Ini Cara Potong Buah yang Benar Agar Tidak Hilang Gizinya

Silfa Humairah Utami

Senin, 03 Desember 2018 | 11:00 WIB
Ini Cara Potong Buah yang Benar Agar Tidak Hilang Gizinya
Ilustrasi mengonsumsi buah-buahan yang sudah dipotong dengan benar hingga kandungan gizinya tidak hilang. (Shutterstock)

Suara.com - Ternyata ada banyak buah yang bisa hilang kandungan gizi di dalamnya jika dipotong dengan cara yang salah.

Ada dua tipe orang saat makan buah: makan langsung bersama kulitnya atau kupas dan potong-potong dulu sebelum dimakan. Yang mana pun cara Anda untuk makan buah, sebetulnya sah-sah saja. Akan tetapi jika Anda lebih suka makan buah potong, sebaiknya perhatikan cara memotongnya. Salah cara memotong buah dapat menghilangkan kandungan gizinya.

Saat makan buah, Anda mungkin terbiasa memotongnya menjadi kecil-kecil terlebih dahulu supaya lebih praktis dan mudah dimakan. Apalagi kalau Anda yang ingin membawa bekal buah untuk dimakan di kantor atau di sekolah.

Dilansir dari Verywell, paparan panas, oksigen di udara, dan cahaya dari lingkungan sekitar bisa menghilangkan nutrisi dalam buah potong. Pasalnya, kulit buah berfungsi untuk melindungi kandungan vitamin, mineral, serta mikronutrisi lainnya yang terkandung dalam dagingnya.

Setelah dikupas dan dipotong, paparan dari tiga faktor di atas akan membuat kandungan air dalam buah cepat menguap. Hal ini akan mengganggu keseimbangan asam basa (pH) daging buah, yang bisa menghilangkan kandungan nutrisinya.

Beberapa vitamin dan mineral yang tidak tahan panas juga bisa menguap setelah sayur dan buah dipotong, seperti vitamin C. Vitamin C adalah salah satu vitamin yang paling banyak hilang saat Anda memotong buah, karena sifat antioksidan dari vitamin C tersebut sangat mudah bereaksi dengan oksigen di udara.

Menurut sebuah penelitian dari University of California, kandungan vitamin C pada buah mangga, stroberi, dan semangka potong bisa berkurang hingga 5 persen; pada buah nanas dan kiwi potong sebanyak 10 persen; dan melon potong akan kehilangan vitamin C-nya sebanyak 20 persen.

Pengurangan vitamin C dari buah bisa Anda lihat dari jumlah cairan yang keluar saat buah dipotong. Cairan tersebut nyatanya mengandung vitamin C larut air. Meski lengket di tangan dan bikin risih, jangan langsung cuci buah potong tersebut, ya! Ini artinya Anda menjaga vitamin C agar tetap dalam buah.

Selain mengurangi nutrisinya, memotong buah nyatanya juga dapat mempercepat proses pembusukan. lagi-lagi, penyebabnya adalah paparan oksigen dari udara sekitar. Oksigen akan mempercepat proses pemecahan gula alami dalam buah menjadi karbon dioksida. Hal inilah yang mengakibatkan warna daging buah cepat berubah kecokelatan.

Semakin lama buah terpapar udara luar, semakin cepat proses perubahan warna tersebut. Akibatnya, buah akan semakin cepat busuk. Cepatnya proses pembusukan buah juga dipengaruhi oleh kontaminasi bakteri yang ada di udara sekitar.

Buah yang mulai tidak segar biasanya tampak kecokelatan, kering, dan mengkerut. Hal ini umumnya terjadi sejak 3 sampai 4 hari setelah buah dipotong.

Meskipun memotong buah dapat menghilangkan sebagian nutrisinya, ini bukan berarti Anda lantas merasa sia-sia kalau makan buah potong. Anda masih bisa meraup manfaat menyehatkan dari buah kalau tahu cara mengupas dan memotong buah yang benar dilansir Hello Sehat.

Langkah paling pentung dan terutama, gunakan pisau yang tajam dan bersih untuk mencegah kontaminasi bakteri atau jamur pada buah. Setelah itu, buah yang sudah dipotong juga sebaiknya segera dimakan agar tidak kelamaan terkena oksigen.

Kalau memang tidak ingin segera dimakan, simpan buah potong dalam wadah kedap udara dan masukkan ke kulkas. Jika Anda meletakkan potongan buah secara terbuka di dalam kulkas, maka sama saja Anda membiarkan buah terkena udara dan bakteri yang berasal dari makanan lainnya.

Buah justru akan lebih cepat membusuk di dalam kulkas karena terkena bakteri dari makanan lainnya di kulkas, jadi sebaiknya potong buah dengan langsung mengonsumsinya agar tidak hilang kandungan gizi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Masalah Gizi Ganda Anak di Asia Tenggara Akan Diteliti

Masalah Gizi Ganda Anak di Asia Tenggara Akan Diteliti

Health | Jum'at, 30 November 2018 | 06:30 WIB

Studi Ini Cari Tahu Beban Gizi Ganda Anak-Anak di Indonesia

Studi Ini Cari Tahu Beban Gizi Ganda Anak-Anak di Indonesia

Health | Kamis, 29 November 2018 | 17:47 WIB

5 Buah Ini Baik untuk Atasi Maag Kambuh

5 Buah Ini Baik untuk Atasi Maag Kambuh

Health | Rabu, 21 November 2018 | 20:00 WIB

Terkini

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB