Tren Suntik Kurus, Amankah Bagi Tubuh?

M. Reza Sulaiman, Risna Halidi

Kamis, 29 November 2018 | 20:15 WIB
Tren Suntik Kurus, Amankah Bagi Tubuh?
Amankah melakukan suntik kurus? (shutterstock)

Suara.com - Suntik kurus menjadi tren kecantikan yang digandrungi perempuan agar mendapatkan tubuh langsing dalam waktu cepat. Amankah melakukan suntik kurus?

Tubuh kurus dan langsing merupakan idaman sebagian besar perempuan di dunia. Maka tak heran ketika sebuah survei di Amerika Serikat mengungkapkan bahwa 91 persen perempuan merasa tidak puas dengan berat tubuhnya sendiri.

Bahkan di Indonesia, tips kurus menjadi salah satu informasi paling banyak dicari dimesin pencari Google selama satu tahun terakhir.

Tak ayal banyak cara dilakukan agar mendapat berat badan ideal bahkan jika itu berarti harus menjalani serangkaian metode jalan pintas sekalipun.

Misalnya dengan menjalani suntik kurus yang dapat dibeli secara bebas melalui platform belanja online seharga Rp 150.000 sampai Rp 500.000.

Tapi sebenarnya, amankah menjalani suntik kurus? Menurut seorang dokter spesialis kulit dan kelamin, dr. Dara Ayuningtyas, suntik kurus dapat berakibat fatal jika dilakukan tanpa pengawasan tenaga medis.

"Suntik kurus harus dilakukan oleh dokter karena jaringan subkutan yang menjadi sasaran injeksi banyak mengandung pembuluh darah. Jika salah sasaran suntik, efek yang timbul adalah lebam dan nyeri. Dalam jangka panjang, pembuluh darah bisa pecah dan mengakibatkan gangguan pada jaringan sekitar. Pada tingkat yang paling ekstrim, mereka yang terobsesi dengan tubuh kurus dapat menderita penyakit anoreksia” kata dokter sekaligus Head of Medical and Training di ZAP Clinic.

Anoreksia sendiri merupakan gangguan pola makan yang ditandai dengan menurunnya berat badan karena rasa takut berlebih atas kenaikan berat badan. Penyakit ini baru saja menelan korban seorang remaja asal Cambridge, Inggris bernama Averil Hart yang meninggal pada Desember 2017 lalu.

Salah satu metode menurunkan berat badan yang aman secara medis adalah treatment Mesolipo. Lewat metode tersebut, dokter akan menyuntikkan cairan obat yang telah tersertifikasi BPOM untuk menghancurkan jaringan lemak berlebih di area lengan atas, perut atau paha atas.

baca juga

"ZAP Mesolipo pasti aman karena cairan yang digunakan telah tersertifikasi oleh BPOM dan juga berstandar internasional. Treatment juga ditangani oleh dokter yang telah terlatih," kata dr Dara lagi.

Selain itu, Dara juga mengingatkan kalau jarum suntik yang digunakan harus dalam keadaan steril agar tidak mengakibatkan infeksi atau nekrosis jaringan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Risiko Anemia Dibalik Tren Badan Kurus Kering

Risiko Anemia Dibalik Tren Badan Kurus Kering

Health | Minggu, 25 November 2018 | 06:00 WIB

Studi : Terlalu Gemuk atau Terlalu Kurus Bisa Mengurangi Usia

Studi : Terlalu Gemuk atau Terlalu Kurus Bisa Mengurangi Usia

Health | Rabu, 31 Oktober 2018 | 20:30 WIB

Buktikan Seberapa Kurus Perempuan, Challenge Baru Ini Jadi Viral

Buktikan Seberapa Kurus Perempuan, Challenge Baru Ini Jadi Viral

Lifestyle | Kamis, 09 Agustus 2018 | 20:15 WIB

Waspada, Kanker Payudara Incar Perempuan Kurus!

Waspada, Kanker Payudara Incar Perempuan Kurus!

Health | Sabtu, 23 Juni 2018 | 20:15 WIB

7 Tubuh Artis Ini Bukti Habis Lahir Bisa Kembali Langsing

7 Tubuh Artis Ini Bukti Habis Lahir Bisa Kembali Langsing

Entertainment | Senin, 11 Juni 2018 | 15:51 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×