Pensiun Dini Bikin Harapan Hidup Lebih Panjang?

Ririn Indriani, Risna Halidi

Selasa, 03 April 2018 | 12:00 WIB
Pensiun Dini Bikin Harapan Hidup Lebih Panjang?
Ilustrasi pengajuan pensiun dini. (Shutterstock)

Suara.com - Tim peneliti dari University of Amsterdam merilis sebuah penelitian yang mengatakan bahwa pensiun dini memiliki korelasi positif terhadap kualitas hidup, termasuk harapan hidup seseorang.

Hal tersebut terungkap dalam jurnal Healty and Economi yang dirilis pada 2017 lalu. Studi menemukan sekitar 42 persen pegawai laki-laki yang tinggal Belanda berusia di atas 54 tahun memutuskan untuk pensiun dini.

Dengan kata lain, kemungkinan mereka meninggal dunia dalam waktu lima tahun ke depan akan lebih kecil dibanding dengan mereka yang masih bekerja.

Para peneliti kemudian menjelaskan dua alasan utama mengapa pensiun dini memiliki korelasi positif dengan memperpanjang usia.

Pertama, pensiun dapat membebaskan seseorang. Hal tersebut memungkinkan mereka yang memilih pensiun dini untuk memiliki lebih banyak waktu berinvestasi dalam kesehatan dan menjaga gaya hidup.

Kedua, pekerjaan bisa membuat stres, hipertensi dan berbagai kondisi fatal lainnya.

Pada penelitian ini, pensiun dini dipercaya bisa menurunkan risiko seseorang meninggal dunia akibat stroke atau penyakit kardiovaskular lainnya.

"Sebuah analisis di Amerika Serikat menemukan sekitar tujuh tahun masa pensiun sama baiknya untuk kesehatan seperti mengurangi kemungkinan terkena penyakit serius seperti diabetes atau kondisi jantung hingga 20 persen. Efek kesehatan yang positif dari pensiun juga telah ditemukan oleh penelitian yang menggunakan data dari Israel, Inggris, Jerman dan negara-negara Eropa lainnya," tulis tim peneliti dalam jurnal dilansir CNBC.

Kendati demikian, penelitian seperti ini mendapat tentangan dari seorang dokter asal Jepang berusia 105 tahun. Menurutnya untuk bisa berumur panjang, seseorang jangan pensiun dini.

baca juga

Pekerjaan, katanya, dapat membuat seseorang tetap waras karena berada dalam lingkungan kerja dapat menjaga pikiran dan dalam beberapa kasus, tubuh akan lebih aktif.

Pekerjaan juga dianggap dapat memberi tujuan hidup, yang menurut penelitian telah dikaitkan dengan sejumlah manfaat, termasuk memiliki jantung yang lebih sehat dan risiko demensia yang lebih rendah.

"Kami telah menemukan bahwa kerja merangsang perkembangan kognitif sejauh pekerjaan itu menarik dan juga menantang. Jauh lebih penting untuk melakukan hal-hal yang menantang pikiran, seperti belajar bahasa baru atau mempelajari teknologi baru," kata wakil direktur Sloan Center on Aging and Work di Boston College, Jacquelyn James.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Alasan Usia Laki-laki Lebih Pendek dari Perempuan

Ini Alasan Usia Laki-laki Lebih Pendek dari Perempuan

Lifestyle | Minggu, 12 November 2017 | 11:07 WIB

Ini Tips Mempersiapkan Dana Pensiun Anda dengan Matang

Ini Tips Mempersiapkan Dana Pensiun Anda dengan Matang

Bisnis | Selasa, 22 Agustus 2017 | 19:10 WIB

Ingin Panjang Umur, Bermukimlah di Korsel, Mengapa?

Ingin Panjang Umur, Bermukimlah di Korsel, Mengapa?

Lifestyle | Jum'at, 10 Maret 2017 | 16:21 WIB

Terkini

Viral Tudingan soal Mantan Istri Polisi di Sumut, Akun Medsos Dilaporkan

Viral Tudingan soal Mantan Istri Polisi di Sumut, Akun Medsos Dilaporkan

Sumut | Jum'at, 04 September 2026 | 22:59 WIB

Java United FC Tak Gentar Mulai Liga dengan Minus Dua Poin

Java United FC Tak Gentar Mulai Liga dengan Minus Dua Poin

Jawa Tengah | Jum'at, 04 September 2026 | 22:56 WIB

Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari, Polres Cimahi Siapkan Dua Jalur Alternatif

Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari, Polres Cimahi Siapkan Dua Jalur Alternatif

Jabar | Jum'at, 04 September 2026 | 22:51 WIB

Eks Perawat Culik Bayi di RS Medan Secara Acak untuk Dijual ke Pasutri, Ini Kronologisnya

Eks Perawat Culik Bayi di RS Medan Secara Acak untuk Dijual ke Pasutri, Ini Kronologisnya

Sumut | Jum'at, 04 September 2026 | 22:51 WIB

Ini Tantangan Ibu Memenuhi Nutrisi Anak Usia Sekolah

Ini Tantangan Ibu Memenuhi Nutrisi Anak Usia Sekolah

Health | Jum'at, 04 September 2026 | 22:48 WIB

Kebakaran TPA Putri Cempo, Polri Kerahkan Helikopter dan Water Cannon untuk Percepatan Pemadaman

Kebakaran TPA Putri Cempo, Polri Kerahkan Helikopter dan Water Cannon untuk Percepatan Pemadaman

Jawa Tengah | Jum'at, 04 September 2026 | 22:46 WIB

623 Titik Panas Terpantau di Sumsel, 317 Masih Diverifikasi Polda

623 Titik Panas Terpantau di Sumsel, 317 Masih Diverifikasi Polda

Sumsel | Jum'at, 04 September 2026 | 22:45 WIB

Kepling Wanita di Medan Ditangkap Kasus Narkoba, Diduga Edarkan Pod Getar

Kepling Wanita di Medan Ditangkap Kasus Narkoba, Diduga Edarkan Pod Getar

Sumut | Jum'at, 04 September 2026 | 22:43 WIB

Sempol Naik Kelas, Jajanan Pinggir Jalan yang Kini Diburu Kreator Kuliner

Sempol Naik Kelas, Jajanan Pinggir Jalan yang Kini Diburu Kreator Kuliner

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 22:35 WIB

Menkeu Purbaya: Cara Berpikir Saya Tetap Ekonom, Makanya Banyak Dimusuhi

Menkeu Purbaya: Cara Berpikir Saya Tetap Ekonom, Makanya Banyak Dimusuhi

Bisnis | Jum'at, 04 September 2026 | 22:20 WIB

×