Ingin Kulit Putih Tapi Pakai Produk Steroid, Ini Bahayanya

Silfa Humairah Utami

Sabtu, 27 Oktober 2018 | 05:00 WIB
Ingin Kulit Putih Tapi Pakai Produk Steroid, Ini Bahayanya
Ilustrasi ingin kulit putih pakai produk steroid. (Shutterstock)

Suara.com - Perempuan Indonesia masih menganggap bahwa kulit putih adalah standar kecantikan yang paling ideal, maka, tidak heran berbagai cara instan dilakukan untuk memiliki kulit putih impian secepat membalikkan telapak tangan bahkan memilih produk yang mengandung steroid.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) hampir setiap tahun menyita banyak produk kosmetik ilegal dan mengandung bahan berbahaya. Dari banyak produk kosmetik yang diamankan, sebagian besar di antaranya adalah krim pemutih kulit yang mengandung steroid dilansir Hello Sehat.

Steroid, juga dikenal dengan kortikosteroid, sebenarnya adalah obat untuk mengatasi reaksi peradangan pada tubuh. Obat steroid bekerja dengan cara menyempitkan pembuluh kapiler dan menekan sistem kekebalan tubuh yang bekerja secara berlebihan. Obat steroid tersedia dalam banyak jenis, mulai dari obat minum, topikal (obat oles), suntik, hingga hirup.

Dokter sering meresepkan krim steroid spesifik hanya untuk mengobati masalah kulit, seperti dermatitis numularis, dermatitis atopik, dermatitis kontak alergi dan iritan, psoriasis, penyakit bulosa, dan lain sebagainya.

Steroid topikal (obat oles) langsung bisa menargetkan area yang bermasalah dan dinilai memiliki efek samping yang lebih ringan daripada steroid oral.

Perlu dipahami dulu bahwa krim steroid murni yang ditujukan sebagai obat kulit legal beredar di Indonesia karena memiliki izin BPOM. Lain ceritanya dengan krim pemutih wajah yang bersteroid.

Krim steroid TIDAK BOLEH ditambahkan dalam krim perawatan kulit wajah yang tujuannya adalah estetika alias kecantikan. Sayangnya, akhir-akhir ini banyak sekali pihak-pihak yang menyalahgunakan pemakaian steroid ini.

Mereka mengklaim bahwa krim steroid dapat memutihkan kulit. Padahal kenyataannya, perubahan warna kulit yang terjadi itu adalah wujud dari efek samping steroid yang digunakan sembarangan di luar tujuan pengobatan.

Efek samping yang paling mudah dilihat dan paling sering muncul, yaitu:

baca juga

-Wajah sensitif, mudah merah bila kena matahari bahkan hanya dalam paparan yang sangat sebentar atau sangat minimal.
-Muncul gurat-gurat merah keunguan di wajah, disebabkan karena adanya pelebaran pada pembuluh darah di kulit bagian atas.
-Hipertrikosis, yaitu munculnya rambut-rambut halus di wajah, rambut halus yang tadinya tipis tampak semakin jelas, bulu kumis diatas bibir semakin jelas, batas rambut di dahi juga makin maju/turun.
-Biasanya efek samping di atas muncul jika Anda menggunakan krim yang mengandung steroid dalam dosis tinggi dan digunakan dalam jangka panjang.

Tidak semua orang otomatis akan mengalami efek samping tersebut. Kulitnya mungkin terlihat makin bagus, tidak kemerahan, dan tidak menunjukkan tanda-tanda alergi.

Namun satu yang pasti, efek samping krim pemutih untuk mendapatkan kulit putih namun mengandung steroid justru akan membahayakan kesehatan Anda, terutama pada organ dalam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Cara Pakai Tabir Surya yang Benar, Supaya Kulit Tidak Gosong

Ini Cara Pakai Tabir Surya yang Benar, Supaya Kulit Tidak Gosong

Lifestyle | Minggu, 21 Oktober 2018 | 17:15 WIB

2 Cara Alami Bisa Mengencangkan Kulit, Bisa Dilakukan di Rumah

2 Cara Alami Bisa Mengencangkan Kulit, Bisa Dilakukan di Rumah

Health | Kamis, 18 Oktober 2018 | 17:08 WIB

Ini Sederet Bahaya Gunakan Krim Wajah yang Mengandung Merkuri

Ini Sederet Bahaya Gunakan Krim Wajah yang Mengandung Merkuri

Health | Rabu, 17 Oktober 2018 | 14:02 WIB

Terkini

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Video | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:00 WIB

×