Hati-hati Anjing Terapi Bisa Membawa Bakteri Superbugs

Silfa Humairah Utami, Risna Halidi

Senin, 08 Oktober 2018 | 03:00 WIB
Hati-hati Anjing Terapi Bisa Membawa Bakteri Superbugs
Ilustrasi kedekatan manusia dengan anjing, kuman keras atau superbugs bisa ditularkan anjing terapi. (Shutterstock)

Suara.com - Anjing terapi dapat membawa sukacita dan rasa nyaman, tapi siapa sangka, anjing terapi juga dapat membawa kuman keras kepala atau superbugs.

Hal tersebut diutarakan oleh dokter dari Rumah Sakit Johns Hopkins di Baltimore. Mereka curiga kalau hewan seperti anjing dapat meningkatkan risiko terkena infeksi pada pasien dengan sistem kekebalan yang lemah.

Tim dokter rumah sakit lalu membuat tes dengan menggunakan empat anjing terapi yaitu Pippi, Poppy, Badger dan Winnie. Keempat anjing mengunjungi sekitar 45 anak-anak yang mendapatkan perawatan karena kanker.

Tim dokter menemukan fakta bahwa anak-anak yang menghabiskan banyak waktu bersama anjing terapi memiliki risiko 6 kali lebih besar terkena bakteri superbugs daripada anak-anak yang menghabiskan waktu lebih sedikit dengan anjing terapi.

Misalnya bakteri MRSA atau Staphylococcus aureus resisten-methicillin. MRSA biasa hidup di kulit tanpa terlihat ada gejala yang berarti.

MRSA bisa menjadi berbahaya jika memasuki aliran darah, menghancurkan katup jantung dan menyebabkan kerusakan lainnya.

Pejabat kesehatan di Amerika Serikat mengklaim kalau bakteri MRSA telah menyebabkan 11.000 kasus kematian di AS dalam setahun.

"Entah tertutup bulu halus, bulu kasar atau sisik, hewan memiliki potensi membawa kuman yang membuat orang sakit," kata Casey Barton Behravesh dari Centers for Disease Control and Prevention.

Sebelumnya diketahui bahwa hewan seperti anjing terapi dapat membantu orang pulih dari berbagai masalah kesehatan seperti mampu meredakan rasa cemas dan sedih, menurunkan tekanan darah dan mengurangi jumlah obat yang diperlukan beberapa pasien.

baca juga

Lewat studi ini, peneliti menghimbau pemilik anjing untuk selalu memandikan hewan peliharaannya dengan sampo khusus sebelum melakukan kunjungan terapi.

Mereka juga meminta agar para anjing diberi desinfeksi selama 10 sampai 20 menit sekali. "Saya benar-benar melihat betapa pentingnya anjing-anjing ini untuk para pasien. Anjing terapi dapat menghiasi hari mereka," kata Kathryn Dalton, salah satu peneliti studi.

Hasil studi anjing terapi dapat membawa kuman keras kepala atau superbugs telah dipublikasikan dalam acara pertemuan ilmiah di San Francisco.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dijilat Anjing, Kedua Kaki dan Tangan Lelaki Ini Harus Diamputasi

Dijilat Anjing, Kedua Kaki dan Tangan Lelaki Ini Harus Diamputasi

Health | Senin, 01 Oktober 2018 | 13:08 WIB

Kejaran Anjing Pacu Adrenalin Peserta MTB XCM Tanjung Lesung 2018

Kejaran Anjing Pacu Adrenalin Peserta MTB XCM Tanjung Lesung 2018

Sport | Jum'at, 28 September 2018 | 21:00 WIB

Niat Baik Selamatkan Anak Anjing, Malah Berujung Apes

Niat Baik Selamatkan Anak Anjing, Malah Berujung Apes

Tekno | Jum'at, 28 September 2018 | 20:15 WIB

Terkini

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 23:39 WIB

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 23:30 WIB

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Bogor | Jum'at, 25 September 2026 | 23:14 WIB

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 22:55 WIB

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 22:35 WIB

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:33 WIB

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 22:30 WIB

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bri | Jum'at, 25 September 2026 | 22:27 WIB

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:25 WIB

Menang 2-0 atas Singapura, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket

Menang 2-0 atas Singapura, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 22:13 WIB

×