Imunoterapi, Amunisi Terbaru Melawan Kanker

Ririn Indriani

Rabu, 06 Juni 2018 | 09:24 WIB
Imunoterapi, Amunisi Terbaru Melawan Kanker
Ilustrasi terapi atau pengobatan kanker. (Shutterstock)

Lebih rinci Prof Iwan menjelaskan ada tiga prinsip cara kerja imunoterapi. Pertama, dapat menghentikan atau memperlambat pertumbuhan sel kanker, tetapi menghentikan sama sekali hampir tidak mungkin.

Kedua imunoterapi bisa menghambat agar kankernya tidak menjalar atau menyebar ke bagian tubuh yang lain. Dan ketiga, membantu sistem kekebalan tubuh untuk lebih siap dalam menghancurkan sel-sel kanker.

Bila membandingkan imunoterapi dengan terapi sebelumnya yaitu kemoterapi ada perbedaan cukup signifikan. Obat kemoterapi umumnya berbasis kimia, sementara obat kimia memiliki kendala atau kelemahan tersendiri.

Ketika masuk ke dalam tubuh, obat kimia tersebut merusak semua sel baik sel kanker maupun sel-sel normal. Selain itu, efek samping kemoterapi sangat mengganggu mulai dari mual muntah, rambut rontok dan lain-lain.

Di samping itu, karena tidak selalu mencapai target dengan tepat sering kali pemanfaatannya sangat terbatas. Maka imunoterapi dianggap sebagai sebuah terobosan terapi baru untuk kanker.

Perbedaan signifikan lainnya obat kimia atau kemoterapi tidak bisa menyasar jenis kanker tertentu. Sementara obat-obatan golongan imunoterapi bisa menyasar jenis kanker tertentu yang memang memiliki karakteristik khusus.

Prof Iwan menekankan tingkat efektivitas imunoterapi cukup tinggi dibanding terapi lain.

"Saat ini konsep penatalaksanaan kanker itu mengenal adanya precision medicine bukan lagi personalize medicine. Inti dari precision medicine adalah pengobatan yang lebih presisi karena ditemukan biomarker tertentu yang memang lebih cepat pergerakannya, maka obat-obatan imunoterapi kemudian menargetkan langsung biomarker-biomarker yang dimaksud tadi," terangnya panjang lebar.

BACA JUGA: Canggih, Teknologi AI Lebih Akurat Deteksi Kanker Kulit 

Dr. Andhika menambahkan, saat ini aplikasi imunoterapi selain yang sudah terbukti efektif pada kanker paru dan kanker kulit, juga mulai diterapkan pada kanker ovarium, kanker lambung, dan juga untuk kanker pankreas.

Hasil studi klinis terbaru menunjukkan hasilnya memang lebih bagus, di mana angka kesintasan meningkat lebih dari enam bulan dengan efek samping minimal.

Imunoterapi dapat dikatakan menjawab keinginan dunia yang mendambakan pengobatan kanker dengan keampuhan maksimal namun minimal efek sampingnya. Diharapkan pasien memiliki harapan hidup lebih panjang, meskipun kanker tidak dapat dihilangkan sepenuhnya.

Kendala terbesar, menurut dr. Andhika, adalah harganya cukup mahal. Itu sebabnya dr Andhika berharap imunoterapi ini bisa masuk dalam skema BPJS, setidaknya tahun depan setelah seluruh rangkaian uji coba ini selesai.

"Saya berharap, masih banyak jenis kanker yang bisa diujicobakan dengan terobosan imunoterapi ini untuk pengembangan di kanker lain setelah sukses pada kanker kulit, paru, rahim, dan lainnya. Dan tentu saja bagaimana harganya bisa lebih murah, karena saat ini untuk satu siklus imunoterapi sekitar Rp 60 juta dikalikan 8, hasilnya bisa seharga satu rumah. Sementara angka kejadian kanker semakin tinggi," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ingin Tahu Fakta Terkini Tentang Kasus Kanker di Dunia? Baca Ini!

Ingin Tahu Fakta Terkini Tentang Kasus Kanker di Dunia? Baca Ini!

Health | Minggu, 03 Juni 2018 | 13:48 WIB

Kabar Gembira! Vaksin Kanker Otak di Depan Mata

Kabar Gembira! Vaksin Kanker Otak di Depan Mata

Health | Kamis, 31 Mei 2018 | 10:25 WIB

Lewat Foto, Anak Ini Terselamatkan dari Kanker Berbahaya

Lewat Foto, Anak Ini Terselamatkan dari Kanker Berbahaya

Health | Selasa, 29 Mei 2018 | 15:20 WIB

Terkini

Ekspor SDA Tak Lewat Singapura, Indonesia Berpeluang Raup Margin Lebih Besar

Ekspor SDA Tak Lewat Singapura, Indonesia Berpeluang Raup Margin Lebih Besar

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 17:14 WIB

Kapolri Mutasi Tiga Pejabat Polda Banten, Kapolresta Serang Kota Ikut Berganti

Kapolri Mutasi Tiga Pejabat Polda Banten, Kapolresta Serang Kota Ikut Berganti

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 17:12 WIB

Lipstik Inez Viral Lagi, Ini 6 Varian yang Cocok Buat Skintone Orang Indonesia

Lipstik Inez Viral Lagi, Ini 6 Varian yang Cocok Buat Skintone Orang Indonesia

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 17:10 WIB

Hujan Mulai Turun, 1.789 Warga Ngawi Masih Krisis Air Bersih

Hujan Mulai Turun, 1.789 Warga Ngawi Masih Krisis Air Bersih

Jatim | Rabu, 04 November 2026 | 17:10 WIB

Solusi Macet Ciomas! Jalan Laladon Bakal Dilebarkan 3 Meter

Solusi Macet Ciomas! Jalan Laladon Bakal Dilebarkan 3 Meter

Bogor | Rabu, 04 November 2026 | 17:07 WIB

Media Vietnam Singgung Prestasi Calvin Verdonk di Liga Champions

Media Vietnam Singgung Prestasi Calvin Verdonk di Liga Champions

Bola | Rabu, 04 November 2026 | 17:05 WIB

5 Sepatu Jalan Lokal Tanpa Tali yang Nyaman dan Anti Jebol Menurut Review

5 Sepatu Jalan Lokal Tanpa Tali yang Nyaman dan Anti Jebol Menurut Review

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 17:01 WIB

Dua Jasad Korban Mutilasi Madiun Teridentifikasi, Keluarga Terbang ke Bogor Antar Pemakaman

Dua Jasad Korban Mutilasi Madiun Teridentifikasi, Keluarga Terbang ke Bogor Antar Pemakaman

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 17:00 WIB

Review Serial Prefiero la Muerte: Suguhkan Kisah Cinta Unik Berbalut Horor

Review Serial Prefiero la Muerte: Suguhkan Kisah Cinta Unik Berbalut Horor

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 17:00 WIB

Asian Games 2026 Ungkap Potensi Atlet Indonesia, Sistem Pembinaan Jadi Pekerjaan Rumah

Asian Games 2026 Ungkap Potensi Atlet Indonesia, Sistem Pembinaan Jadi Pekerjaan Rumah

Jawa Tengah | Rabu, 04 November 2026 | 16:55 WIB

×