Mau Tahu Fakta Terkini Vape bagi Kesehatan Gigi? Baca Ini

Ririn Indriani | Dinda Rachmawati | Suara.com

Kamis, 28 Juni 2018 | 14:14 WIB
Mau Tahu Fakta Terkini Vape bagi Kesehatan Gigi? Baca Ini
Ilustrasi vape atau rokok elektrik. (Shutterstock)

Suara.com - Banyak orang beralih dari rokok konvensional ke rokok elektrik atau vape, karena diklaim memiliki manfaat yang lebih baik, termasuk bagi kesehatan gigi.

Bukan cuma itu, vape juga memiliki kelebihan lain dari segi penampilan, yakni tidak membuat Anda bau asap, napas tidak berbau, dan kuku Anda tidak mendapatkan semburat kuning, sehingga vape bisa menjadi pilihan yang lebih estetis.

Berita baik lainnya, ternyata rokok elektrik ini juga tidak menodai gigi Anda seperti rokok konvensional. Jadi, Anda bisa tetap memiliki senyum putih berkilau.

Dokter gigi Richard Marques mengatakan vape tidak menodai gigi secara umum kecuali Anda menggunakan vape dengan tar atau pewarna. Ini karena uap dan cairan perasa terkandung di dalamnya.

"Tar dan abu dari rokoklah sebenarnya yang bisa menodai gigi. Nah, vape tidak mengandung ini. Jadi, selama Anda menghindari setiap zat berwarna cerah atau tar untuk vape Anda, gigi seharusnya tidak ternoda karena vape Anda," kata dia dilansir Metro.co.uk.

Namun, lanjut dia, vape bukan berarti akan membuat gigi putih sempurna. Dokter gigi Harold Katz memperingatkan bahwa sementara bahan pewarna utama dari tar hilang, nikotin yang terkandung dalam vape masih bisa memberi gigi sedikit semburat.

"Meskipun nikotin sebenarnya tidak berwarna, warnanya menjadi kekuningan ketika dikombinasikan dengan molekul oksigen," imbuhnya.

Katz bahkan juga cepat mencatat jika gigi Anda tetap bebas noda, vaping kemungkinan akan memiliki efek negatif pada kesehatan dan kebersihan gigi Anda.

"Nikotin adalah vasokonstriktor dan membatasi aliran darah ke jaringan mulut kita yang mengarah ke kerusakan gigi, gusi turun dan meningkatkan risiko penyakit gusi, mulut kering dan bau mulut," ujar dia lagi.

Lebih lanjut Katz juga mengatakan bahwa vape dapat menutupi gejala penyakit gusi, karena aliran darah yang berkurang bisa menyembunyikan keberadaan gusi berdarah, salah satu indikator utama bahwa pasien memiliki kondisi tersebut.

Jadi sebaiknya jika ingin memiliki gigi yang putih, berhentilah merokok dengan jenis apapun. Selain rokok, ada beberapa hal yang juga bisa menyebabkan noda pada gigi, termasuk teh dan kopi. Jadi, Anda tidak bisa hanya beralih ke vape dan berpikir gigi akan berkilau.

Noda juga bisa muncul, karena apapun yang mengandung pewarna buatan. Dan, jangan lupa pula untuk membersihkan gigi dua kali sehari, floss (yang akan membantu menghindari noda di antara gigi), dan kunjungi dokter gigi setiap enam bulan untuk pemeriksaan rutin dan pembersihan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kebanyakan Makan Nasi Merah, Ini Bahayanya Buat Kesehatan

Kebanyakan Makan Nasi Merah, Ini Bahayanya Buat Kesehatan

Health | Selasa, 26 Juni 2018 | 20:18 WIB

Tak Bisa Lepas Dari Tablet, Anda Terkena iPad Neck

Tak Bisa Lepas Dari Tablet, Anda Terkena iPad Neck

Tekno | Selasa, 26 Juni 2018 | 15:30 WIB

Jangan Olah Sayuran Ini Sebagai Jus

Jangan Olah Sayuran Ini Sebagai Jus

Health | Jum'at, 22 Juni 2018 | 10:15 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB