Apa Sih Hebatnya Berobat ke Luar Negeri? Yuk Intip 5 Tips Ini

Ade Indra Kusuma | Vessy Dwirika Frizona | Suara.com

Rabu, 07 November 2018 | 14:41 WIB
Apa Sih Hebatnya Berobat ke Luar Negeri? Yuk Intip 5 Tips Ini
Ilustrasi berobat ke luar negeri [shutterstock]

Suara.com - Berobat ke luar negeri masih menjadi pilihan masyarakat Indonesia hingga saat ini. Mereka adalah orang-orang yang dengan sengaja melintasi benua dan negara lain untuk tujuan berobat atau memperoleh layanan medis. 

Bagi Anda yang sedang mempertimbangkan untuk berobat atau melakukan perawatan medis ke luar negeri, alangkah baiknya mengetahui apa saja kelebihan berobat ke luar negeri. Berdasarkan informasi yang dirilis Medical Travel News go.care, berikut 5 kelebihan berobat ke luar negeri.

Biaya pengobatan cenderung lebih murah

Biaya menjadi pertimbangan utama yang membuat banyak orang memilih berobat ke luar negeri. Mungkin banyak orang beranggapan bahwa berobat ke luar negeri akan menghabiskan biaya yang cukup besar. Padahal, jika dihitung secara rinci total biaya pengobatan yang dikeluarkan bisa lebih murah. Bahkan, pasien bisa menghemat biaya sekitar 30-80 persen.

Hal tersebut yang membuat banyak orang berobat ke luar negeri, karena biaya perjalanan, biaya pengobatan, serta akomodasi di negara tujuan yang cenderung lebih murah dibandingkan di negara asal mereka. Namun, tentu saja ini tergantung pada negara yang dituju, jenis perawatan medis yang dilakukan, dan pasien menggunakan asuransi kesehatan atau tidak.

Pelayanan kesehatan dilakukan segera

Di Amerika Serikat, Inggris, atau negara-negara berkembang lainnya, termasuk Indonesia, pasien terkadang kerap dibuat menunggu berbulan-bulan untuk bisa mendapatkan tindakan pengobatan atau perawatan medis yang diinginkan.

Inilah yang membuat mereka memilih untuk mencari pilihan kedua dengan berobat ke luar negeri karena merasa terlalu lama menunggu dan tidak nyaman dengan pelayanan kesehatan di dalam negeri sendiri. Sementara, di luar negeri, terutama di negara tujuan berobat, para pasien justru diutamakan untuk mendapatkan tindakan pengobatan dengan segera.

Dokter dan staf medis berpengalaman

Rumah sakit di luar negeri, terutama yang sudah memiliki akreditasi internasional, umumnya memiliki banyak dokter ahli hingga tenaga medis yang menawarkan layanan perawatan kesehatan untuk pasien dari negara lain. Bahkan, tak sedikit pula para dokter ahli dan tenaga medis yang sudah mengantongi sertifikat keahlian internasional dengan segudang pengalaman. Hal ini yang membuat jaminan pelayanan dan perawatan medis lebih intensif pun bisa didapatkan oleh para pasien internasional.

Fasilitas dan teknologi medis yang canggih

Selain memiliki dokter dan tenaga medis yang tersertifikasi dan berpengalaman, sejumlah rumah sakit di luar negeri mempunyai fasilitas dan teknologi medis yang canggih. Faktor kecanggihan teknologi kesehatan di luar negeri ini yang menjadi keuntungan para pasien asing berobat ke luar negeri.

Dengan fasilitas tersebut, proses rawat inap dan tindakan pengobatan pun tentu akan menjadi lebih optimal. Tak ayal pasien asing memilih untuk berobat ke luar negeri dibandingkan di negeri sendiri, dengan harapan bisa segera sembuh total dari penyakit yang diderita.

Manfaatkan waktu sambil jalan-jalan

Meski sedang melakukan perawatan medis, tetapi keuntungan lain yang didapat adalah pasien bisa memanfaatkan waktu sambil jalan-jalan. Tak jarang beberapa pasien dengan perawatan medis tertentu, seperti perawatan gigi atau kecantikan, justru menantikan waktu tindakan perawatan medis sambil jalan-jalan menikmati negara yang dituju.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Minat Masyarakat Indonesia Berobat ke Malaysia Semakin Tinggi

Minat Masyarakat Indonesia Berobat ke Malaysia Semakin Tinggi

Press Release | Rabu, 24 Oktober 2018 | 15:43 WIB

Wajib Tahu, Tips Bebas Jenuh dan Stres saat Travelling!

Wajib Tahu, Tips Bebas Jenuh dan Stres saat Travelling!

Lifestyle | Rabu, 24 Oktober 2018 | 08:10 WIB

Terkini

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB