Ajak Anak Korban Gempa Bermain, Bisa Redakan Traumanya

Silfa Humairah Utami, Firsta Nodia

Kamis, 04 Oktober 2018 | 21:15 WIB
Ajak Anak Korban Gempa Bermain, Bisa Redakan Traumanya
Raisa Saputri Ruslan, bocah perempuan berusia 4 tahun ikut menjadi korban gempa dan tsunami Kota Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (28/9) pekan lalu. [Suara.com/Lirzam Wahid]

Suara.com - Usai gempa Palu, Donggala dan sekitarnya pada Jumat lalu, kini para korban gempa masih diselimuti duka mendalam akibat kepergian salah seorang anggota keluarga mereka hingga hilangnya harta benda mereka, salah satu yang paling merasa kehilangan adalah anak-anak.

Disampaikan Liza M Djaprie, selaku Psikolog Klinis, untuk membantu meredakan trauma dan kesedihan yang dialami anak-anak korban gempa bisa dilakukan dengan mengajaknya bermain.

Menurut dia bermain yang melibatkan gerak aktif seluruh anggota badan bisa merangsang produksi hormon bahagia sehingga lambat laun anak bisa kembali ceria.

"Kesedihan mendalam bisa diluapkan dengan mengajak anak bermain. Jadi bermain merupakan salah bentuk terapi untuk merilis stres. Jadi bisa dengan ajak dia ngobrol, atau bikin lingkaran besar lalu main lompat permainan atau sesederhan cilukba bisa kita lakukan untuk meredakan kesedihan anak-anak korban gempa," ujar Liza di sela-sela temu media Mothercare di Jakarta, Jumat (4/10/2018).

Liza menambahkan, stres akibat kehilangan dan trauma mendalam layaknya es batu yang beku. Hal ini harus dicairkan dengan cara mendorong produksi hormon bahagia.

Hormon ini kata Liza bisa diproduksi jika tubuh bergerak seperti berolahraga atau bermain. Itu sebabnya Ia mengimbau bagi para relawan yang berada di daerah pengungsian untuk menghibur anak-anak dengan mengajaknya bergerak.

"Kalau bicara trauma healing saat bencana sekarang, tahap pertama itu harus dengan main-main, buat ia tertawa. Harus diajak bergerak. Jangan dibawa diam. Jadi sangat berarti sekali proses olahraga atau bermain dilakukan, jadi stres dengan sendirinya akan sirna," tambah dia.

Barulah ketika kondisi emosi sudah stabil, anak-anak bisa diajak untuk menumbuhkan kembali harapan atau motivasi untuk melanjutkan hidup. Salah satunya dengan membuat karya yang bisa diwujudkan dengan menggambar, membangun rumah dari stik es krim dan lainnya. Dari sinilah anak akan tumbuh rasa percaya diri bahwa dirinya mampu menapaki masa depan dengan semangat baru.

"Setelah bermain atau olahraga itu kita mulai merancang masa depan mereka. Kita bikin rumah dari stik es krim misalnya kemudian kita bilang rumah kalian akan terbentuk lagi. Jadi menumbuhkan harapan dan motivasi mereka bisa dengan membuat karya," tandasnya.

baca juga

Jadi apabila Anda menjadi relawan bencana gempa Palu, hibur anak-anak dengan pendekatan yang baik agar redakan traumanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cari Korban di Reruntuhan, BNPB Turunkan 25 Alat Berat

Cari Korban di Reruntuhan, BNPB Turunkan 25 Alat Berat

News | Kamis, 04 Oktober 2018 | 19:30 WIB

Basarnas Ungkap Dua Kendala Evakuasi Korban Gempa Sulteng

Basarnas Ungkap Dua Kendala Evakuasi Korban Gempa Sulteng

News | Kamis, 04 Oktober 2018 | 18:53 WIB

Minta Ikut Jokowi, Bocah Korban Gempa Palu Curhat Ibunya Tiada

Minta Ikut Jokowi, Bocah Korban Gempa Palu Curhat Ibunya Tiada

News | Kamis, 04 Oktober 2018 | 18:45 WIB

Terkini

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 23:56 WIB

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 23:23 WIB

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 22:37 WIB

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 22:16 WIB

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:15 WIB

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Health | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:32 WIB

×