Bunda, Ini Alasan Pentingnya Menjaga Kesehatan Kulit Bayi

M. Reza Sulaiman | Dinda Rachmawati | Suara.com

Kamis, 06 September 2018 | 06:30 WIB
Bunda, Ini Alasan Pentingnya Menjaga Kesehatan Kulit Bayi
Kesehatan kulit bayi jangan dianggap enteng ya Bunda, harus jadi perhatian khusus. [Shutterstock]

Suara.com - Kesehatan kulit bayi kadang belum menjadi prioritas ibu, karena terjadinya berbagai perubahan yang mereka alami seiring dengan kehadiran buah hati.

Padahal, dokter spesialis kulit dr. Nanny Shoraya, Sp.KK, FINS-DV menjelaskan, kulit bayi memiliki struktur, komposisi dan fungsi yang berbeda dengan orang dewasa, sehingga perlu menjadi perhatian khusus.

"Kulit bayi yang baru lahir akan lebih rentan mengalami kerusakan dari luar karena 30 persen lebih tipis dibandingkan kulit dewasa. Akibatnya, fungsi pelindung menjadi kurang optimal," ujar dia dalam peluncuran produk perawatan kulit bayi, Young Living Seedling di Jakarta, Rabu (5/9/2018).

Hal inilah yang menyebabkan kulit bayi lebih rentan terhadap berbagai bahan kimia atau zat topikal. Dua hal tersebut mudah masuk dan penguapan air akan terjadi lebih cepat, sehingga kulit bayi mudah kering atau sensitif.

Karena itulah dr. Nanny menekankan pentingnya menjaga kesehatan kulit bayi dengan memilih produk atau melakukan perawatan kulit bayi yang tepat. Salah satunya dengan memilih produk yang hipoalergenik dan tidak mengandung bahan iritatif, seperti pewangi atau pewarna.

"Sebaiknya rutin menggunakan pelembab dua kali sehari setelah mandi, karena setelah mandi adalah menit terbaik menggunakan pelembab menyerap kulit," tambahnya.

Tak hanya itu, sebaiknya ibu juga rajin mengganti popok, karena bagian tersebut haruslah selalu kering dan terjaga bersih. Sebaiknya, gantilah popok 3-4 jam sekali. Bersihkan dengan cotton ball di area sensitif bayi atau pilihlah sabun dengan kandungan yang ringan untuk membersihkan bagian tersebut.

"Kulit yang sehat, akan membuat bayi nyaman sehingga bisa beristirahat dengan tenang. Ibu pun akan menjadi lebih rileks, apalagi seorang ibu yang baru melahirkan biasanya juga masih dalam proses adaptasi dengan berbagai perubahan yang terjadi," tutup dia.

Itu dia tips untuk menjaga kesehatan kulit bayi yang bisa Bunda coba di rumah ya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Stress di Masa Bayi Bisa Timbulkan ADHD

Stress di Masa Bayi Bisa Timbulkan ADHD

Health | Senin, 03 September 2018 | 12:00 WIB

Jadi Orangtua Baru, Lima Masalah Umum Ini Akan Sering Muncul

Jadi Orangtua Baru, Lima Masalah Umum Ini Akan Sering Muncul

Lifestyle | Selasa, 21 Agustus 2018 | 14:29 WIB

Baru 11 Bulan, Anak Acha Septriasa Sudah Bisa Selfie Sendiri Loh!

Baru 11 Bulan, Anak Acha Septriasa Sudah Bisa Selfie Sendiri Loh!

Entertainment | Senin, 20 Agustus 2018 | 16:36 WIB

Gempa Lombok, 3 Bayi Lucu Lahir Selamat di Tenda Darurat

Gempa Lombok, 3 Bayi Lucu Lahir Selamat di Tenda Darurat

News | Kamis, 09 Agustus 2018 | 09:28 WIB

Ini Pentingnya ASI Bagi Bayi yang Lahir Prematur

Ini Pentingnya ASI Bagi Bayi yang Lahir Prematur

Health | Senin, 06 Agustus 2018 | 19:00 WIB

Perempuan Berkondisi Begini, Berisiko Punya Bayi Autis

Perempuan Berkondisi Begini, Berisiko Punya Bayi Autis

Health | Senin, 06 Agustus 2018 | 13:30 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB