Suara.com - Rumah Sakit Siloam Purwakarta meraih predikat paripurna, yaitu pengakuan tertinggi dalam kualitas pelayanan dan keselamatan pasien. Predikat tersebut diberikan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia melalui tim Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) saat melakukan peninjauan verifikasi ulang pada 28 November 2018 lalu.
Tim surveyor KARS yang diketuai oleh Dr. Nurul Ainy Sidik, MARS, mengatakan bahwa penilaian ini didasari oleh penyelenggaraan pelayanan medis, keselamatan pasien, pengunjung dan karyawan serta kesehatan lingkungan rumah sakit di Siloam Purwakarta.
Ini bukan kali pertama RS Siloam Purwakarta mendapatkan akreditasi tingkat paripurna. Sebelumnya pada November 2017 tim KARS mengadakan verifikasi dan menyatakan Siloam Hospitals Purwakarta lulus akreditasi tingkat Paripurna pada 8 Januari 2018.
"Ada empat tingkatan kelulusan akreditasi yaitu tingkat Pratama, Madya, Utama dan Paripurna. Kami memberi penilaian berdasarkan kewajiban rumah sakit memenuhi standar kualitas dan melaksanakan pemenuhan standar tersebut," ujar dr Nurul dalam keterangan resmi yang diterima Suara.com, Rabu (12/12/2018).
Keberhasilan meraih akreditasi ini tak lepas dari peningkatan kualitas pelayanan yang dilakukan Siloam Hospital Purwakarta. Salah satunya melalui penyediaan layanan ESWL (Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy) yakni pemecahan batu ginjal dengan gelombang kejut tanpa pembedahan, yang dilakukan oleh tim dokter spesialis urologi.
Peningkatan layanan medis lainnya melalui metode bronkoskopi, yaitu mengeluarkan benda asing yang masuk kedalam tubuh tanpa melakukan pembedahan.
"Peningkatan layanan medis ini semata mata kami tujukan untuk memenuhi keinginan masyarakat Purwakarta khususnya, baik itu meliputi warga pemilik kartu BPJS maupun dari peserta asuransi termasuk jaminan kesehatan dari perusahaan lainnya," imbuh Hospital Director Siloam Purwakarta dr. Irwan Gandana.