Kemenkes Sebut Penanganan Gempa Palu Tak Butuh Bantuan Asing

M. Reza Sulaiman

Jum'at, 05 Oktober 2018 | 07:47 WIB
Kemenkes Sebut Penanganan Gempa Palu Tak Butuh Bantuan Asing
Petugas Basarnas membawa korban selamat gempa dan tsunami yang terjebak di dalam restoran Dunia Baru, Palu, Sulawesi Tengah, Minggu (30/9). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja]

Suara.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menilai kapasitas nasional masih mampu menangani bencana alam tsunami dan gempa Palu - Donggala, Sulawesi Tengah. Menteri Kesehatan (Menkes) Nila Moeloek menyebut saat ini, penanganan gempa Palu belum membutuhkan bantuan asing.

"Kapasitas Nasional masih mampu menangani, sehingga kita belum membutuhkan bantuan dari asing, baik tenaga kesehatan (nakes) maupun logistik kesehatan," ungkap Menkes Nila Moeloek usai mengunjungi korban bencana di Palu, dalam siaran pers yang diterima Suara.com.

Hal senada juga diungkapkan oleh Kepala Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes, dr. Ahmad Yurianto. Pria yang akrab disapa Yuri ini menyebut tenaga kesehatan yang dikerahkan untuk menangani korban gempa tidak sampai 20 persen dari kapasitas nasional.

Dikatakan Yuri, kecukupan tenaga kesehatan tidak dilihat dari berapa jumlah dokter yang dikirim. Ukuran ideal untuk menangani krisis bagi tenaga kesehatan adalah dilihat dari beban yang ditanggung.

Saat ini, ada 15 dokter spesialis bedah yang dikerahkan di Palu dan Donggala. Jumlah dokter yang ada cukup jika dibandingakan dengan kasus operasi bedah yang harus dilakukan, baik operasi bedah darurat maupun operasi bedah normal.

"Kita masih punya kekuatan besar, kalau tidak bisa ditangani di sini, kita masih punya rumah sakit tipe A di Makassar, kirim ke RS Wahidin, ahlinya juga masih banyak disana. Kalau kurang ya kita kirim lagi, masih sangat sangat cukup," jelas Yuri.

Selain tenaga kesehatan yang dianggap cukup, stok obat saat ini pun dalam kondisi aman. Hal ini dikarenakan sistem obat yang dipakai menggunakan buffer/safety stock yang dimiliki oleh instalasi farmasi, juga bantuan dari relawan, serta pencatatan dan pengeluaran yang selalu terpelihara.

Distribusi obat juga tersambung dengan sistem logistik obat nasional. Stok obat saat ini bisa dikatakan dalam kondisi aman, karena bisa langsung mengetahui mana yang kurang.

"Pedoman kita, obat harus aman untuk seminggu ke depan, nanti kalau sudah kurang tiga hari, baru kita dorong lagi" pungkasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Nonton Sambil Galang Dana, Sandiaga Uno Kumpulkan Rp 30 Juta

Nonton Sambil Galang Dana, Sandiaga Uno Kumpulkan Rp 30 Juta

News | Jum'at, 05 Oktober 2018 | 03:00 WIB

Ribuan Korban Gempa Palu Terombang-Ambing 24 Jam di Laut

Ribuan Korban Gempa Palu Terombang-Ambing 24 Jam di Laut

News | Kamis, 04 Oktober 2018 | 23:25 WIB

Ajak Anak Korban Gempa Bermain, Bisa Redakan Traumanya

Ajak Anak Korban Gempa Bermain, Bisa Redakan Traumanya

Health | Kamis, 04 Oktober 2018 | 21:15 WIB

Cari Korban di Reruntuhan, BNPB Turunkan 25 Alat Berat

Cari Korban di Reruntuhan, BNPB Turunkan 25 Alat Berat

News | Kamis, 04 Oktober 2018 | 19:30 WIB

Basarnas Ungkap Dua Kendala Evakuasi Korban Gempa Sulteng

Basarnas Ungkap Dua Kendala Evakuasi Korban Gempa Sulteng

News | Kamis, 04 Oktober 2018 | 18:53 WIB

Minta Ikut Jokowi, Bocah Korban Gempa Palu Curhat Ibunya Tiada

Minta Ikut Jokowi, Bocah Korban Gempa Palu Curhat Ibunya Tiada

News | Kamis, 04 Oktober 2018 | 18:45 WIB

Terkini

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 23:56 WIB

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 23:23 WIB

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 22:37 WIB

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 22:16 WIB

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:15 WIB

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Health | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:32 WIB

×