Kemenkes Kirim Tenaga Medis dan Obat untuk Korban Gempa Palu

Ade Indra Kusuma | Firsta Nodia | Suara.com

Sabtu, 29 September 2018 | 16:37 WIB
Kemenkes Kirim Tenaga Medis dan Obat untuk Korban Gempa Palu
Ilustrasi obat-obatan [shutterstock]

Suara.com - Gempa dan tsunami mengguncang Kota Palu dan Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah pada Jumat (28/9). Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI gerak cepat dengan mengirimkan bantuan tenaga medis dan obat-obatan sejak kemarin.

Disampaikan, Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat drg. Widyawati, MKM, tenaga medis dari RSUP Kandouw, sebanyak sembilan orang akan berangkat via udara ke Gorontalo pukul 16.30 WITA hari ini, kemudian dilanjutkan menuju Palu melalui jalan darat. Selain itu Kementerian Kesehatan juga mengirimkan 30 Nakes Nusantara Sehat untuk difokuskan dalam krisis penanggulangan bencana di daerah terdampak gempa.

"Saat ini juga tim gabungan dari RSUP dr. Wahidin Sudirohusodo, Makassar, PSC 119- BSB Intim siap-siap berangkat menuju lokasi bencana di Palu. Begitupun dengan tim RS. Dr. Tadjuddin Chalid, Makassar yang siap membantu korban gempa dan tsunami di Palu dan Donggala," ujar Widyawati dalam rilis resmi yang diterima Suara.com, Sabtu (29/9/2018).

Widya mengatakan bahwa beberapa spesialisasi dokter yang paling dibutuhkan untuk menangani korban gempa antara lain dokter spesialis Ortopedi, Bedah Umum, Bedah Saraf, Anestesi, Perawat Bedah, Perawat Anestesi. Tim pertama yang akan diberangkatkan adalah para dokter dari RSUP Kandouw dan RSUP dr Wahidin Sudirohusodo, dilanjutkan tim dari RS dr Kariadi dan RS Sarjito. Kemudian selanjutnya tim dokter dari RS Hasan Sadikin, dan RS dr Mohammad Hoesin juga akan diterjunkan ke lokasi gempa.

"Tim dari Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat subkluster kesehatan reproduksi, gizi, dan kesehatan lingkungan masih menunggu koordinasi untuk memberikan bantuan," tambah dia.

Terkait obat-obatan, Kemenkes, kata Widya juga sudah berkoordinasi dengan kabupaten terdekat seperti Kabupaten Luwuk Timur yang tidak terkena dampak bencana gempa. Saat ini ketersediaan obat di lokasi bencana masih mencukupi.

Demikian pula dengan Kabupaten Palopo, Luwu, Luwu Utara, Luwu Timur juga menyatakan siap menyediakan obat dan langsung mengirimkannya ke Palu. Instalasi farmasi pusat juga siaga menyiapkan obat jika sewaktu-waktu dibutuhkan dan Direktorat Farmasi dan Alat Kesehatan terus berkoordinasi dengan Pusat Krisis untuk tindak lanjut.

"Hari ini juga tim Rapid Health Assessment, Pusat Krisis Kesehatan, Kemenkes sudah bergerak menuju Sulteng. Namun, akibat dari kerusakan dari gempa dan tsunami seperti jalanan rusak dan listrik padam menyebabkan komunikasi dan transportasi terkendala," lanjut Widya.

Data sementara yang dihimpun Kemenkes menyebutkan bahwa korban jiwa terhitung di RS Undata Palu sekitar 140 orang. Beruntung wilayah Poso tidak terjadi kerusakan berarti sehingga tidak ada korban jiwa. Meski demikian pasien yang mengalami luka ringan tidak dirawat di dalam rumah sakit melainkan di tenda darurat karena trauma akan terjadi gempa susulan.

Widya mengatakan, bagi masyarakat yang ingin mendapatkan info mengenai keberadaan keluarga di Palu bisa menghubungi nomor-nomor berikut ini:

Kantor SAR Palu (+62451481110.

Bagian komunikasi Palu (085299267110 Ahmad Irvan.

Tim SAR Palu (+6282291999669 Sayudi, +6285145000022 Asrul Ariman). 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tragedi Tsunami Donggala, Fadli Zon Minta Evaluasi Peralatan BMKG

Tragedi Tsunami Donggala, Fadli Zon Minta Evaluasi Peralatan BMKG

News | Sabtu, 29 September 2018 | 15:54 WIB

Update Gempa Palu, Korban Meninggal Bertambah Jadi 384 Orang

Update Gempa Palu, Korban Meninggal Bertambah Jadi 384 Orang

News | Sabtu, 29 September 2018 | 15:41 WIB

Gempa Palu, Mal dan Hotel Ambruk, Ratusan Orang belum Dievakuasi

Gempa Palu, Mal dan Hotel Ambruk, Ratusan Orang belum Dievakuasi

News | Sabtu, 29 September 2018 | 15:25 WIB

Terkini

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 12:00 WIB

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 14:42 WIB

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB