.

Ketika PD-1 dan PD-L1 berikatan, maka sel T tak mampu mengenali sel kanker sehingga terjadi kegagalan untuk membunuh sel kanker sebagaimana seharusnya.

"PD-1 itu dijadikan salah satu kaki dari sel kanker tadi untuk melumpuhkan sel imun kita. PD-1 ditempel dan dimodifikasi, sehingga program untuk melumpuhkan sel kanker tidak berjalan," papar dr. Andhika.

Dibandingkan kemoterapi atau pengobatan kanker lainnya, pengobatan imunoterapi memiliki efektivitas yang cukup signifikan. Itulah sebabnya sejak pertengahan tahun 2016 dunia mengalami euforia dengan imunoterapi karena sudah kehilangan harapan terhadap pengobatan konvensional yang responnya tidak signifikan.

Imunoterapi diharapkan dapat melawan semua jenis kanker, yang sel-selnya mengekspresikan PD-L1. Untuk menentukan apakah sel kanker mengekspresikan PD-L1, maka perlu dilakukan pemeriksaan biomolekular.

Untuk saat ini, pembrolizumab yang merupakan penghambat PD-1 (PD-1 inhibitor) adalah satu-satunya imunoterapi di Indonesia yang sudah disetujui oleh BPOM digunakan untuk terapi kanker paru dan kanker kulit jenis melanoma.

BACA JUGA: Disebut Sulis Versi Milenial, Begini Respons Nissa Sabyan

Namun penelitian untuk pengobatan jenis kanker lain masih terus dilakukan. Menurut dr. Andhika, hasil pengobatannya cukup signifikan yang ditandai dengan respon terapi yang lebih baik dan peningkatan angka kesintasan pasien.

Prof. dr. Iwan Dwiprahasto, M.Med.Sc, Ph.D, Farmakolog sekaligus Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta menambahkan, kendati merupakan pengobatan yang relatif baru, sejatinya imunoterapi sudah ada sejak lama.

Dalam 15 tahun terakhir perkembangan imunoterapi terbilang cukup pesat. Berbagai penelitian terus dilakukan untuk menghasilkan formulasi imunoterapi yang semakin baik.

"Imunoterapi pada prinsipnya merupakan terapi biologis yang bertujuan membantu tubuh meningkatkan pertahanan alami dalam melawan kanker. Pada dasarnya setiap orang punya imunitas, tapi untuk melawan kanker yang bersarang di tubuhnya, sayangnya tidak [semua orang] memiliki imunitas yang cukup makanya diberikan imunoterapi," ujar pakar farmakologi UGM ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ingin Tahu Fakta Terkini Tentang Kasus Kanker di Dunia? Baca Ini!

Ingin Tahu Fakta Terkini Tentang Kasus Kanker di Dunia? Baca Ini!

Health | Minggu, 03 Juni 2018 | 13:48 WIB

Kabar Gembira! Vaksin Kanker Otak di Depan Mata

Kabar Gembira! Vaksin Kanker Otak di Depan Mata

Health | Kamis, 31 Mei 2018 | 10:25 WIB

Lewat Foto, Anak Ini Terselamatkan dari Kanker Berbahaya

Lewat Foto, Anak Ini Terselamatkan dari Kanker Berbahaya

Health | Selasa, 29 Mei 2018 | 15:20 WIB

Terkini

Optimalisasi KUR Jadi Kunci Perluasan Peluang Kerja Pekerja Migran ke Luar Negeri

Optimalisasi KUR Jadi Kunci Perluasan Peluang Kerja Pekerja Migran ke Luar Negeri

News | Rabu, 04 November 2026 | 17:45 WIB

Ulasan Do You Like Brahms?: Jatuh Bangun Mahasiswa Musik Mengejar Mimpi

Ulasan Do You Like Brahms?: Jatuh Bangun Mahasiswa Musik Mengejar Mimpi

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 17:45 WIB

Cara Dapat Beasiswa Riset BAZNAS 2026, Ini Syarat dan Link Pendaftarannya

Cara Dapat Beasiswa Riset BAZNAS 2026, Ini Syarat dan Link Pendaftarannya

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 17:37 WIB

Gubernur Sulsel Luncurkan Beasiswa Yatim-Piatu 2026: Tanpa Biaya, Ini Syarat dan Cara Daftar

Gubernur Sulsel Luncurkan Beasiswa Yatim-Piatu 2026: Tanpa Biaya, Ini Syarat dan Cara Daftar

Sulsel | Rabu, 04 November 2026 | 17:35 WIB

DKI Jakarta Angkat 15 PNS Disabilitas, Masih Ada 73 Kuota yang Belum Terisi

DKI Jakarta Angkat 15 PNS Disabilitas, Masih Ada 73 Kuota yang Belum Terisi

News | Rabu, 04 November 2026 | 17:34 WIB

Bye Bibir Kering! Ini 5 Lip Balm Madu yang Ampuh Melembapkan

Bye Bibir Kering! Ini 5 Lip Balm Madu yang Ampuh Melembapkan

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 17:30 WIB

Gaya Listyo Sigit Prabowo dengan Bintang 4 di Kerah Baju dan Jas Dicibir Publik

Gaya Listyo Sigit Prabowo dengan Bintang 4 di Kerah Baju dan Jas Dicibir Publik

News | Rabu, 04 November 2026 | 17:21 WIB

Fantastis! Harta Kekayaan Ariyo Windutomo, Plt KSP Pengganti Listyo Sigit

Fantastis! Harta Kekayaan Ariyo Windutomo, Plt KSP Pengganti Listyo Sigit

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 17:20 WIB

Honda RS125 Edisi Terakhir Jadi Penanda Berakhirnya Era Motor Bebek Sporty

Honda RS125 Edisi Terakhir Jadi Penanda Berakhirnya Era Motor Bebek Sporty

Otomotif | Rabu, 04 November 2026 | 17:20 WIB

Gerindra Yakin Fakta Baru Kasus Penyadapan Prabowo Akan Terungkap: Apa Motif di Baliknya?

Gerindra Yakin Fakta Baru Kasus Penyadapan Prabowo Akan Terungkap: Apa Motif di Baliknya?

News | Rabu, 04 November 2026 | 17:17 WIB

×