Bisa Bikin Stroke, Kenali Penyakit Gangguan Irama Jantung

M. Reza Sulaiman | Firsta Nodia | Suara.com

Kamis, 20 September 2018 | 14:00 WIB
Bisa Bikin Stroke, Kenali Penyakit Gangguan Irama Jantung
Gangguan irama jantung bisa sebabkan stroke. (Suara.com/Firsta Putri Nodia)

Suara.com - Pemahaman masyarakat akan gangguan irama jantung atau fibrilasi atrium tergolong masih rendah, padahal kondisi ini bisa meningkatkan risiko stroke lima kali lipat lebih tinggi dibandingkan orang tanpa gangguan irama jantung.

Disampaikan dr. Faris Basalamah, Sp.JP(K) Ketua Panitia Kampanye Fibrilasi Atrium, gangguan irama jantung merupakan salah satu penyakit yang ditandai dengan detak jantung yang tidak teratur. Hal ini disebabkan oleh kekacauan kontraksi dari ruang serambi jantung sehingga memicu pengentalan darah dalam rongga jantung dan pada gilirannya dapat memicu stroke karena penyumbatan.

"Penderita gangguan irama jantung memiliki risiko 5 kali lebih tinggi untuk mengalami stroke dibandingkan orang tanpa FA. Bahkan kecacatan yang disebabkan stroke yang dipicu FA lebih berat," ujar dr Faris dalam temu media Run for Heart Beat di RS Jantung Harapan Kita, Jakarta, Kamis (20/9/2018).

Di Indonesia, Ia menambahkan, insiden kelumpuhan akibat FA kerap terjadi pada usia produktif, yaitu di bawah usia 60 tahun. Pasien yang datang ke rumah sakit biasanya sudah dalam keadaan lumpuh dan setelah diperiksa ternyata disebabkan oleh gangguan irama jantung. Salah satu kelumpuhan yang cukup banyak dialami adalah sulit berbicara, yakni sebanyak 40 persen.

"Kelumpuhan yang diderita pasien FA memiliki ciri khusus, seperti memiliki tingkat keparahan yang tinggi, bersifat lama dan sering berulang. Rata-rata, sekitar 50 persen pasien yang terkena stroke ini akan mengalami stroke kembali dalam jangka waktu satu tahun,” tambah dia.

Untuk mendeteksi gejala gangguan irama jantung, dr Ismoyo Sunu, SpJP (K) Ketua PP PERKI mengatakan bahwa ada cara mudah yang bisa dilakukan masyarakat, yakni dengan 'menari', yang merupakan kepanjangan dari meraba nadi sendiri. Untuk melakukan metode 'menari' ini, Sunu menambahkan masyarakat bisa menempelkan dua jari tangannya di bagian lengan kiri untuk menemukan denyut nadi.

"Baru dihitung berapa denyut nadi selama 10 detik. Setelah dapat, kalikan dengan enam. Nah kalau hasilnya di bawah 60 atau di atas 100 saat istirahat maka perlu diperiksa ke dokter, karena terlalu lambat atau terlalu cepat," tambah Sunu.

Agar kepedulian masyarakat terhadap gangguan irama jantung meningkat, Indonesian Heart Rhtyhm Society (lnaHRS) bersama dengan Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) dan Asia Pasific Heart Rhthym Society (APHRS) menyelenggarakan berbagai acara antara lain lomba lari bertajuk Run for Heart Beat sejauh 5 km dan 2,5 km yang akan diadakan pada Minggu, (23/9/2018) di Wisma Mandiri 2 Jakarta Pusat.

"Acara ini akan melibatkan berbagai lapisan masyarakat dan terbuka untuk umum. Pada acara ini juga akan diselenggarakan talkshow yang berisi edukasi mengenai penyakit jantung khususnya gangguan irama FA dengan judul Fibrilasi Atrial dan kematian Jantung mendadak pada olahragawan. Selain itu akan dimeriahkan oleh panggung musik, MENARI Bersama, bazaar serta pemeriksaan EKG (rekam irama jantung) secara cuma-cuma," tandas Sunu.

Itulah bahaya gangguan irama jantung yang bisa menaikkan risiko stroke.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pertolongan Pertama Jika Terserang Stroke Seperti Mat Solar

Pertolongan Pertama Jika Terserang Stroke Seperti Mat Solar

Health | Rabu, 19 September 2018 | 15:59 WIB

Akibat Stroke, Penglihatan Mat Solar Terganggu

Akibat Stroke, Penglihatan Mat Solar Terganggu

Entertainment | Selasa, 18 September 2018 | 20:50 WIB

Mat Solar Disebut Stroke, Ini Ragam Gejala Stroke

Mat Solar Disebut Stroke, Ini Ragam Gejala Stroke

Health | Selasa, 18 September 2018 | 13:34 WIB

Konsumsi Keju Setiap Hari Cegah Penyakit Jantung

Konsumsi Keju Setiap Hari Cegah Penyakit Jantung

Health | Rabu, 12 September 2018 | 09:15 WIB

7 Makanan Ini Baik untuk Menjaga Kesehatan Jantung

7 Makanan Ini Baik untuk Menjaga Kesehatan Jantung

Health | Kamis, 06 September 2018 | 13:00 WIB

Temuan Terkini : Menyusui Bisa Mencegah Ibu dari Risiko Stroke

Temuan Terkini : Menyusui Bisa Mencegah Ibu dari Risiko Stroke

Health | Minggu, 26 Agustus 2018 | 19:45 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB