Dark Chocolate Bisa Meningkatkan Daya Ingat, Benar Gak Ya?

Silfa Humairah Utami | Suara.com

Senin, 10 September 2018 | 13:34 WIB
Dark Chocolate Bisa Meningkatkan Daya Ingat, Benar Gak Ya?
Ilustrasi makan cokelat gelap (dark chocolate). (Shutterstock)

Suara.com - Penelitian menunjukkan bahwa dark chocolate baik untuk kesehatan otak Anda, secara teratur mengonsumsi cokelat hitam dapat meningkatkan daya ingat, kesehatan otak, meningkatkan mood, dan kekebalan tubuh.

Penelitian tersebut menemukan fakta bahwa orang dewasa muda yang mengonsumsi dark chocolate, punya daya ingat jangka pendek yang baik jika dibandingkan dengan orang yang makan cokelat putih biasa seperti dilansir dari Hello Sehat.

Sementara itu, cokelat juga baik bagi memori jangka panjang. Hal ini dibuktikan dalam penelitian yang melibatkan orang dewasa berusia 50-69 tahun.

Para peserta yang minum suplemen kakao dengan flavanol tinggi selama tiga bulan, punya hasil tes daya ingat yang lebih tinggi daripada orang yang minum suplemen kakao dengan flavanol rendah.

Dark chocolate juga dapat meningkatkan fungsi kognitif pada orangtua. Penelitian lain, menunjukan bahwa dark chocolate dapat meningkatkan fungsi kognitif pada orang tua yang memiliki penurunan fungsi kognitif.

Penelitian lainnya juga menunjukan bahwa konsumsi dark chocolate yang tinggi flavanol dapat membantu meningkatkan aliran darah ke otak jadi lebih lancar.

Bukti peningkatan aliran darah otak, kadar oksigen, atau fungsi saraf diukur dengan tes pencitraan atau tes aktivitas listrik di otak setelah konsumsi minuman cokelat hitam. Akan tetapi, karena perubahan ini tidak secara rutin dikaitkan dengan peningkatan kinerja pada tugas-tugas kognitif, sulit untuk menghubungkan hasil langsung ke fungsi otak yang lebih baik.

Namun, masih perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai hal ini. Karena penelitian ini tidak dapat menjelaskan banyak variabel lain yang dapat memengaruhi fungsi otak.

Mengapa dark chocolate bisa bagi bagi daya ingat? Cokelat hitam atau dark chocolate mengandung zat flavanols yang memiliki sifat sebagai antioksidan.

Karena tingginya zat ini, dark chocolate mampu membantu meningkatkan kemampuan kognitif dan daya ingat.

Sebuah penelitian baru yang diterbitkan dalam Frontiers in Nutrition menganalisis bukti hingga saat ini bahwa flavanol dapat bermanfaat bagi fungsi otak manusia. Flavanols adalah bentuk flavonoid, zat nabati yang memiliki efek anti-peradangan dan antioksidan.

Sebuah penelitian melaporkan bahwa cokelat hitam dapat mengurangi peradangan, meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan mood Anda.

Ketika Anda mengonsumsi dark chocolate, zat flavanols akan terakumulasi di dalam bagian otak yang disebut dengan hippocampus. Hippocampus adalah bagian otak yang berperan dalam pembelajaran dan penyimpanan serta pengolahan memori jangka panjang.

Nah, dalam bagian otak tersebut zat flavanols memainkan perannya sebagai antioksidan dan memaksimalkan kerja saraf, sehingga membantu meningkatkan daya ingat.

Meski terbukti baik, tapi berapa banyak cokelat yang boleh dimakan? Banyaknya dark chocolate yang seharusnya dikonsumsi per hari masih banyak diperdebatkan. Banyak penelitian berpendapat bahwa mengonsumsi 500 – 750 miligram (mg) per hari baik untuk kesehatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Santap Telur dan Tomat, Seorang Anak Lelaki Meninggal

Santap Telur dan Tomat, Seorang Anak Lelaki Meninggal

Health | Senin, 10 September 2018 | 12:00 WIB

Gaya Hidup Sehat Orang Jepang yang Bisa Anda Tiru

Gaya Hidup Sehat Orang Jepang yang Bisa Anda Tiru

Health | Sabtu, 08 September 2018 | 19:30 WIB

Ini 6 Bahaya Berciuman dengan Seorang Perokok

Ini 6 Bahaya Berciuman dengan Seorang Perokok

Health | Kamis, 06 September 2018 | 15:00 WIB

Terkini

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 10:53 WIB

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:58 WIB