10 Penyakit Penyebab Kematian Terbanyak di Indonesia

Jum'at, 29 Juni 2018 | 18:06 WIB
10 Penyakit Penyebab Kematian Terbanyak di Indonesia
Salah satu penyakit penyebab kematian, diabetes. [Shutterstock]

Suara.com - Indonesia mencatat kemajuan besar dalam bidang kesehatan sejak 1990, dengan meningkatnya usia harapan hidup jadi delapan tahun lebih lama yakni 71,7 tahun serta menurunnya beban penyakit menular seperti diare dan tuberkulosa (TBC).

Namun, saat ini Indonesia juga menghadapi tantangan meningkatnya berbagai penyakit tidak menular, antara lain penyakit jantung, diabetes, stroke, kanker, dan Iainnya. Hal ini diperkuat dengan studi terbaru yang dilakukan The Institute for Health Metrics and Evaluation (IHME) dari University of Washington dan peneliti dari Indonesia yang dipimpin dr Nafsiah Mboi, Sp.A.

"Indonesia saat ini menghadapi tantangan ’Beban Ganda Penyakit’. Di satu sisi kita harus melakukan berbagai upaya untuk menurunkan infeksi penyakit menular seperti TB, diare dan berbagai gangguan kesehatan ibu dan bayi. Pada saat bersamaan, kita juga perlu mencegah dan mengatasi penyakit-penyakit tidak menular, yang pengobatannya membutuhkan biaya yang sangat besar," ujar perempuan yang pernah menjabat sebagai Menteri Kesehatan periode 2012-2014 ini.

Studi bertajuk, 'On the road to universal health care in Indonesia, 1990-2016: a systemic analysis for the Global Burden of Disease Study 2016,’ yang dipublikasikan hari ini melalui jurnal The Lancet pun mengurutkan 10 penyakit penyebab kematian yang banyak diidap masyarakat Indonesia pada 2016 lalu.

1. Penyakit Jantung lskemik

2. Stroke

3. Diabetes

4. Tuberkulosa (TBC)

5. Sakit pinggang bawah dan Nyeri Leher

Baca Juga: Usia Harapan Hidup Masyarakat Indonesia Meningkat Jadi 71,7 Tahun

6. Komplikasi disebabkan kelahiran premature

7. Masalah yang berhubungan dengan panca indra

8. Cedera dan kecelakaan Lalu lintas

9. Penyakit Kulit

10. Penyakit yang berhubungan dengan Diare

Dalam kesempatan yang sama Dr. Christopher Murray, Direktur Institute for Health Metrics and Evaluation (lHME) di University of Washington, berharap temuan studi ini memungkinkan para pembuat kebijakan dan jajarannya di Indonesia untuk makin memahami berbagai penyakit, cidera, dan faktor resiko yang akan memberikan dampak bagi kesehatan, serta bagaimana perubahan yang terjadi dari waktu ke waktu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Merk HP yang Sesuai Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jika Hidupmu adalah Film, Kamu si Tokoh Antagonis, Protagonis atau Cuman Figuran?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mie Apa yang Kamu Banget? Temukan Karakter Aslimu
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Benar-benar Asli Orang Jogja atau Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Warna Helm Motor Favorit Ungkap Karakter Pasangan Ideal, Tipe Mana Idamanmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kim Seon-ho atau Cha Eun-woo? Cari Tahu Aktor Korea yang Paling Cocok Jadi Pasanganmu!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI