Langit Kelabu Bisa Bikin Depresi, Begini Penjelasannya

Vania Rossa

Rabu, 07 November 2018 | 18:08 WIB
Langit Kelabu Bisa Bikin Depresi, Begini Penjelasannya
Ilustrasi perempuan stres atau depresi. (Shutterstock)

Suara.com - Pernahkah kamu merasa tak semangat saat keluar rumah dan mendapati cuaca sedang mendung? Kalau ya, mungkin kamu mengalami sejenis depresi yang disebut Seasonal Affective Disorders (SAD). Ini adalah semacam gangguan mood musiman yang banyak menyerang warga Inggris selama musim dingin.

Inggris dikenal sebagai negara dengan langit yang hampir selalu kelabu sepanjang tahun. Dan menjelang musim dingin, kondisi semakin muram dan memunculkan SAD yang juga dikenal sebagai depresi musim dingin.

Depresi ini ditunjukkan dengan sejumlah gejala psikologis, termasuk sifat lekas marah dan suasana hati buruk yang berlangsung terus-menerus.

Meski dikenal sebagai depresi musim dingin, SAD juga sangat mungkin dialami ketika cuaca cerah atau musim panas.

Soal penyebab pasti SAD tidak diketahui, tetapi ada beberapa teori mengapa beberapa orang memiliki kecenderungan untuk mengalami depresi yang dipengaruhi oleh cuaca ini. Beberapa di antaranya, seperti dilansir dari The Independent, tingkat serotonin yang rendah, penyakit fisik, jam biologis tubuh yang terganggu, dan perubahan dalam diet atau pengobatan.

Juga diduga bahwa orang dengan SAD mungkin memiliki tingkat melatonin yang lebih tinggi, hormon yang dihasilkan oleh otak yang membuat kita merasa lelah, yang dapat membuat penderita SAD terus-menerus merasa lelah.

Gejala depresi ini bervariasi antar setiap orang, tetapi menurut National Health Service, gejalanya meliputi suasana hati yang buruk dan berlangsung terus-menerus, hilangnya kesenangan dalam kegiatan sehari-hari, merasa lesu, tidur lebih lama dari biasanya, dan ingin makan karbohidrat.

Beberapa orang mungkin juga mengalami perasaan bersalah, putus asa, dan tidak berharga.

Jika Anda merasa memiliki masalah dengan depresi yang terkait kondisi cuaca ini, atau ada di antara anggota keluarga Anda mengalaminya, perawatan yang bisa dilakukan adalah terapi berbicara, seperti konseling dan terapi perilaku kognitif, serta terapi cahaya di mana penderita diberikan paparan cahaya yang berasal dari sebuah kotak cahaya.

baca juga

Pemberian resep antidepresan, seperti inhibitor reuptake serotonin selektif, yang juga digunakan untuk mengobati gangguan panik dan sejumlah fobia, mungkin akan diperlukan. Obat ini bekerja dengan cara meningkatkan kadar serotonin di otak, yang pada penderita SAD diketahui jumlahnya sangat kurang.

Perubahan gaya hidup, seperti berolahraga secara teratur, makan makanan yang sehat, dan mendapatkan paparan sinar matahari alami sebanyak mungkin dengan selalu berusaha duduk di dekat jendela atau jalan-jalan di luar rumah, mungkin juga bisa membantu mengatasi kondisi depresi ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Benarkah Depresi Bisa Pengaruhi Nafsu Makan?

Benarkah Depresi Bisa Pengaruhi Nafsu Makan?

Health | Rabu, 07 November 2018 | 17:41 WIB

Ternyata Bad Mood Itu Menular Lho, Ini Cara Mengatasinya

Ternyata Bad Mood Itu Menular Lho, Ini Cara Mengatasinya

Lifestyle | Selasa, 30 Oktober 2018 | 15:00 WIB

Awkarin Jujur Kena Mental Illness, Yuk Intip Gejalanya

Awkarin Jujur Kena Mental Illness, Yuk Intip Gejalanya

Health | Jum'at, 26 Oktober 2018 | 18:52 WIB

Terkini

Duka di Cikarang Utara: Ayah dan Anak Tewas Usai Ledakan Tabung Gas Hanguskan Rumah

Duka di Cikarang Utara: Ayah dan Anak Tewas Usai Ledakan Tabung Gas Hanguskan Rumah

Jabar | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:36 WIB

Sapu Bersih 40 Suara! Emil Dardak Kembali Pimpin Demokrat Jatim Secara Aklamasi

Sapu Bersih 40 Suara! Emil Dardak Kembali Pimpin Demokrat Jatim Secara Aklamasi

News | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Tembus Rp189 Miliar! Data PPATK Bongkar Transaksi Judi Daring Warga dan ASN di Lebak

Tembus Rp189 Miliar! Data PPATK Bongkar Transaksi Judi Daring Warga dan ASN di Lebak

Banten | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:23 WIB

Maba UII Langsung Juara Campus League, Alfira Deanika Tundukkan Unggulan UNESA

Maba UII Langsung Juara Campus League, Alfira Deanika Tundukkan Unggulan UNESA

Jawa Tengah | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Menyambangi Tebuireng, Tradisi Ziarah dan Suka Cita Warga NU Jelang Muktamar Ke-35

Menyambangi Tebuireng, Tradisi Ziarah dan Suka Cita Warga NU Jelang Muktamar Ke-35

Jatim | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Momentum HAPERNAS 2026, Perumnas Serahterimakan Hunian kepada Lebih dari 530 Konsumen

Momentum HAPERNAS 2026, Perumnas Serahterimakan Hunian kepada Lebih dari 530 Konsumen

Jabar | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bila Mufakat Buntu, Sidang Pleno III Muktamar Ke-35 NU Sepakati Opsi Voting

Bila Mufakat Buntu, Sidang Pleno III Muktamar Ke-35 NU Sepakati Opsi Voting

Jatim | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bahtsul Masail di Muktamar NU Sepakat Kripto Boleh Ditransaksikan

Bahtsul Masail di Muktamar NU Sepakat Kripto Boleh Ditransaksikan

Bisnis | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:01 WIB

Batas Aman BPA Diperketat! BPOM Resmikan Aturan Baru Kemasan Galon Guna Ulang

Batas Aman BPA Diperketat! BPOM Resmikan Aturan Baru Kemasan Galon Guna Ulang

Banten | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Pabrik Styrofoam di Cileungsi Ludes Terbakar, Percikan Las Hanguskan Bangunan Hingga 7 Mobil

Pabrik Styrofoam di Cileungsi Ludes Terbakar, Percikan Las Hanguskan Bangunan Hingga 7 Mobil

Bogor | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 22:51 WIB

×