Jangan Kurung Anak di Rumah, Ini Manfaat Hujan-Hujanan Bagi Anak

Selasa, 26 Juni 2018 | 15:00 WIB
Jangan Kurung Anak di Rumah, Ini Manfaat Hujan-Hujanan Bagi Anak
Ilustrasi anak main hujan-hujanan. (Shutterstock)

Suara.com - Mitos zaman dulu yang bilang kalau anak bisa sakit setelah kehujanan, sepertinya tak perlu lagi Anda percayai. Pasalnya, sudah banyak penelitian dan studi yang menyebut kalau dampak bermain hujan ternyata tidaklah seberbahaya itu. Jadi, lupakan virus, kotoran, dan suhu dingin yang disebut-sebut menjadi pemicu anak sakit bila main hujan-hujanan, karena seperti dilansir dari Kidshealth, ada banyak manfaat mengajak anak mandi air hujan.

Menambah ilmu
Hujan-hujanan bisa jadi ajang belajar buat anak. Anda bisa menjelaskan pada anak tentang asal-muasal hujan. Ambil kesempatan saat anak bertanya tentang apa pun yang berkaitan tentang hujan dan alam.

Merangsang kreativitas
Seperti orang dewasa yang bisa terinpirasi dari berbagai hal, hujan pun bisa memberi inspirasi pada anak. Misal, tiba-tiba saja anak ingin bernyanyi tentang hujan, membuat puisi tentang jalanan yang basah, atau bermain ciprat-cipratan air hujan menggunakan gayung. Intinya, hujan-hujanan bisa memberi kesempatan bagi anak untuk berimajinasi dan berpikir kreatif.

Meningkatkan bonding
Saat mandi hujan, orangtua dan anak dapat tertawa bersama, main kejar-kejaran, dan menciptakan berbagai momen seru. Mandi hujan bersama anak dapat menciptakan bonding antara orangtua dengan si kecil.

Mengasah indera
Ketika air hujan jatuh ke kulit, maka indera peraba bekerja, membuat anak jadi tahu rasanya terkena tetesan hujan. Ia akan belajar membedakan rasanya terkena tetesan hujan gerimis dan hujan besar. Suara rintik air hujan juga akan mengasah indera pendengaran anak, begitu juga aroma udara saat hujan dapat mengasah kepekaan indera penciuman mereka.

Menstimulasi saraf motorik
Selama bermain hujan, seluruh tubuh anak akan bergerak. Kepala melihat ke atas dan ke bawah, tangan menengadah ingin menampung air hujan, kulit dan rambut jadi basah, dan tercipta cipratan air saat anak melompat ke genangan air. Semua gerakan tersebut dapat menstimulasi saraf motorik anak sehingga mengoptimalkan kemampuan fisiknya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI