Tips Dokter untuk Cegah Risiko Tertular HIV dari Perawatan Facial

M. Reza Sulaiman

Kamis, 27 September 2018 | 20:15 WIB
Tips Dokter untuk Cegah Risiko Tertular HIV dari Perawatan Facial
Dokter membagikan tips untuk menghindari risiko infeksi HIV dari perawatan facial. (Shutterstock)

Suara.com - Viral di media sosial cerita seorang netizen yang mengaku tertular human immunodeficiency virus (HIV) karena melakukan perawatan facial. Dokter pun memberikan tips untuk menghindari risiko tersebut.

Dr. dr. I Gusti Nyoman Darmaputra, Sp.KK, FINSDV, pemilik klinik kecantikan DNI Skin Centre, mengatakan segala tindakan medis, baik perawatan facial atau lainnya, yang melibatkan darah dan sisa darah dari pasien sebelumnya, berisiko menularkan HIV.

"Namun menularnya tidak semudah itu, masih ada faktor-faktor lain yang berperan, seperti jumlah virus di darah pasien, darah yang masuk ke tubuh pasien, sterilisasi alat medis, dan lain-lain," ungkap Darma, begitu ia biasa disapa, kepada Suara.com, Kamis (27/9/2018).

Dikatakan Darma, risiko infeksi HIV saat perawatan facial muncul karena jarum yang digunakan untuk mengeluarkan komedo, digunakan oleh banyak pasien tanpa dilakukan sterilisasi. Karena itu, pasien harus memastikan klinik kecantikan yang dikunjunginya melakukan sterilisasi dengan baik ke alat medis yang digunakan.

"Untuk membunuh virus HIV, tidak cukup hanya menggunakan sterilasator ozone, sebaiknya juga dilakukan teknik-teknik desinfeksi tingkat tinggi agar dapat membunuh virus secara tuntas," ujarnya lagi.

Kedua, pastikan perawatan facial dilakukan oleh dokter dan tenaga medis yang kompeten. Dalam hal ini, sebaiknya lakukan perawatan facial di dokter spesialis kulit dan kelamin atau dokter spesialis bedah plastik.

Ketiga, pasien juga bisa menanyakan proses sterilisasi yang digunakan klinik kecantikan. Dikatakan Darma, penerapan universal precaution atau cara pencegahan yang sudah menjadi pedoman WHO untuk mencegah penularan penyakit harus dilakukan dengan benar.

"Penggunaan cairan antiseptik dan desinfeksi yang benar pada kulit pasien sebelum melakukan tindakan juga sangat penting untuk mencegah penularan penyakit," tambah Ketua HIPMI Bali ini lagi,

Terakhir, Darma meminta masyarakat untuk lebih jeli memerhatikan jarum dan alat medis yang digunakan untuk perawatan facial. Pastikan jarum yang digunakan baru dan hanya digunakan untuk satu kali pemakaian.

baca juga

"Perhatikan cara memproses atau steriliasi yang digunakan di klinik, karena walau terlihat bersih, belum tentu bebas penyakit. Dan yang utama, pastikan dihandle oleh dokter atau tenaga medis yang kompeten," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ramai Dibahas Perawatan Facial Sebabkan HIV, Apa Kata Dokter?

Ramai Dibahas Perawatan Facial Sebabkan HIV, Apa Kata Dokter?

Health | Kamis, 27 September 2018 | 16:36 WIB

Rasakan Perawatan Tubuh Peraih Penghargaan di Sini

Rasakan Perawatan Tubuh Peraih Penghargaan di Sini

Press Release | Minggu, 23 September 2018 | 12:54 WIB

Awas, Ada Efek Samping Gunakan Produk Mengandung Vitamin C

Awas, Ada Efek Samping Gunakan Produk Mengandung Vitamin C

Health | Jum'at, 21 September 2018 | 17:22 WIB

Lawan Stigma, Empat Pejuang HIV Ikut Jakarta Marathon 2018

Lawan Stigma, Empat Pejuang HIV Ikut Jakarta Marathon 2018

Health | Kamis, 20 September 2018 | 18:18 WIB

Ayushita Akui Belajar Banyak Cara Merawat Kulit dari sang Kakek

Ayushita Akui Belajar Banyak Cara Merawat Kulit dari sang Kakek

Lifestyle | Sabtu, 01 September 2018 | 07:48 WIB

Yuk, Coba Perawatan Berbasis Tes DNA Lewat Air Liur!

Yuk, Coba Perawatan Berbasis Tes DNA Lewat Air Liur!

Lifestyle | Minggu, 05 Agustus 2018 | 16:17 WIB

Terkini

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:52 WIB

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 22:43 WIB

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:35 WIB

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Bola | Minggu, 20 September 2026 | 22:24 WIB

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:45 WIB

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:32 WIB

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:18 WIB

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Video | Minggu, 20 September 2026 | 21:01 WIB

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 20:58 WIB

×