Penyakit Jantung dan Diabetes Mengintai Penderita Skizofrenia

Vania Rossa, Firsta Nodia

Jum'at, 09 November 2018 | 15:26 WIB
Penyakit Jantung dan Diabetes Mengintai Penderita Skizofrenia
Ilustrasi lelaki menderita skizofrenia. [Shutterstock]

Suara.com - Skizofrenia adalah gangguan mental yang terjadi dalam jangka panjang. Gangguan ini menyebabkan penderita skizofrenia mengalami halusinasi, delusi, kekacauan berpikir, dan perubahan perilaku. Selama ini, pemeriksaan skizofrenia hanya meliputi kesehatan mental saja.

Padahal disampaikan Dr. dr. Hervita Diatri, Sp.KJ(K) dari RSUP Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo, penderita skizofrenia juga berisiko tinggi mengalami penyakit kardiometabolik. Bahkan, risiko kematian yang tinggi terkait skizofrenia menurutnya disebabkan karena risiko kardiometabolik.

"Sekitar 88 persen penderita skizofrenia berisiko mengalami penyakit kardiometabolik. Sebagian besar mengalami hipertensi, lalu kegemukan yang mengarah ke penyakit jantung hingga diabetes," ujar Hervita saat memaparkan hasil disertasinya dalam 'Ekspo Disertasi Inovasi Bidang Kesehatan' di Jakarta, Jumat (9/11/2018).

Menurut Hervita, selama ini penanganan pada penderita skizofrenia hanya melihat aspek kesehatan mental saja. Padahal mereka merupakan kelompok berisiko mengidap penyakit kardiometabolik. Kondisi ini dapat dipicu gaya hidup, aspek kerentanan genetik, obat-obatan, stigma, dan disabilitas yang dialami pasien skizofrenia.

"Jadi melalui penelitian saya, perlu dikembangkan layanan terpadu bagi orang dengan skizofrenia disertai risiko kardiometabolik di fasilitas kesehatan tersebut. Kalau terdiagnosis skizofrenia, mereka juga harus diperiksa risiko penyakit kardiometaboliknya," tambah dia.

Selain Hervita, ada lima peneliti di bidang kesehatan yang memaparkan hasil disertasinya dalam ajang Ekspo Disertasi. Disampaikan Kepala Balitbangkes Kemenkes, Ekspo Disertasi ini merupakan perhelatan akbar Kemenkes dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional ke-54. Ekspo Disertasi ini menunjukkan keberhasilan pengembangan SDM kesehatan sekaligus ajang diseminasi hasil disertasi yang mempertemukan para doktor dengan stakeholder.

"Ekspo Disertasi ini merupakan helatan ketiga, setelah sebelumnya Parade Doktor diselenggarakan pada tahun 2015 dan 2017. Diikuti oleh doktor lulusan tahun 2017 -2018 di seluruh unit kerja Kementerian Kesehatan. Tahun 2018 memiliki format yang berbeda karena tahun ini seluruh ringkasan eksekutif disertasi para doktor dihimpun dalam e-Katalog disertasi," tandas dia.

Melalui Ekspo Disertasi, enam doktor akan memberikan presentasinya. Sebanyak enam disertasi disajikan dalam presentasi oral dan disertasi lainnya disajikan dalam poster.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gunakan Ganja, Pengidap Diabetes Bisa Koma hingga Meninggal

Gunakan Ganja, Pengidap Diabetes Bisa Koma hingga Meninggal

Health | Selasa, 06 November 2018 | 13:20 WIB

Bunda, Kenali Ciri-Ciri Anak Terserang Diabetes Ini Ya!

Bunda, Kenali Ciri-Ciri Anak Terserang Diabetes Ini Ya!

Health | Rabu, 31 Oktober 2018 | 19:36 WIB

Jaga Gaya Hidup Sehat, Jika Anda Punya Turunan Penyakit Jantung

Jaga Gaya Hidup Sehat, Jika Anda Punya Turunan Penyakit Jantung

Health | Kamis, 25 Oktober 2018 | 05:00 WIB

Terkini

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:55 WIB

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:12 WIB

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:48 WIB

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

×