Makan Buah Asam Bisa Merusak Gigi, Konsumsi dengan Cara ini

Silfa Humairah Utami | Suara.com

Selasa, 06 November 2018 | 15:33 WIB
Makan Buah Asam Bisa Merusak Gigi, Konsumsi dengan Cara ini
Makan buah asam bisa merusak gigi, Kkonsumsi dengan cara ini. (Instagram)

Suara.com - Tahukah Anda mengonsumsi buah-buahan yang rasanya asam bisa membuat gigi rusak, jadi bukan makanan manis saja yang bikin gigi berlubang.

Kandungan pH asam dalam beberapa buah dapat mengikis mineral alami yang membentuk enamel. Enamel (email) adalah lapisan paling keras dan terluar gigi, yang bisa Anda lihat ketika bercermin. Proses pengikisan ini disebut erosi gigi dilansir Hello Sehat.

Menurut penelitian, pH yang dapat merusak gigi adalah sama dengan atau di bawah 5,5. Contoh buah asam yang dapat merusak gigi adalah lemon karena buah kuning ini punya tingkat keasaman yang tinggi. Buah lain yang berisiko merusak gigi adalah anggur, nanas, mangga, jeruk, dan buah-buahan lain yang rasanya sangat asam.

Risiko gigi rusak hanya terjadi jika Anda terus-terusan makan buah asam dengan porsi yang berlebihan.

Seberapa cepat kerusakan gigi yang terjadi setelahnya juga tergantung pada bagaimana cara Anda memakannya. Gigi bisa cepat rusak jika buah dikonsumsi dengan cara diisap atau dikunyah langsung dari potongan buahnya. Minum jus jeruk pakai sedotan, misalnya, tidak akan begitu berdampak pada gigi.

Meski buah asam berisiko menyebabkan gigi rusak, bukan berarti Anda jadi sama sekali menghindari makan buah. Buah-buahan tersebut tetap penting manfaatnya untuk menjaga kesehatan tubuh.

Berikut tips sehat makan buah asam agar Anda tetap bisa mendapat manfaatnya, sembari melindungi kesehatan gigi:

Konsumsi buah asam dalam bentuk jus lebih baik daripada bentuk utuhnya

Membuat jus buah dengan tdiak menambahkan banyak gula. Paduan rasa asam buah dan manis gula juga dapat membuat gigi rusak.

Pilih waktu makan buah yang tepat

Lebih baik makan buah asam di waktu makan utama (sarapan, makan siang, atau makan malam). Hindari makan buah asam sebagai camilan.

Jangan lama-lama makan buah asam

Terlalu lama mengunyah atau membiarkan buah asam di dalam mulut akan semakin meningkatkan efek pengikisan email gigi.

Kumur air putih setelah makan buah asam

Minum susu segar juga dapat dijadikan pilihan cara menjaga kesehatan gigi setelah makan buah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Buah Belum Matang Tapi Kaya Nutrisi, Ini Manfaat Pisang Hijau Lho

Buah Belum Matang Tapi Kaya Nutrisi, Ini Manfaat Pisang Hijau Lho

Lifestyle | Senin, 05 November 2018 | 16:00 WIB

Ini Alasan Sayur dan Buah Lokal Lebih Baik untuk Kesehatan

Ini Alasan Sayur dan Buah Lokal Lebih Baik untuk Kesehatan

Health | Kamis, 25 Oktober 2018 | 19:38 WIB

Manfaat Tersembunyi Buah Labu: Jaga Mata Hingga Lawan Infeksi

Manfaat Tersembunyi Buah Labu: Jaga Mata Hingga Lawan Infeksi

Health | Kamis, 18 Oktober 2018 | 19:19 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB