Remaja Mabuk Air Pembalut, Orangtua Kini Harus Melek soal NAPZA

Ade Indra Kusuma

Jum'at, 09 November 2018 | 14:13 WIB
Remaja Mabuk Air Pembalut, Orangtua Kini Harus Melek soal NAPZA
ilustrasi pembalut [shutterstock]

Suara.com - Penyalahgunaan NAPZA dikalangan anak dan remaja sangat memprihatinkan sekrang ini. Baru-baru ini masyarakat Indonesia dihebohkan dengan kabar soal remaja di Jawa Tengah yang mengonsumsi air rebusan pembalut untuk mendapatkan sensasi 'fly' atau mabuk.

Berita ini pun sampai ke telinga Menteri Kesehatan Nila F Moeloek, menurut Menkes Nila, penyalahgunaan ini mungkin saja disebabkan oleh kandungan gel di dalam pembalut.

Pencegahan dini sangat dibutuhkan kerjasama antara orangtua, guru dan masyarakat. Orangtua memang sangat berperan penting karena pendidikan awal berasal dai dalam rumah.

Psikolog Inez Kristanti MPsi menjelaskan, pemberian kebebasan yang beratnggungjawab sangat penting khususnya anak yang memasuki masa remaja. 

"Remaja itu masa yang penuh keingintahuan, sehingga mereka cenderung terdorong untuk mencoba hal-hal baru. Yang menjadi masalah adalah ketika hal baru tersebut justru berdampak negatif untuk si remaja, salah satunya dengan mencoba mabuk dengan air rebusan pembalut ini," ujarnya saat dihubungi Suara.com lewat Whatsapp, Jumat (9/11/2018)

Sebagai orangtua yang melihat berita tersebut, wajar saja kalau was-was dan takut kalau anaknya yang juga tengah berkembang, ikut terseret arus yang tak jelas menghadapi gencarnya masalah NAPZA hingga seks bebas.

Nah, bagaimana orangtua menyikapi keingintahuan remaja dan pengaruh lingkungan pertemanannya?

"Jadilah teman dan tempat bertanya yang aman bagi anak. Termasuk tentang pendidikan seksualitas dan pengaruh NAPZA, yang terkait dengan kasus remaja mabuk rebusan pembalut ini. Jadikan kejadian ini sebagai himbauan bagi para orangtua untuk mempersiapkan diri untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan remaja dan topik yang biasanya menjadi keingintahuan remaja, termasuk tentang seksualitas dan NAPZA. Jadi orangtua juga harus paham soal perkembangan itu," beber Inez.

Inez mengakui masa kini pembahasan dan keterbukaan soal edukasi seks dan NAPZA itu sangat penting. Inez menyoroti masalah seks bebas yang juga terjadi di kalangan remaja, menurutnya, seks dan NAPZA itu seperti tabu untuk dibicarakan tapi tidak tabu untuk dilakukan oleh para remaja. Inilah yang harus dibenahi para orangtua.

baca juga

"Biasakan pula untuk membangun komunikasi terbuka dengan anak sehingga kita paham jalan pikirnya, kemudian kita bisa menjadi pendamping yang berpengetahuan dan kredibel bagi remaja untuk kengeksplorasi keingintahuannya. Belajarlah menjadi teman yang akrab bagi anak yang tengah tumbuh menjadi remaja sehingga mereka tidak sungkan menceritakan tentang keseharian mereka, termasuk kehidupan pertemanannya," imbau Inez.


Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Heboh Mabuk Air Rebusan Pembalut, Ini Tanggapan Menkes

Heboh Mabuk Air Rebusan Pembalut, Ini Tanggapan Menkes

Health | Jum'at, 09 November 2018 | 12:29 WIB

Remaja Mabuk Air Rebusan Pembalut, Pengamat Soroti Media Sosial

Remaja Mabuk Air Rebusan Pembalut, Pengamat Soroti Media Sosial

Health | Kamis, 08 November 2018 | 16:39 WIB

Anak-anak Mabuk Air Rebusan Pembalut karena Faktor Ekonomi

Anak-anak Mabuk Air Rebusan Pembalut karena Faktor Ekonomi

News | Kamis, 08 November 2018 | 16:16 WIB

Terkini

Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Tabrakan di Bekasi, KAI Tak Akan Biarkan Pegawai Sendirian

Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Tabrakan di Bekasi, KAI Tak Akan Biarkan Pegawai Sendirian

News | Selasa, 29 September 2026 | 18:19 WIB

5 Tips Memilih Jam Tangan Wanita yang Cocok untuk Acara Formal

5 Tips Memilih Jam Tangan Wanita yang Cocok untuk Acara Formal

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 18:17 WIB

DPR Targetkan UU Pemilu Selesai Maret 2027

DPR Targetkan UU Pemilu Selesai Maret 2027

News | Selasa, 29 September 2026 | 18:16 WIB

Guardian Run 2026 Siap Ajak 10 Ribu Orang Lari dan Seru-Seruan di GBK

Guardian Run 2026 Siap Ajak 10 Ribu Orang Lari dan Seru-Seruan di GBK

Health | Selasa, 29 September 2026 | 18:16 WIB

Studi IESR: Menunda Transisi Energi Bisa Bikin Biaya Listrik ASEAN Lebih Mahal

Studi IESR: Menunda Transisi Energi Bisa Bikin Biaya Listrik ASEAN Lebih Mahal

News | Selasa, 29 September 2026 | 18:14 WIB

Panja Resmi Dibentuk, Draf RUU Pemilu Ditarget Rampung Akhir Tahun

Panja Resmi Dibentuk, Draf RUU Pemilu Ditarget Rampung Akhir Tahun

News | Selasa, 29 September 2026 | 18:14 WIB

Praperadilan Ditolak, Silmy Karim Bersiap Masuk Sidang Pokok Perkara

Praperadilan Ditolak, Silmy Karim Bersiap Masuk Sidang Pokok Perkara

News | Selasa, 29 September 2026 | 18:11 WIB

Dadan Hindayana dan 5 Tersangka Korupsi MBG Dilimpahkan ke Kejari Jakpus

Dadan Hindayana dan 5 Tersangka Korupsi MBG Dilimpahkan ke Kejari Jakpus

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 18:10 WIB

Manajer Kopdes Digaji Rp8,3 Juta, Setara Profesi Software Engineer di Jakarta

Manajer Kopdes Digaji Rp8,3 Juta, Setara Profesi Software Engineer di Jakarta

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 18:06 WIB

Pegawai SPPG Hendak Kerja Dini Hari, Dibegal di Jembatan Musi VI Palembang

Pegawai SPPG Hendak Kerja Dini Hari, Dibegal di Jembatan Musi VI Palembang

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 18:04 WIB

×