Konsumsi Kedelai Buruk Bagi Kesuburan Lelaki?

Vania Rossa, Dinda Rachmawati

Selasa, 12 Juni 2018 | 16:15 WIB
Konsumsi Kedelai Buruk Bagi Kesuburan Lelaki?
Susu kedelai (Shutterstock)

Suara.com - Kandungan kacang kedelai yang bebas lemak, kaya protein, dan ramah bagi vegetarian membuat makanan ini dinilai baik untuk kesehatan. Namun, sebagian ahli diet dan ilmuan berpendapat, kacang kedelai bisa menghambat hormon reproduksi lelaki, yang pada akhirnya memengaruhi kesuburan. Benarkah?

Penelitian sebelumnya telah menghubungkan konsumsi kedelai secara teratur pada lelaki bisa menurunkan konsentrasi sperma. Studi yang dilakukan oleh Harvard School of Public Health pada tahun 2008 menemukan bahwa lelaki yang makan rata-rata setengah porsi kedelai sehari, memiliki tingkat kesuburan yang sama dengan peserta yang kelebihan berat badan dan obesitas.

Sementara itu, studi lain dari 2011 meneliti efek kedelai pada seorang lelaki berusia 19 tahun yang mengonsumsi kedelai dalam jumlah besar sebagai bagian dari pola makan vegan. Setelah analisis yang cermat, konsumsi kedelainya dikaitkan dengan disfungsi ereksi dan hiposeksualitas. Tingkat testosteronnya juga turun drastis.

Namun, seperti yang dikemukakan oleh ahli nutrisi Harley Street, Rhiannon Lambert, penting untuk dicatat bahwa penelitian ini dilakukan hanya dengan satu peserta yang juga merupakan penderita diabetes tipe satu, dan oleh karena itu mungkin ada faktor tambahan yang memengaruhi hasilnya.

"Kami tidak mungkin menerapkan kesimpulan satu studi berdasarkan satu laki-laki dengan populasi yang lebih besar," katanya kepada The Independent.

Salah satu kesalahpahaman umum seputar kedelai adalah bahwa kedelai menyebabkan ketidakseimbangan hormon, jelas ahli gizi Nichola Ludlam-Raine. Kacang kedelai dinilai bisa menurunkan kadar testosteron lelaki dan meningkatkan produksi estrogen.

Ludlam-Raine berpendapat bahwa mitos-mitos ini biasanya berasal dari penelitian yang dilakukan pada hewan yang telah diberi dosis kedelai yang sangat tinggi, jauh lebih banyak daripada rata-rata yang pernah dikonsumsi manusia.

“Hewan memetabolisme kedelai sangat berbeda dengan manusia sehingga keduanya tidak dapat dibandingkan,” katanya kepada The Independent.

Namun, ia juga mengatakan, ketika membicarakan penelitian yang menggembar-gemborkan manfaat kedelai, perlu dicatat bahwa penelitian ini sering dilakukan oleh perusahaan dan individu yang kepentingan utamanya adalah untuk mempromosikan manfaat kesehatan kedelai. Oleh karena itu mereka mungkin tidak sepenuhnya memiliki kumpulan data yang tidak bias.

baca juga

Namun, penelitian yang dipimpin oleh Dr. Mark Messina, direktur eksekutif Soy Nutrition Institute dan penulis buku berjudul The Simple Soybean and Your Health, menyimpulkan bahwa baik protein kedelai maupun isoflavon tidak memiliki efek pada hormon reproduksi laki-laki.

Meskipun penelitian-penelitian di atas saling bertentangan, baik Lambert dan Ludlam-Raine menganjurkan konsumsi kedelai sebagai bagian dari diet yang sehat, terutama bagi mereka yang mengikuti diet vegetarian.

Konsumsi produk kedelai yang teratur dan moderat juga dapat mengurangi kadar kolesterol sebagaimana terbukti dalam banyak penelitian, jelas seorang juru bicara untuk British Dietetic Association.

"Minuman kedelai sebagai alternatif susu tidak diragukan lagi merupakan pilihan produk susu terbaik jika Anda vegan, karena memiliki tingkat protein yang jauh lebih tinggi daripada alternatif lain seperti susu kacang atau minuman beras yang dipasarkan sebagai alternatif 'susu'," kata mereka kepada The Independent.

"Kacang kedelai juga dapat memberikan kontribusi untuk asupan serat Anda. Kedelai adalah sumber protein lengkap yang membuatnya ideal bagi lelaki yang mengikuti diet vegetarian atau vegan," tambah Ludlam-Raine.

"Makan kedelai juga memiliki dampak positif pada kadar kolesterol darah yang membantu mengurangi risiko penyakit jantung," ujar dia lagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hati-hati, Varikokel Bisa Pengaruhi Kesuburan Lelaki

Hati-hati, Varikokel Bisa Pengaruhi Kesuburan Lelaki

Health | Kamis, 15 Maret 2018 | 20:30 WIB

Awas! Kebanyakan Makan Daging Bikin Lelaki Tak Subur

Awas! Kebanyakan Makan Daging Bikin Lelaki Tak Subur

Health | Sabtu, 11 November 2017 | 08:53 WIB

Mana yang Lebih Sehat, Tahu atau Tempe?

Mana yang Lebih Sehat, Tahu atau Tempe?

Health | Kamis, 09 November 2017 | 11:11 WIB

Terkini

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

×