Bunda, Yuk Biasakan Katakan 'Iya Boleh' ke Si Kecil

Sabtu, 11 Agustus 2018 | 19:00 WIB
Bunda, Yuk Biasakan Katakan 'Iya Boleh' ke Si Kecil
Anak-Anak Bermain [Shutterstock]

Suara.com - Orangtua tentu memiliki rasa was-was jika si kecil melakukan hal yang cukup berani, seperti memanjat pohon, atau bermain pasir. Beberapa kegiatan eksplorasi ini memang cukup berisiko seperti anak bisa terjatuh atau tubuhnya menjadi kotor oleh pasir.

Namun disampaikan Psikolog Elizabeth Santosa, eksplorasi penting bagi anak-anak di masa tumbuh kembangnya agar dapat memaksimalkan potensinya di masa mendatang. Nah itu sebabnya, ketimbang mengekang anak pada hal-hal yang dapat menstimulus perkembangannya, perempuan yang akrab disapa Lizzie itu mengajak orangtua untuk terbiasa mengatakan 'Iya Boleh' pada si kecil.

"Kenapa ada anak merasa gagal, itu karena dia sering dilarang orangtuanya melakukan sesuatu atau dikit-dikit orangtuanya sudah berpikiran negatif. Nah ketika orangtua sering katakan tidak, maka anak akan merasa dikekang akhirnya dia tidak bisa mengeluarkan potensinya," ujar Lizzie dalam acara DANCOW Inspiring Mom 2, di Jakarta, Sabtu (11/8/2018).

Ia menambahkan, katakan 'Iya Boleh' ini tentu saja berlaku ketika anak memiliki minat positif yang bisa membantu optimalisasi otaknya bukan pada hal yang membahayakan dirinya. Orangtua, kata Lizzie juga harus berperan aktif untuk terlibat dalam kegiatan eksplorasi si kecil.

"Jadi misalnya anak mau main tanah. Iya boleh nak, tapi jangan cuma iya saja. Orangtua harus terlibat untuk melihat ada nggak sih proses belajar yang didapatkannya dari kegiatan eksplorasi itu," tambah dia.

Lizzie juga menambahkan bahwa penting bagi orangtua untuk memahami bahwa kegiatan eksplorasi tak harus melibatkan mainan bernilai mahal. Menurut dia, interaksi antara orangtua dan anak juga bisa menjadi bentuk kegiatan eksplorasi.

"Bisa dengan bermain pura-pura atau mendongeng. Anak bisa belajar imajinasi di sini. Kreatifitasnya juga dilatih. Jadi nggak perlu beli mainan mahal untuk eksplorasi anak, lakukan dengan hal-hal yang bisa kita jalani bersama si kecil," tandas dia. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI