Simak Pentingnya Bersihkan Karang Gigi Secara Rutin

Dythia Novianty | Firsta Nodia | Suara.com

Senin, 17 September 2018 | 09:30 WIB
Simak Pentingnya Bersihkan Karang Gigi Secara Rutin
Perayaan Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) dengan kampanye pentingnya menjaga kesehatan gigi. [Suara.com/Firsta Nodia]

Suara.com - Perayaan Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) tahun akan dipusatkan di Palembang yang berlangsung pada 18 - 20 September 2018. Sepanjang bulan ini pun kampanye menyadarkan masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan gigi pun meningkat.

Disampaikan drg Donna Pratiwi, Sp.Prosto, Master Veneer Indonesia, salah satu tindakan yang terus digencarkan pada masyarakat adalah pentingnya pembersihan karang gigi atau yang biasa disebut scaling.

Pasalnya, selain bermanfaat menghilangkan gusi berdarah, pembersihan karang gigi atau biasa disebut scaling juga dapat meningkatkan kesehatan gigi dan mulut secara keseluruhan serta mengatasi masalah bau mulut. Ia pun menegaskan, tindakan scaling hanya dapat dilakukan dengan peralatan khusus yang dimiliki dalam praktek dokter gigi, bukan di tukang yang mengklaim mampu melalukan tindakan perawatan gigi.

"Alasannya karena perlekatan karang atau noda gigi biasanya cukup kuat pada permukaan gigi dan jaringan gusi sekitarnya. Lokasinya pun sering sulit dijangkau, seperti di sela-sela gigi yang tidak terlihat. Dengan demikian tidak memungkinkan dilakukan sendiri di rumah dengan alat bantu seperti sikat gigi, benang gigi atau kumur-kumur sekalipun," ujar dr Donna dalam #TipsGigiCantik yang menjadi kampanyenya.

Ia menambahkan, peralatan dokter gigi dalam membersihkan karang gigi berkembang terus sesuai kemajuan teknologi. Hal ini bertujuan untuk mencapai kualitas pembersihan yang optimal dengan rasa sakit seminimal mungkin.

Umumnya, ada dua metode scalling yang bisa didapat di klinik atau rumah sakit yaitu manual dan elektrik.

Alat khusus yang dipakai secara manual untuk pembersihan karang adalah instrumen seperti cangkul yang berbentuk bulan sabit. Fungsinya mengeruk karang gigi sehingga lepas perlekatannya dari permukaan gigi.

Sedangkan secara elektrik, dokter gigi menggunakan mesin khusus ultrasonic dengan metode vibration atau getaran untuk merontokkan perlekatan karang gigi.

"Ada juga mesin lain yang menggunakan metode spray atau semprotan tekanan tinggi juga untuk tujuan yang sama. Walau demikian, tidak perlu khawatir karena semua cara dan peralatan tersebut hanya berfungsi melepaskan perlekatan karang gigi dan tidak ada yang merusak struktur gigi atau mengikis permukaan gigi," tambah dia.

Proses pembersihan karang gigi pun, kata dr Donna, tidak menimbulkan rasa sakit sama sekali. Namun, jika Anda merasa sakit atau ngilu saat dilakukan scalling, maka hal itu berasal dari kondisi gigi, bukan dari tindakan pembersihan karang gigi tersebut. Selama proses pembersihan karang gigi sering disertai pendarahan gusi.

"Perlu diketahui bahwa ada pendarahan itu normal. Posisi karang gigi sebagian besar ada di bawah gusi atau dalam kantung gusi. Karang gigi tersebut akan melepas perlekatan gusi pada permukaan gigi sehingga biasanya menyebabkan gusi infeksi, dengan tanda kemerahan, bengkak, sakit atau mudah berdarah. Namun, hal ini jarang menimbulkan rasa nyeri," ujar dokter yang bepraktik di Klinik Meridien ini.

Agar terhindar dari masalah karang gigi dan bau mulut yang mengganggu penampilan, dr Donna menyarankan, Anda untuk melakukan pembersihan karang gigi rutin dua sampai empat kali dalam setahun. Pada penderita diabetes dianjurkan lebih sering karena biasanya karang gigi akan lebih mudah terbentuk karena kondisi kekentalan air liur yang tinggi dan jumlahnya sedikit.

"Semakin cepat karang gigi terbentuk, semakin sering kita harus melakukan pembersihan. Pembentukan karang gigi adalah proses normal yang terjadi seumur hidup. Gigi yang terasa bersih belum tentu tidak ada karang gigi," tandas dokter yang juga menjadi dosen di FKG Universitas Prof Dr Moestopo Jakarta ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mau Punya Gigi Putih? Kenali Dulu Beda Veneer dan Whitening

Mau Punya Gigi Putih? Kenali Dulu Beda Veneer dan Whitening

Lifestyle | Minggu, 15 Juli 2018 | 19:17 WIB

Mau Tahu Fakta Terkini Vape bagi Kesehatan Gigi? Baca Ini

Mau Tahu Fakta Terkini Vape bagi Kesehatan Gigi? Baca Ini

Health | Kamis, 28 Juni 2018 | 14:14 WIB

Anak Down Syndrome Rentan Masalah Gigi, Apa yang Harus Dilakukan?

Anak Down Syndrome Rentan Masalah Gigi, Apa yang Harus Dilakukan?

Health | Selasa, 27 Maret 2018 | 19:15 WIB

Ikan Teri Ternyata Bagus untuk Kesehatan Gigi Lho!

Ikan Teri Ternyata Bagus untuk Kesehatan Gigi Lho!

Health | Selasa, 20 Maret 2018 | 20:16 WIB

Wine Bisa Atasi Masalah Gigi?

Wine Bisa Atasi Masalah Gigi?

Health | Kamis, 22 Februari 2018 | 12:45 WIB

Bulan Kesehatan Gigi Nasional untuk Indonesia Bebas Karies 2030

Bulan Kesehatan Gigi Nasional untuk Indonesia Bebas Karies 2030

Health | Selasa, 12 September 2017 | 12:01 WIB

Terkini

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB