Korban Tsunami dan Gempa Palu Butuh Trauma Healing

M. Reza Sulaiman

Senin, 01 Oktober 2018 | 16:15 WIB
Korban Tsunami dan Gempa Palu Butuh Trauma Healing
Korban Gempa Palu di Rumah Sakit Bhayangkara, Kota Palu, juga butuh bantuan trauma healing. (Suara.com/Muhammad Yasir)

Suara.com - Trauma psikologis yang dialami korban tsunami dan gempa Palu - Donggala membuat mereka membutuhkan trauma healing.

Psikolog klinis dari Klinik Personal Growth, Veronica Adesla, mengatakan trauma healing merupakan bantuan psikologis yang diberikan pada korban yang pernah mengalami kejadian traumatis seperti perkosaan, kematian anggota keluarga, hingga bencana alam.

"Bantuan psikologis diberikan dengan menerapkan teknik-teknik stabilisasi emosi," ujar Veronica kepada Suara.com.

Salah satu teknik trauma healing yang lazim diberikan pada korban bencana alam adalah terapi Eye Movement Desensitization and Reprocessing (EMDR). Terapi EMDR dilakukan untuk penanganan korban trauma.

American Psychological Association (APA) menyebut terapi EMDR dilakukan agar korban trauma tak mengingat emosi dan kejadian dengan secara seksama. Dengan rangsangan di panca indera, terapi ini mengurangi rasa sedih, takut, dan cemas yang dirasakan korban bencana alam.

"Teknik ini bertujuan untuk melepaskan tegangan emosi yang dirasakan akibat mengalami gempa dan tsunami, dan merapikan kembali pemikiran dan perasaan untuk dapat bertindak menjalani kehidupan saat ini dan masa depan," ujar Veronica lagi.

Di sisi lain, korban trauma psikologis juga harus mendapatkan stabilisasi emosi. Hal ini dilakukan agar korban trauma psikologis tak terjebak dalam emosi negatif terus menerus.

"Misalnya mendongeng, bermain, bernyanyi, senam, olahraga bersama, hingga latihan bernapas yang menyenangkan," tutup Veronica.

Itulah alasan mengapa trauma healing penting bagi korban gempa Palu dan Donggala yang mengalami trauma psikologis.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Diguncang Gempa, Tanah Palu dan Donggala Tak Bisa Lagi Dihuni?

Diguncang Gempa, Tanah Palu dan Donggala Tak Bisa Lagi Dihuni?

News | Senin, 01 Oktober 2018 | 14:51 WIB

Versi BNPB, 844 Nyawa Melayang Pasca Gempa Palu Sulawesi Tengah

Versi BNPB, 844 Nyawa Melayang Pasca Gempa Palu Sulawesi Tengah

News | Senin, 01 Oktober 2018 | 14:50 WIB

18 Jenazah Korban Gempa Palu Selesai Dikubur Massal

18 Jenazah Korban Gempa Palu Selesai Dikubur Massal

News | Senin, 01 Oktober 2018 | 14:34 WIB

Pelabuhan Pantoloan Palu Dibuka untuk Pengiriman Logistik Gempa

Pelabuhan Pantoloan Palu Dibuka untuk Pengiriman Logistik Gempa

News | Senin, 01 Oktober 2018 | 14:30 WIB

Kehabisan BBM, Truk Bantuan Gempa Palu Tertahan di Parigi Moutong

Kehabisan BBM, Truk Bantuan Gempa Palu Tertahan di Parigi Moutong

News | Senin, 01 Oktober 2018 | 13:22 WIB

Kenali, Ragam Gejala Trauma Psikologis Pada Korban Gempa Palu

Kenali, Ragam Gejala Trauma Psikologis Pada Korban Gempa Palu

Health | Senin, 01 Oktober 2018 | 11:49 WIB

Terkini

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 02:22 WIB

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 21:00 WIB

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Bri | Minggu, 13 September 2026 | 20:41 WIB

×