Ingin Tumbuh Kembang Anak Optimal, Harus Ada Ini di Piringnya

Ririn Indriani | Dinda Rachmawati | Suara.com

Rabu, 18 Juli 2018 | 09:41 WIB
Ingin Tumbuh Kembang Anak Optimal, Harus Ada Ini di Piringnya
Ilustrasi nutrisi yang dibutuhkan anak untuk tumbuh kembang optimal. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Agar tumbuh kembang anak optimal, seorang pakar kesehatan anak mengungkapkan tentang nutrisi apa saja yang harus ada di piring anak.

Pada masa anak-anak, kata Dokter Anak Sub Spesialis Nutrisi dan Penyakit Metabolik Pada Anak, DR. Dr. Damayanti R. Sjarif, SpA(K), pemenuhan nutrisi merupakan masa krusial yang berlangsung sangat pendek dan tidak dapat diulang lagi. Pola makan sehat dan seimbang sangat berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak yang optimal.

Seorang anak yang kurang gizi, jelas dia, akan mengalami hambatan perkembangan fisik dan kognitif sehingga berakibat pada rendahnya tingkat produktivitas di masa dewasa.

Untuk itu, sambung Damayanti, nutrisi untuk awal kehidupan anak, memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap kesehatan di masa depan. Lantas, bagaimana nutrisi yang tepat untuk anak yang sedang dalam masa pertumbuhan?

"Selama ini, kita tahunya kalau nutrisi yang seimbang itu, setengah piring makan harus dipenuhi sayur dan buah. Padahal, itu untuk dewasa. Kalau anak-anak di piringnya wajib dipenuhi karbohidrat, protein dan lemak. Ininyabg harus dipahami ibu dan semua lapisan masyarakat, karena ini yang dibutuhkan anak untuk tumbuh," jelasnya dalam acara yang dihelat The Habibie Center di Perpustakaan Habibie & Ainun, di Jakarta, Selasa (17/7/2018).

Untuk mendorong anak mengenal dan menyukai pola makan sehat, di sinilah peranan orang tua, khususnya ibu sangat penting. Ibu, lanjut Damayanti, bisa mulai mengenalkan anak mengenali apa yamg ada di piringnya sendiri.

Sehingga ia melihat dan sadar, apakah sumber nutrisi yang dibutuhkan tubuhnya lengkap atau kurang. Sementara untuk sayur dan buah-buahan, kata Damayanti, porsinya hanyalah porsi perkenalan saja, agar buah dan sayur tidak memenuhi perut, sehingga karbohidrat dan protein tetap tercukupi.

Ia mengimbau, bagi orangtua untuk terus memperhatikan kelengkapan nutrisi anak, agar tidak mengalami stunting, khususnya untuk protein hewani.

"Karena ternyata setelah saya teliti, yang menyebabkan anak stunting itu, karena mereka kekurangan itu protein hewani, terutama di 2 tahun pertama kehidupannya," tutup Damayanti menjawab masalah nutrisi yang tepat demi tumbuh kembang anak optimal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Awas, Jangan Ditiru! Bapak Biarkan Anak Bermain Robot Begituan

Awas, Jangan Ditiru! Bapak Biarkan Anak Bermain Robot Begituan

Health | Rabu, 18 Juli 2018 | 00:15 WIB

Mari, Perbaiki Tulang Melengkung Dengan Bracing

Mari, Perbaiki Tulang Melengkung Dengan Bracing

Health | Selasa, 17 Juli 2018 | 21:46 WIB

Pakar Seks : Sekolah Harus Ajarkan Anak Informasi Soal Masturbasi

Pakar Seks : Sekolah Harus Ajarkan Anak Informasi Soal Masturbasi

Health | Senin, 02 Juli 2018 | 09:00 WIB

Terkini

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB