Hapus Stigma, 4 Pengidap HIV Sukses Finish di Jakarta Marathon

M. Reza Sulaiman

Selasa, 30 Oktober 2018 | 06:15 WIB
Hapus Stigma, 4 Pengidap HIV Sukses Finish di Jakarta Marathon
4 Pengidap HIV berhasil finish Jakarta Marathon. (Shutterstock)

Suara.com - Stigma terhadap pengidap human immunodeficiency (HIV) yang dianggap lemah dan tak berdaya pupus di tangan4 orang ini. Mereka berhasil mengikuti lomba lari Jakarta Marathon hingga selesai.

Sebanyak 16.500 peserta mengikuti Jakarta Marathon pada Minggu, 28 Oktober 2018 lalu. Dari belasan ribu peserta, 4 orang di antaranya merupakan pengidap HIV.

Ya, Eva Dewi, Tri Eklas Tesa, Sepi Maulana Ardiansyah, dan Ade Fikran merupakan pejuang HIV yang mengikuti Jakarta Marathon untuk merealisasikan sebuah kampanye #SayaBerani dalam rangka memperingati Hari AIDS Sedunia pada 1 Desember 2018 mendatang.

Eva Dewi, ibu dari tiga anak ini berhasil selesaikan lari marathon sejauh 10 km. Pada tahun 2014, Eva mengetahui status HIV-nya, dan dua tahun kemudian ia memutuskan untuk membuka statusnya secara umum dalam sebuah acara publik di Kedutaan Perancis.

Eva tergolong aktif berolahraga. Tidak hanya untuk tetap sehat, namun juga untuk menunjukkan bahwa pejuang HIV berhak sehat dan dapat melakukan hal yang sama dengan orang lain. Sebagai seorang relawan sekaligus pelatih sepakbola dan tinju anak dan perempuan, ia berlari dalam Jakarta Marathon untuk menggalang dana program Jagoan Bintang yang merupakan program untuk anak dengan HIV di organisasi Rumah Cemara.

Sepi Maulana Adriansyah, yang akrab disapa Davi, sudah menjadi aktivis dalam program penanggulangan HIV di Indonesia selama 7 tahun terakhir. Keterlibatannya dalam program penanggulangan HIV dimulai sejak ia mengetahui status HIV-nya di usia 19 tahun. Davi berhasil menyelesaikan half marathon sejauh 21 km dengan waktu 3,5 jam.

"Saya memulai marathon ini dengan keyakinan penuh bahwa saya pasti akan melewati garis finish. Memang tidak mudah, bahkan saya sempat mengalami keram di lulut saya, tapi tantangan yang saya hadapi sama dengan peserta marathon lainnya dan tidak ada hubungannya dengan status HIV saya," ujar Davi.

Ade Fikran dan Tri Eklas Tesa juga merupakan aktivis sekaligus relawan yang membantu penggalan dana untuk pejuang HIV. Tesa merupakan salah satu rekan pelari ODHA yang akan mengikuti full marathon (42 km) pada ajang Jakarta Marathon 2018.

"HIV bukan lagi penyakit mematikan yang tidak ada obatnya. Dengan konsumsi obat ARV, saya bisa hidup sehat dan produktif. Bahkan, saya berhasil menyelesaikan half marathon di ajang seperti ini," ujar Fikran yang sudah mengikuti terapi ARV sejak tahun 2014.

baca juga

Krittayawan Tina Boonto, Direktur UNAIDS Indonesia di Jakarta, menyebut partisipasi pejuang HIV dalam Jakarta Marathon 2018 dapat mematahkan mitos dan stigma soal HIV-AIDS,

“Harapan saya adalah bahwa dengan kegiatan seperti ini, orang dengan HIV yang belum memulai terapi ARV dapat mengetahui manfaat obat ini dan segera memulainya," tutup Tina. [Nadila Nurwijayantri]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Seorang Warga Mendadak Tewas Saat Ikut Jakarta Marathon

Seorang Warga Mendadak Tewas Saat Ikut Jakarta Marathon

News | Minggu, 28 Oktober 2018 | 13:56 WIB

Cina Alami Peningkatan Kasus HIV - AIDS

Cina Alami Peningkatan Kasus HIV - AIDS

Health | Senin, 08 Oktober 2018 | 11:55 WIB

Tips Dokter untuk Cegah Risiko Tertular HIV dari Perawatan Facial

Tips Dokter untuk Cegah Risiko Tertular HIV dari Perawatan Facial

Health | Kamis, 27 September 2018 | 20:15 WIB

Ramai Dibahas Perawatan Facial Sebabkan HIV, Apa Kata Dokter?

Ramai Dibahas Perawatan Facial Sebabkan HIV, Apa Kata Dokter?

Health | Kamis, 27 September 2018 | 16:36 WIB

Lawan Stigma, Empat Pejuang HIV Ikut Jakarta Marathon 2018

Lawan Stigma, Empat Pejuang HIV Ikut Jakarta Marathon 2018

Health | Kamis, 20 September 2018 | 18:18 WIB

Terkini

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:45 WIB

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:19 WIB

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:30 WIB

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:27 WIB

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Banten | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:15 WIB

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:09 WIB

PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak

PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:05 WIB

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:01 WIB

×