Tubuh Pendek Tak Selalu Stunting, Lantas Bagaimana Mengenalinya?

Ririn Indriani | Firsta Nodia | Suara.com

Rabu, 18 Juli 2018 | 17:47 WIB
Tubuh Pendek Tak Selalu Stunting, Lantas Bagaimana Mengenalinya?
Ilustrasi tinggi badan anak, tubuh pendek atau stunting. ( Shutterstock)

Suara.com - Stunting yang merupakan masalah gizi terbesar di Indonesia ini sebenarnya mudah dikenali, salah satunya lewat tinggi badan yang cenderung pendek, tapi menurut Dr. dr. Damayanti R. Sjarif, Sp.A(K), Konsultan Nutrisi dan Penyakit Metabolik FKUI/RSCM, tak semua orang dengan tubuh pendek mengalami stunting.

"Stunting bukan hanya soal tubuh yang pendek. Stunting jadi masalah karena akan meningkatkan mortalitas. Anak stunting empat kali lebih mudah meninggal, dan IQ-nya turun 11 poin," ujar Dr. dr. Damayanti dalam diskusi Ngobras di Jakarta, Rabu (18/7/2018).

BACA JUGA: Murah Meriah, Berikut Tips Memutihkan Kulit dengan Bahan Alami

Menurut dia, ada beberapa penyebab tubuh pendek, antara lain disebabkan oleh faktor genetik dan patologi. Mereka yang memiliki ayah dan ibu berperawakan pendek, maka tinggi pula risikonya untuk memiliki tubuh pendek. Sementara pendek karena faktor patologi terbagi lagi menjadi dua yakni proporsional dan tidak proporsional.

"Yang tidak proporsional misalnya cebol. Sedangkan stunting biasanya proporsional antara tubuh bagian bawah dan atas. Cuma dia perawakan pendek karena asupan nutrisi yang kurang adekuat, atau kondisi kesehatan yang kurang baik," jelas Damayanti.

BACA JUGA: Keputihan Abnormal: Dari Penyebab Sampai Cara Mencegahnya

Dengan kata lain, ia menegaskan, stunting adalah persoalan gagal tumbuh di mana anak tumbuh tidak optimal seperti seharusnya, karena kekurangan gizi. Berdasarkan tabel grafik, anak disebut stunting bila nilai Z-scor -2, dan disebut stunting berat (severely stunting) bila nilai Z-score -3.

BACA JUGA: Ingin Pagimu Makin Sehat, Cobalah Empat Trik Simpel Ini!

"Stunting bisa diawali karena bayi lahir prematur, atau berat badan lahir rendah (BBLR). Jadi, ‘modal’ anak memang kurang sejak awal. Tapi yang paling banyak adalah postnatal atau anak tidak mendapat asupan nutrisi yang adekuat setelah lahir," jelas Damayanti.

Kurangnya pemberian nutrisi pada bayi sejak lahir, sambung dia, bisa dipicu berbagai faktor antara lain karena ekonomi keluarga yang kurang, pengasuhan yang keliru atau karena penyakit.

BACA JUGA: Ini Sembilan Kegiatan Rumah yang Ternyata Sama Dengan Olahraga

Itu sebabnya, jika Anda menyadari bahwa buah hati bertubuh pendek, maka segera bawa ke rumah sakit untuk mengetahui apakah kecenderungan tersebut normal atau tidak.

"Pertumbuhan tinggi paling cepat terjadi dalam setahun pertama. Setelah itu mulai turun, lalu naik lagi saat anak puber yakni usia 10 tahun pada anak perempuan, dan 12 tahun pada anak lelaki. Nah, kalau pertumbuhan anak melambat harus dicari tahu apakah normal atau patologis. Hanya dokter yang bisa menentukan itu," tuturnya tentang stunting.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ingin Tumbuh Kembang Anak Optimal, Harus Ada Ini di Piringnya

Ingin Tumbuh Kembang Anak Optimal, Harus Ada Ini di Piringnya

Health | Rabu, 18 Juli 2018 | 09:41 WIB

6 Tips dan Trik Biar Tubuhmu Kelihatan Lebih Tinggi

6 Tips dan Trik Biar Tubuhmu Kelihatan Lebih Tinggi

Lifestyle | Selasa, 17 Juli 2018 | 20:15 WIB

Presiden Bank Dunia: Atasi Stunting Menjaga Pertumbuhan Ekonomi

Presiden Bank Dunia: Atasi Stunting Menjaga Pertumbuhan Ekonomi

Bisnis | Rabu, 04 Juli 2018 | 15:04 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB