Ini Penjelasan BPOM Soal Kopi Putih Instan yang Bisa Terbakar

M. Reza Sulaiman

Senin, 01 Oktober 2018 | 10:45 WIB
Ini Penjelasan BPOM Soal Kopi Putih Instan yang Bisa Terbakar
Video viral soal kopi putih Luwak White Coffee yang mudah terbakar, BPOM beri penjelasan. [Instagram @okantv_newsupdate]

Suara.com - Viral di internet, kopi putih instan dengan merek Luwak White Koffie tampak terbakar dan menyemburkan api saat ditaburkan ke korek api gas. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI pun angkat bicara soal hal ini.

Dalam siaran pers yang diterima Suara.com, BPOM menjelaskan bahwa kopi putih Luwak White Koffie termasuk dalam kategori minuman serbuk kopi gula krimer. Kandungannya antara lain gula, krimer nabati, dan kopi bubuk instan.

"Produk pangan yang memiliki rantai karbon (ikatan antar atom karbon), kadar air rendah, terutama yang berbentuk tipis dan berpori dapat terbakar atau menyala jika disulut dengan api," tulis BPOM.

BPOM menjelaskan bahwa hal ini terjadi karena produk tersebut berbentuk serbuk, ringan dan berpartikel halus serta mengandung minyak dan memiliki kadar air yang rendah sehingga mudah terbakar dan menyala.

BPOM juga menambahkan bahwa produk kopi putih Luwak White Koffie telah melalui evaluasi keamanan dan mutu, serta telah mendapatkan nomor izin edar.

Tak hanya kopi putih Luwak White Koffie, bahan-bahan pangan di sekitar kita yang mudah terbakar pun cukup banyak, antara lain terigu, kopi bubuk, kopi-krimer, merica bubuk, cabe bubuk, kopi instant, putih telur, susu bubuk, pati jagung, biji-bijian dan kentang. Hal ini bukan berarti bahan pangan tersebut berbahaya atau tidak aman untuk dikonsumsi.

"Apabila produk pangan sudah memiliki nomor izin edar BPOM RI, berarti produk tersebut aman untuk dikonsumsi masyarakat," tulis BPOM.

Terakhir, BPOM mengajak masyarakat untuk menjadi konsumen cerdas dengan selalu melakukan cek KLIK (kemasan, label, izin edar dan kadaluwarsa) sebelum membeli dan mengonsumsi produk obat dan makanan.

"Pastikan kemasannya dalam kondisi baik, baca informasi pada labelnya, pastikan memiliki izin edar dari BPOM RI, dan tidak melebihi masa kadaluwarsa," tutup BPOM.

baca juga

Sudah jelas ya, bahwa produk kopi putih Luwak White Koffie memang pasti akan terbakar jika disulut api, sama seperti banyak produk lainnya, dan tak berbahaya jika dikonsumsi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Viral Kopi Luwak Mudah Terbakar, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Viral Kopi Luwak Mudah Terbakar, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Lifestyle | Sabtu, 29 September 2018 | 22:05 WIB

Luwak White Koffie Terbakar Dianggap Berbahaya, Hoax !

Luwak White Koffie Terbakar Dianggap Berbahaya, Hoax !

Tekno | Sabtu, 29 September 2018 | 15:14 WIB

Nggak Nyangka, 5 Bumbu Dapur Ini Enak Jadi Campuran Kopi

Nggak Nyangka, 5 Bumbu Dapur Ini Enak Jadi Campuran Kopi

Lifestyle | Jum'at, 28 September 2018 | 19:39 WIB

Demi Persaingan Bisnis, Dunkin Donuts Bakal Ganti Nama

Demi Persaingan Bisnis, Dunkin Donuts Bakal Ganti Nama

Bisnis | Kamis, 27 September 2018 | 06:55 WIB

Ingin Lebih Berinovasi, Starbucks Bakal PHK Karyawan

Ingin Lebih Berinovasi, Starbucks Bakal PHK Karyawan

Bisnis | Selasa, 25 September 2018 | 08:18 WIB

PT KAI Masyarakatkan Budaya Ngopi : Bagi Lima Ribu Kopi Gratis

PT KAI Masyarakatkan Budaya Ngopi : Bagi Lima Ribu Kopi Gratis

Lifestyle | Selasa, 11 September 2018 | 14:00 WIB

Terkini

Sumur JUM-101 Berproduksi, PHM Tambah Pasokan Gas 3,3 MMscfd dan Minyak 250 BOPD

Sumur JUM-101 Berproduksi, PHM Tambah Pasokan Gas 3,3 MMscfd dan Minyak 250 BOPD

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 15:37 WIB

5 Moisturizer untuk Dibawa Perjalanan Jauh, Ukuran Mini Hemat Tempat

5 Moisturizer untuk Dibawa Perjalanan Jauh, Ukuran Mini Hemat Tempat

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 15:35 WIB

Diadang Polisi hingga Saling Dorong, Womens March Desak MBG Disetop dan Pembalut Bebas PPN!

Diadang Polisi hingga Saling Dorong, Womens March Desak MBG Disetop dan Pembalut Bebas PPN!

News | Sabtu, 07 November 2026 | 15:31 WIB

1.128 Perenang Jadi Saksi Pecahkya Rekor MURI di Stadion Akuatik GBK

1.128 Perenang Jadi Saksi Pecahkya Rekor MURI di Stadion Akuatik GBK

Sport | Sabtu, 07 November 2026 | 15:30 WIB

Tren Budaya Lokal di Tangan Gen Z: Merawat Tradisi atau Cuma Demi Konten?

Tren Budaya Lokal di Tangan Gen Z: Merawat Tradisi atau Cuma Demi Konten?

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 15:30 WIB

Bisnis Keamanan Siber dan AI Makin Dilirik, Pendapatan ITSEC Asia Tumbuh 39 Persen

Bisnis Keamanan Siber dan AI Makin Dilirik, Pendapatan ITSEC Asia Tumbuh 39 Persen

Tekno | Sabtu, 07 November 2026 | 15:12 WIB

Produsen Otomotif AS Desak Pemerintah Blokir Permanen Mobil Listrik Asal Tiongkok

Produsen Otomotif AS Desak Pemerintah Blokir Permanen Mobil Listrik Asal Tiongkok

Otomotif | Sabtu, 07 November 2026 | 15:10 WIB

Murka Dituduh Terlibat Penyadapan Presiden, Bahlil Sebut Penyebar Isu Pakai Ilmu 'Abu Leke'

Murka Dituduh Terlibat Penyadapan Presiden, Bahlil Sebut Penyebar Isu Pakai Ilmu 'Abu Leke'

News | Sabtu, 07 November 2026 | 15:06 WIB

Kapan Harus Mulai Pakai Retinol? Ketahui Usia yang Tepat

Kapan Harus Mulai Pakai Retinol? Ketahui Usia yang Tepat

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 15:05 WIB

Investasi Hijau Triliunan Dolar AS Terancam Gagal Gegara Indonesia Kekurangan Teknisi

Investasi Hijau Triliunan Dolar AS Terancam Gagal Gegara Indonesia Kekurangan Teknisi

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 15:02 WIB

×