Suka Mencicipi Adonan Kue Mentah? Bisa Picu Penyakit Ini, Lho

Vania Rossa | Firsta Nodia | Suara.com

Selasa, 11 Desember 2018 | 16:44 WIB
Suka Mencicipi Adonan Kue Mentah? Bisa Picu Penyakit Ini, Lho
Hati-hati mencicipi adonan mentah bisa memicu penyakit. (Shutterstock)

Suara.com - Perayaan Natal tak hanya diramaikan dengan ornamen pohon natal dan lonceng, tapi juga sajian khas seperti kue maupun cookies, dan ketika Anda sedang membuat kue pastikan tidak tergelitik untuk mencicipi adonan kue mentah, ya, karena bisa memicu penyakit lho!

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat melaporkan mencicipi adonan kue yang belum matang bisa menempatkan Anda pada risiko terinfeksi bakteri Salmonella.

"Ketika Anda mencicipi adonan kue mentah, hal ini bisa membuat Anda sakit," ujar Lindsay Malone, ahli gizi di klinik Cleveland dilansir Medical Daily.

Menurut dia, hal ini berasal dari telur mentah yang dicampurkan dalam adonan kue mentah. Telur sendiri diketahui merupakan sumber infeksi Salmonella.

"Ketika Anda membuat kue, seringkali resepnya mengandung telur mentah. Mengonsumsi telur mentah sendiri dapat menempatkan Anda pada risiko keracunan Salmonella," tambah dia.

Tapi telur bukan satu-satunya penyebab keracunan yang diperingatkan oleh ahli keamanan pangan. Ternyata, tepung juga dapat mengandung bakteri berbahaya, terutama Escherichia coli atau E.coli. Bahkan, wabah E. coli yang terdapat dalam tepung mentah telah menyebabkan keracunan pada lebih dari 60 orang di Amerika Serikat pada 2016.

CDC sendiri menjelaskan bagaimana tepung dibuat dari biji-bijian yang diperoleh di ladang. Di sini, gandum dapat terkontaminasi oleh paparan atau kontak dengan kotoran hewan. Sementara itu, dalam proses pembuatan tepung di industri tidak menjamin terlindungi dari bakteri.

"Tepung mentah adalah produk mentah, dan tidak melalui perawatan tertentu untuk membebaskannya dari bakteri," kata Benjamin Chapman, asisten profesor dan spesialis ekstensi keamanan makanan di North Carolina State University.

Untuk mengurangi risiko ini, pastikan untuk mencuci tangan dan meja dapur sebelum dan sesudah mengolah tepung. Oleh karena itu, Benjamin menyarankan Anda untuk menyimpan tepung mentah secara terpisah dari makanan matang.

Itulah penjelasan tentang bahaya mencicipi adonan kue mentah bisa memicu penyakit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Infeksi Salmonella, 83 Orang Keracunan Usai Makan Laksa

Infeksi Salmonella, 83 Orang Keracunan Usai Makan Laksa

Health | Selasa, 23 Oktober 2018 | 15:53 WIB

Pasang Implan Payudara, Malah Terinfeksi Salmonella

Pasang Implan Payudara, Malah Terinfeksi Salmonella

Health | Rabu, 17 Oktober 2018 | 08:11 WIB

Infeksi Tenggorokan Ternyata Bisa Picu Penyakit Jantung Lho

Infeksi Tenggorokan Ternyata Bisa Picu Penyakit Jantung Lho

Health | Kamis, 27 September 2018 | 05:00 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB