Begini Cara Mendeteksi Anak Stunting

Ade Indra Kusuma, Firsta Nodia

Kamis, 13 September 2018 | 17:20 WIB
Begini Cara Mendeteksi Anak Stunting
Ilustrasi tinggi badan anak, tubuh pendek atau stunting. ( Shutterstock)

Suara.com - Stunting merupakan masalah gizi yang menjadi momok bagi bangsa Indonesia di masa mendatang. Pasalnya stunting tak hanya memengaruhi perawakan seseorang menjadi pendek namun juga menggerogoti fungsi kognitifnya.

Riset Kesehatan Dasar 2013 menunjukkan prevalensi balita (bawah lima tahun) di Indonesia mencapai 37 persen. Jumlah ini tentu saja bisa mengalami peningkatan jika tak diintervensi sejak dini.

Disampaikan Dokter Anak Sub Spesialis Nutrisi dan Penyakit Metabolik Pada Anak, Dr. dr. Damayanti R. Sjarif, SpA(K) anak yang stunting memang ditandai dengan perawakan pendek, tapi tak semua anak pendek mengalami stunting.

Lalu bagaimana mendeteksi anak kita tergolong stunting atau bukan? Dokter Damayanti mengatakan bahwa orangtua harus melalukan pemantauan status tinggi dan berat badan anak secara rutin. Anak yang berusia di bawah dua tahun bisa diukur tinggi badannya dalam posisi tidur, sementara anak-anak di atas dua tahun bisa diukur dalam keadaan berdiri.

"Kalau sudah tahu hasilnya langsung diplot ke grafik WHO yang biasanya ada di buku KIA. Kalau anak stunting maka tinggi dia akan berada di grafik bawah. Kalau tinggi badan dia berada di grafik minus 2 atau minus 3 itu juga sudah tergolong pendek dan sangat pendek," ujar Damayanti dalam temu media yang dihelat Nutricia, di Jakarta, Kamis (13/9/2018).

Selain memonitor tinggi badan anak, orangtua, kata dia juga harus memantau berat badan anak. Stunting biasanya ditandai dengan penurunan berat badan dan penurunan fungsi kognitif anak. Hal ini kerap terjadi ketika anak berusia 3-24 bulan.

"Di dua tahun pertama kehidupan, 50 persen dari energi yang anak konsumsi akan dipakai untuk pertumbuhan otak. Bayangkan kalau jumlah berat badannya berkurang, maka yang harus dikorbankan pertumbuhan otaknya. Jadi kalau berat badan anak tiba-tiba berkurang waspadai stunting," tambah dia.

Yang menjadi masalah adalah kondisi malnutrisi di 1000 hari pertama kehidupan bersifat permanen atau tak bisa diperbaiki. Anak yang stunting tidak hanya menyebabkan tubuhnya pendek tapi juga mengalami gangguan kecerdasan, gampang sakit, dan mengalami gangguan pembakaran lemak yang menyebabkan anak jadi mudah obesitas ketika dewasa.

"Kalau tubuh anak pendek atau sangat pendek sampai grafiknya di bawah minus 3, maka anak nggak bisa masuk sekolah artinya bisa terjadi degradasi mental. Produktivitas negara bisa berkurang 19.8 persen jika generasi penerusnya stunting. Jadi yang kita khawatirkan masa depannya," lanjut Damayanti.

baca juga

Karena tak bisa diperbaiki, hal yang bisa dilakukan adalah mencegah agar anak Indonesia tidak mengalami stunting. Itu sebabnya Ia mengimbau para orangtua untuk merujuk anaknya yang mengalami tanda-tanda stunting ke dokter spesialis anak. Dokter nantinya, kata dia, akan dapat mengenali apakah perawakan pendek yang dialami anak tersebut merujuk pada stunting atau penyakit genetik.

Jika tergolong stunting maka asupan nutrisi anak harus diintervensi lewat penambahan asupan energi, protein hewani dan stimulasi. Anak kata dia, juga harus tidur cukup di malam hari untuk merangsang produksi hormon pertumbuhan.

"Perbandingan protein dan energi harus 10 persen. Nggak bisa banya protein nabati, tapi harus hewani. Misal kebutuhan kalori anak 1000 maka 100 gram itu protein hewani. Anak juga harus mendapat hormon pertumbuhan artinya anak harus tidur cukup. Jadi jam 8 malam harus masuk kamar tidur," tandas dia. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bunda Harus Tahu, Masalah Kebersihan Juga Bisa Picu Stunting

Bunda Harus Tahu, Masalah Kebersihan Juga Bisa Picu Stunting

Health | Kamis, 13 September 2018 | 16:05 WIB

Kenalkan Profesi Apoteker pada Anak, Ini Loh Jasanya

Kenalkan Profesi Apoteker pada Anak, Ini Loh Jasanya

Health | Rabu, 12 September 2018 | 12:59 WIB

Wisata Edukatif Rumah Amalia, Bantu Anak Telantar Meraih Mimpi

Wisata Edukatif Rumah Amalia, Bantu Anak Telantar Meraih Mimpi

Lifestyle | Senin, 10 September 2018 | 10:05 WIB

Terkini

MagangHub dan Potret Suram Pasar Kerja: Kala Fresh Graduate Berebut Posisi

MagangHub dan Potret Suram Pasar Kerja: Kala Fresh Graduate Berebut Posisi

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 10:00 WIB

Buntut 'Mahasewa', Produk Cat Putus Kontrak Raffi Ahmad Sebagai Brand Ambassador

Buntut 'Mahasewa', Produk Cat Putus Kontrak Raffi Ahmad Sebagai Brand Ambassador

News | Selasa, 03 November 2026 | 09:58 WIB

Perang Terus Berkobar, Harga Minyak Dunia Bertahan di level USD100/Barel

Perang Terus Berkobar, Harga Minyak Dunia Bertahan di level USD100/Barel

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 09:56 WIB

Wangi Bunga dan Bedak yang Menenangkan, 5 Parfum Floral Powdery Terbaik

Wangi Bunga dan Bedak yang Menenangkan, 5 Parfum Floral Powdery Terbaik

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 09:50 WIB

Tahan Beli, Harga Emas Antam Lagi Tren Naik Jadi Rp2.541.000/Gram

Tahan Beli, Harga Emas Antam Lagi Tren Naik Jadi Rp2.541.000/Gram

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 09:46 WIB

Kritik Pembentukan Satgas MBG, Pakar UGM: Pemda Dijadikan Tameng Kegagalan Pusat!

Kritik Pembentukan Satgas MBG, Pakar UGM: Pemda Dijadikan Tameng Kegagalan Pusat!

News | Selasa, 03 November 2026 | 09:45 WIB

Terendam Banjir, Petani Bawang Merah di Tulungagung Panen Lebih Awal

Terendam Banjir, Petani Bawang Merah di Tulungagung Panen Lebih Awal

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 09:45 WIB

Jerome Polin Terkenal karena Apa? Heboh Dibilang Kacang Lupa Kulitnya

Jerome Polin Terkenal karena Apa? Heboh Dibilang Kacang Lupa Kulitnya

Entertainment | Selasa, 03 November 2026 | 09:44 WIB

271 Sekolah Italia Diancam Bom Beruntun, Polisi Lakukan Evakuasi Massal Darurat

271 Sekolah Italia Diancam Bom Beruntun, Polisi Lakukan Evakuasi Massal Darurat

News | Selasa, 03 November 2026 | 09:43 WIB

Selat Hormuz Memanas, Industri Petrokimia Nasional Terancam Lumpuh?

Selat Hormuz Memanas, Industri Petrokimia Nasional Terancam Lumpuh?

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 09:42 WIB

×