Polusi Udara Tingkatkan Risiko Keguguran, Bumil Harus Waspada

M. Reza Sulaiman | Firsta Nodia | Suara.com

Minggu, 09 Desember 2018 | 17:05 WIB
Polusi Udara Tingkatkan Risiko Keguguran, Bumil Harus Waspada
Polusi udara berbahaya bagi bumil, hingga bisa sebabkan keguguran. (Shutterstock)

Suara.com - Risiko keguguran saat hamil selama ini dikaitkan dengan infeksi penyakit, faktor kelelahan, hingga konsumsi makanan tertentu. Namun siapa sangka bahwa paparan polusi udara juga dapat meningkatkan risiko keguguran pada bumil.

Hal ini terungkap melalui sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Fertility and Sterility. Untuk mendapatkan temuan ini peneliti dari Utah University menganalisis data lebih dari 1.300 perempuan di Wasatch Front, Amerika Serikat yang mengalami keguguran antara periode 2007-2015.

Peneliti juga mendokumentasikan tingkat kualitas udara dengan kode pos tempat tinggal responden. Pengukuran kualitas udara ini meliputi partikel kecil, nitrogen dioksida, dan ozon dalam tiga hari sebelum responden mengalami keguguran.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada korelasi antara keguguran dan paparan nitrogen dioksida oleh bumil tujuh hari sebelum keguguran. Tidak jelas apakah tahap perkembangan janin juga termasuk faktor yang berkontribusi.

Meski demikian, peneliti utama studi Claire Leiser dari Utah University mengakui bahwa penelitian tersebut memiliki beberapa keterbatasan. Ia mengatakan hanya melihat kasus dalam lingkup kecil yakni di Wasatch Front, Amerika Serikat.

"Sehingga hasilnya mungkin tidak berhubungan dengan populasi lain. Namun kami meyakini bahwa polusi udara di Wasatch Front perlu diwaspadai," ujar dia, dikutip dari Newsweek.

Saat ini, sekitar 10 hingga 25 persen kehamilan berakhir dengan keguguran, menurut American Pregnancy Associtation. Sebagian besar terjadi pada usia kehamilan 13 minggu.

Leiser mengatakan hal itu sebagai sesuatu yang mengkhawatirkan dan menurutnya bumil harus berkomunikasi dengan penyedia layanan kesehatan serta dan menghindari aktivitas fisik di luar ruangan khususnya di siang hari ketika tingkat polutan tinggi.

"Beberapa orang bisa lebih mengurangi paparan polusi dengan mengenakan masker N95 saat berada di luar ruangan," tambah dia.

Menurut penelitian sebelumnya yang diterbitkan dalam jurnal BMJ Open, semakin banyak polusi udara yang terpapar dalam tubuh seseorang, maka semakin tinggi pula risikonya untuk mengembangkan kondisi neurodegeneratif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Moms, Yuk Cari Kebutuhan Bumil dan Bayi di IMBEX 2018

Moms, Yuk Cari Kebutuhan Bumil dan Bayi di IMBEX 2018

Health | Rabu, 21 November 2018 | 15:03 WIB

Tower Pembersih Udara Terbesar di Dunia, Ampuh Lawan Polusi

Tower Pembersih Udara Terbesar di Dunia, Ampuh Lawan Polusi

Tekno | Selasa, 06 November 2018 | 20:15 WIB

WHO : Polusi Udara Bunuh 600 Ribu Anak Setiap Tahun

WHO : Polusi Udara Bunuh 600 Ribu Anak Setiap Tahun

Health | Selasa, 30 Oktober 2018 | 13:09 WIB

Duh, Sarang Polusi Ternyata Ada di Dalam Rumah

Duh, Sarang Polusi Ternyata Ada di Dalam Rumah

Health | Senin, 29 Oktober 2018 | 10:36 WIB

50 Tahun Lebih, Benda Misterius Ini Setia Mengorbit ke Bumi

50 Tahun Lebih, Benda Misterius Ini Setia Mengorbit ke Bumi

Tekno | Kamis, 11 Oktober 2018 | 20:45 WIB

Terkini

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB