Wabah Polio Serang Papua Nugini, Kemenkes RI Waspadai Penularan

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Jum'at, 19 Oktober 2018 | 10:15 WIB
Wabah Polio Serang Papua Nugini, Kemenkes RI Waspadai Penularan
Imunisasi polio penting untuk cegah penularan wabah polio dari Papua Nugini. (Shutterstock)

Suara.com - Wabah polio menyerang anak-anak dan balita di Papua Nugini, dengan sedikitnya satu orang dilaporkan meninggal dunia. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI pun sudah mewaspadai adanya risiko penularan.

Direktur Jenderal Pencegahan dan Penularan Penyakit (P2P) Kemenkes RI, dr. Anung Sugihantono, M.Kes, mengakus sudah mengetahui adanya wabah polio yang merebak di Papua Nugini.

Anung mengatakan risiko penularan wabah polio dari Papua Nugini cukup besar, mengingat letak Papua Nugini yang bersebelehan dengan provinsi Papua di bagian timur Indonesia.

"Risiko cukup besar ya, karena ada kedekatan budaya, kultur, dan genetik, juga faktor belum optimalnya cakupan imunisasi," tutur Anung saat dihubungi Suara.com, Jumat (19/10/2018).

Tindakan pencegahan risiko penularan wabah pun sudah dilakukan oleh Kemenkes RI sejak beberapa bulan lalu. Salah satunya adalah dengan meningkatkan cakupan imunisasi polio.

"Kami melakukan imunisasi polio bersamaan dengan imunisasi MR di seluruh kabupaten/Kota di Papua dengan perhatian khusus di 5 kabupaten perbatasan, yakni Jayapura, Keerom, Given Digul, Merauke dan Pegunungan Bintang," tambah Anung lagi.

Beberapa upaya lain yang juga sudah dilakukan antara lain melakukan surveilans AFP secara ketat dan berkesinambungan, melakukan hospital record review di RSUD dan RS swasta, serta melakukan advokasi ke masyarakat untuk pencegahan.

Salah satu upaya unik lainnya yang dilakukan Kemenkes adalah mendayagunakan tim Kijang (kaki telanjang) yang bertujuan memperluas jangkauan surveilans dan imunisasi hingga ke pelosok Papua.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pertama Dalam 18 Tahun, Wabah Polio Serang Papua Nugini

Pertama Dalam 18 Tahun, Wabah Polio Serang Papua Nugini

Health | Jum'at, 19 Oktober 2018 | 08:07 WIB

Daging Babi Tercampur Makanan Pasien di RSUD Bikin Geger

Daging Babi Tercampur Makanan Pasien di RSUD Bikin Geger

News | Selasa, 09 Oktober 2018 | 20:44 WIB

Kemenkes Sebut Penanganan Gempa Palu Tak Butuh Bantuan Asing

Kemenkes Sebut Penanganan Gempa Palu Tak Butuh Bantuan Asing

Health | Jum'at, 05 Oktober 2018 | 07:47 WIB

Sri Mulyani Geram, 6 Pejabat Pajak di Ambon dan Papua Terima Suap

Sri Mulyani Geram, 6 Pejabat Pajak di Ambon dan Papua Terima Suap

Bisnis | Kamis, 04 Oktober 2018 | 15:47 WIB

Kena OTT, 6 Pejabat Pajak Ambon dan Papua Tiba ke KPK

Kena OTT, 6 Pejabat Pajak Ambon dan Papua Tiba ke KPK

News | Kamis, 04 Oktober 2018 | 12:46 WIB

Terkini

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 12:19 WIB

15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak

15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 10:06 WIB

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB