Masalah Gizi Ganda Anak di Asia Tenggara Akan Diteliti

Vania Rossa, Firsta Nodia

Jum'at, 30 November 2018 | 06:30 WIB
Masalah Gizi Ganda Anak di Asia Tenggara Akan Diteliti
Ilustrasi masalah gizi pada anak. (Shutterstock)

Suara.com - Masalah gizi ganda seperti gizi kurang dan obesitas tak hanya dialami anak-anak Indonesia, tapi juga beberapa negara lainnya di Asia Tenggara. Untuk menemukan intervensi yang tepat mengenai persoalan gizi anak-anak di Indonesia maupun negara Asia Tenggara lainnya, Royal FrieslandCampina kembali melakukan Studi Southeast Asia Nutrition Survey (SEANUTS) II dalam waktu dekat.

Roel van Neerbos, President of Consumer Dairy Royal FrieslandCampina mengatakan bahwa studi SEANUTS II merupakan kelanjutan dari studi pertama yang dilakukan pada 2010-2011 lalu. Hasil studi pertama menunjukkan masalah 'hidden hunger' di Asia Tenggara.

Menurut dia, secara keseluruhan anak-anak mungkin tampak sehat atau bahkan terlalu banyak makan, tetapi mereka kemungkinan menderita kekurangan gizi yang signifikan seperti vitamin D dan kalsium yang merupakan komponen penting untuk pertumbuhan dan perkembangan anak.

"SEANUTS adalah studi mendalam tentang gizi anak yang diharapkan dapat digunakan untuk pengembangan program intervensi nasional, memperkaya pengetahuan ilmiah dan mendukung kebijakan pemerintah dalam peningkatan status gizi anak Indonesia," ujar Roel dalam keterangan resmi yang diterima Suara.com, Rabu (29/11/2018).

Rencananya, studi SEANUTS II ini akan mempelajari status gizi lebih dari 18.000 anak di Indonesia, Vietnam, Thailand, dan Malaysia dengan menggandeng berbagai lembaga penelitian dan universitas terkemuka sebagai mitra pelaksanaan studi. Di Indonesia, FrieslandCampina menggandeng Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia untuk melakukan penelitian pada anak-anak Indonesia.

Informasi yang akan dikumpulkan antara lain data-data pertumbuhan, asupan makanan, aktivitas fisik, dan parameter biokimia anak-anak berusia enam bulan hingga 12 tahun. Karena tingkat dan besarnya kasus malnutrisi di wilayah ini, studi akan menitikberatkan pada asupan protein dan status gizi.

Prof. Dr. dr. Rini Sekartini, SpA(K), Guru Besar Bidang Ilmu Kesehatan Anak Universitas Indonesia sekaligus Ketua Tim Riset SEANUTS II Indonesia menjelaskan pihaknya sangat mendukung dilakukannya studi besar yang mendalam untuk mendapatkan temuan-temuan mengenai tren pertumbuhan, kebiasaan diet, pola aktivitas fisik, pola tidur, dan status gizi anak-anak di Indonesia.

"Penelitian ini akan lebih berfokus pada kuantitas dan kualitas protein untuk mendapatkan informasi atau data yang lebih mendalam tentang kemungkinan perannya terkait dengan masalah ini," tambah Prof Rini.

Roel berharap studi ini dapat memberi informasi menyeluruh mengenai kesenjangan status gizi anak, sebagai dasar pengembangan inovasi produk susu serta program gaya hidup sehat yang disesuaikan dengan kebutuhan gizi dan tumbuh kembang mereka.

baca juga

"Gizi yang baik adalah faktor penting untuk pertumbuhan, kesehatan, dan perkembangan anak. Informasi yang didapat akan digunakan untuk mengembangkan Standar Gizi FrieslandCampina dan mengarah pada reformulasi produk," tandas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kenali 10 Tanda Umum Anak Bergizi Baik dan 4 Pilar Gizi Seimbang

Kenali 10 Tanda Umum Anak Bergizi Baik dan 4 Pilar Gizi Seimbang

Health | Selasa, 20 Desember 2016 | 20:25 WIB

Ini Penyebab Utama Tubuh Pendek Anak Indonesia

Ini Penyebab Utama Tubuh Pendek Anak Indonesia

Health | Kamis, 04 Agustus 2016 | 16:14 WIB

Baru Sembilan Kota di Indonesia Bebas Masalah Gizi

Baru Sembilan Kota di Indonesia Bebas Masalah Gizi

Health | Sabtu, 19 Maret 2016 | 13:17 WIB

Terkini

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 02:22 WIB

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 21:00 WIB

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Bri | Minggu, 13 September 2026 | 20:41 WIB

×