7 Anak Lumpuh di Papua, Kemenkes Tegaskan Bukan karena Polio

M. Reza Sulaiman

Rabu, 24 Oktober 2018 | 07:58 WIB
7 Anak Lumpuh di Papua, Kemenkes Tegaskan Bukan karena Polio
Kemenkes sebut kasus anak lumpuh di Papua bukan karena polio. (Shutterstock)

Suara.com - 7 Orang anak di Papua diketahui mengalami lumpuh. Meski begitu, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menegaskan bahwa kelumpuhan tersebut bukan disebabkan oleh polio.

Dilansir ANTARA, Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) dr. Anung Sugihantono, M.Kes, memastikan lumpuh yang dialami 7 anak di papua bukan karena polio, melainkan karena penyakit lumpuh layu akut (AFM).

Penyakit serupa juga pernah membuat heboh tahun lalu, di mana 18 anak mengalami kelumpuhan yang disebabkan oleh penyakit AFM. AFM sendiri merupakan penyakit yang menyerang sistem saraf karena sebab yang belum diketahui hingga saat ini.

Ia tak menampik bahwa memang ada risiko penularan wabah polio dari Papua Nugini ke Papua dan Papua Barat. Karena itu, upaya pencegahan pun sudah dilakukan, di antaranya dengan memberikan imunisasi tambahan.

"Per 17 Oktober, imunisasi di Papua diberikan dengan vaksin MRP, MR dan polio," ujar Anung.

Pesan senada juga disampaikan oleh Menteri Kesehatan Nila Moeloek. Wabah polio yang menyebar di Papua Nugini harus disikapi dengan hati-hati agar tak menular ke Indonesia.

"Untuk polio, Indonesia sudah bebas. Tapi tentu harus hati-hati karena di Papua Nugini sedang terjadi KLB," katanya.

Diberitakan sebelumnya, wabah AFM juga sedang terjadi di Amerika Serikat. Data terbaru dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat, menyebut ada 62 kasus AFM yang terkonfirmasi, dan 172 kasus yang dicurigai dan membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut.

AFM merupakan penyakit yang menyerang saraf tulang belakang. Penyakit ini membuat pengidapnya kehilangan kemampuan untuk bergerak alias lumpuh.

baca juga

AFM rentan menyerang anak-anak di bawah 18 tahun. Populasi terbesar yang mengidap penyakit ini adalah anak-anak berusia di bawah 4 tahun. [ANTARA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Wow Tommy Soeharto Mau Bangun Universitas Antariksa di Papua

Wow Tommy Soeharto Mau Bangun Universitas Antariksa di Papua

News | Selasa, 23 Oktober 2018 | 15:09 WIB

4 Fakta Penting Soal AFM, Penyakit Mirip Polio yang Bikin Lumpuh

4 Fakta Penting Soal AFM, Penyakit Mirip Polio yang Bikin Lumpuh

Health | Senin, 22 Oktober 2018 | 15:00 WIB

Muncul Penyakit Misterius Mirip Polio di Amerika Serikat

Muncul Penyakit Misterius Mirip Polio di Amerika Serikat

Health | Senin, 22 Oktober 2018 | 12:18 WIB

Wabah Polio Serang Papua Nugini, Kemenkes RI Waspadai Penularan

Wabah Polio Serang Papua Nugini, Kemenkes RI Waspadai Penularan

Health | Jum'at, 19 Oktober 2018 | 10:15 WIB

Pertama Dalam 18 Tahun, Wabah Polio Serang Papua Nugini

Pertama Dalam 18 Tahun, Wabah Polio Serang Papua Nugini

Health | Jum'at, 19 Oktober 2018 | 08:07 WIB

Terkini

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

×