Pendonor Mata di Indonesia Kurang, Sosialisasi Ini Dilakukan

RR Ukirsari Manggalani | Dinda Rachmawati | Suara.com

Minggu, 22 Juli 2018 | 19:00 WIB
Pendonor Mata di Indonesia Kurang, Sosialisasi Ini Dilakukan
Ilustrasi mata [Shutterstock].

Suara.com - Survei Rapid Assessment of Avoidable Blindness (RAAB) dari Kementerian Kesehatan RI pada tahun 2014-2016 mengidentifikasi bahwa sedikitnya tiga persen penduduk Indonesia dengan usia lebih 50 tahun mengalami kebutaan

Sebanyak 4,5 persen dari data ini merupakan penyandang kebutaan kornea. Menyangkut hal tadi, Dr. Tjahjono D Gandhowiardjo, Ketua Bank Mata Indonesia mengungkapkan bahwa sebenarnya 80 persen kerusakan penglihatan dan kebutaan bisa dicegah, termasuk kebutaan akibat kerusakan kornea dengan tindakan transplantasi. 

"Tindakan transplantasi ini sangat tergantung pada ketersediaan kornea donor yang penyedianya dikelola oleh bank mata. Sayangnya, Bank Mata Indonesia hanya bisa memberikan sekitar 5 - 10 persen pasien kebutaan untuk menjalani transplantasi kornea. Ini karena keterbatasan kornea donor dari dalam negeri," ungkapnya dalam konferensi pers JEC Charity Golf Tournament di Jakarta, Minggu (22/07/2018).

Dr. Tjahjono D Gandhowiardjo melanjutkan, di Indonesia sendiri, hanya ada sekitar 30 - 40 pendonor kornea pertahunnya, di mana jumlah ini masih sangat kurang dibandingkan dengan kebutuhan. Untuk memenuhinya, Indonesia masih sangat bergantung kepada negara lain. 

Tiga negara yang memberikan kontribusi terbanyak, berdasar data Bank Data Indonesia di antaranya adalah Filipina, Srilanka dan Nepal. Sementara negara lainnya ialah India, Belanda dan Amerika Serikat.

"Dari negara maju, pendonor sangat banyak jumlahnya. Mereka sudah diatur oleh hukum. Bahkan di Amerika bisa mengumpulkan 87 ribu pendonor kornea dalam setahun, sedangkan Indonesia jumlahnya masih puluhan," ujarnya.

Mengingat kondisi ini,  Jakarta Eye Center (JEC) rumah sakit spesialis mata, bersama dengan Lions Eye Bank Jakarta (LEBJ) terus mensosialisasikan tentang pentingnya donor kornea dan mengajak agar lebih banyak masyarakat yang menjadi pendonor untuk membantu pasien dengan kerusakan kornea, agar bisa melihat kembali. 

Salah satu caranya, menyelenggarakan JEC Charity Golf Tournament di Pondok Indah Golf Course, Jakarta Selatan dan lelang lukisan karya Agoes Noegroho. Turnamen ini diikuti oleh 150 peserta dari berbagai profesi, yang melibatkan para donatur dan sponsor dari berbagai kalangan. 

Dana yang terkumpul dari hasil turnamen dan hasil lelang lukisan ini digunakan sepenuhnya untuk menjalankan program-program LEBH dalam pengentasan kebutaan akibat kerusakan pada kornea mata. 

"Untuk mendatangkan pendonor, khususnya dari luar negeri membutuhkan biaya yang cukup mahal. Dengan bantuan donatur di turnamen ini, kita berharap bisa menggalang dana yang akan kami berikan ke LEBJ untuk melancarkan kegiatan transplantasi kornea di Indonesia," tutup Dr. Setiyo Budi Riyanto, SpM(K), Ketua Panitia JEC Charity Golf Tournament.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rinitis, Pilek yang Umum Terjadi Pada Anak

Rinitis, Pilek yang Umum Terjadi Pada Anak

Health | Minggu, 22 Juli 2018 | 16:15 WIB

Ini Tips Artika Sari Devi Siapkan Bekal Sekolah Anak

Ini Tips Artika Sari Devi Siapkan Bekal Sekolah Anak

Health | Jum'at, 20 Juli 2018 | 05:00 WIB

Saat Proses Operasi, Kesadaran Tidak Hilang Total

Saat Proses Operasi, Kesadaran Tidak Hilang Total

Tekno | Kamis, 19 Juli 2018 | 13:00 WIB

Perhatikan : Kasus DBD Paling Tinggi di 4 Provinsi Ini

Perhatikan : Kasus DBD Paling Tinggi di 4 Provinsi Ini

Health | Rabu, 18 Juli 2018 | 16:00 WIB

Terkini

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB